Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Petarung Baru Dijamin Mumpuni

AA Bagus Tri Candra Arka

 BALI TRIBUNE - Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali menjamin walaupun petarung yang diturunkan ke ajang Pra-PON nanti mayoritas merupakan petarung muka baru, namun kualitasnya mumpuni dan mampu bersaing dengan petarung provinsi lain. Sekretaris Umum Kodrat Bali, AA Bagus Tri Candra Arka, Rabu (16/1) mengatakan tim Pra-PON tarung derajat Bali nantinya hanya seorang yang merupakan mantan petarung Pra-PON 2015 dan PON 2016, yakni Nyoman Mardiana. Tetapi, kata pria yang akrab disapa Gung Cok itu, pihaknya tidak khawatir dengan petarung muda Bali yang dipercaya membela daerah di ajang Pra-PON nanti. Terlebih, lanjut dia, dari pantauan pasca PON 2016, di Pra-PON 2019 nanti sebagian provinsi juga akan dihiasi muka-muka baru. "Nyoman Mardiana merupakan satu-satunya petarung PON Bali 2016 yang masih bisa tampil. Dia juga meraih perunggu saat itu. Kalau soal petarung baru, kami tidak khawatir sama sekali kok," ungkapnya. Menurut Gung Cok, pihaknya juga yakin jika di Pra-PON ataupun PON 2020 nanti, kembali terjadi kejutan. Seperti saat PON 2016 lalu, petarung Made Milantara yang tanpa diprediksi sama sekali, sukses mempersembahkan emas untuk Bali. "Ya, Milantara kan dulu jebolan Porprov Bali. Dan langsung memberikan prestasi membanggakan bagi Bali. Nah, kami juga optimis dengan kejutan-kejutan yang diberikan petarung Bali nanti," sebut Gung Cok. Lanjut Gung Cok, soal pemusatan latihan nanti, digeber mulai 27 Januari. Nantinya, petarung putra dan putri terbaik yang menghuni Pelatda Kodrat Bali ini rutin menjalani latihan tiga kali dalam seminggu. Dan menjelang helatan Pra-PON, baru diintensifkan. "Rencananya sentralisasi minimal satu bulan, kalau bisa dua bulan. Karena kunci dari kesuksesan itu adalah persiapan yang matang dan motivasi dari atlet itu sendiri," tegas Gung Cok. Ditanya soal kapan Pra-PON itu digelar, pihaknya masih belum bisa memastikan, karena jadwal resmi belum dikeluarkan oleh PB Kodrat. "Kalau melihat sebelum-sebelumnya, prediksi kami setelah Porprov Bali. Seperti halnya saat Pra-PON 2015 dilaksanakan di bulan Oktober. Tapi, kami mengantisipasi dari awal jika nanti jadwal dimajukan dari porprov," tandas Gung Cok.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

BLDF Tanam 5 Ribu Bibit Mangrove di Tahura Pemogan

balitribune.co.id I Denpasar - Bakti Lingkungan Djarum Foundation (BLDF) kembali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Pemogan, Bali, pada Rabu, 2 September 2026.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari upaya pelestarian yang telah dilakukan sebelumnya, sekaligus mempertegas komitmen BLDF dalam mendukung pemulihan dan pelestarian ekosistem pesisir Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Kebakaran di Jalan Nakula, 85 KK Kehilangan Rumah

balitribune.co.id I Denpasar - Kebakaran hebat yang terjadi di Jalan Nakula Pemecutan Kelod Denpasar menyisakan kesedihan bagi puluhan warga yang tinggal di lokasi. Dari catatan Dinas Sosial Kota Denpasar, baru terdata ada 85 KK yang terdampak dari musibah kebakaran tersebut. Hingga kini Dinsos Denpasar terus melakukan pendataan kepada warga yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Bangli Desak Evaluasi Total Penataan PNS di Setiap OPD

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendesak Pemerintah Kabupaten Bangli untuk segera mengevaluasi dan menata ulang pendistribusian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai mendesak agar penempatan pegawai benar-benar selaras dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan prioritas program pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.