Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Petinju Kebanggaan Bali Valentinus Nahak Tutup Usia

Valentinus Nahak saat masih sehat

BALI TRIBUNE - Kamis malam (2/8) suasana di rumah duka RSUP Sanglah dibanjiri para kerabat dan simpatisan tinju di Bali. Petinju nasional Valentinus Nahak Bria yang sebelumnya dipersiapkan membela Indonesia pada ajang Asian Games 2018, tutup usia. Itu setelah lebih dari tiga bulan berjuang melawan kanker ganas (kelenjar getah bening), petinju yang akrab disapa Valen ini diketahui mengembuskan nafas terakhirnya pukul 18.45 Wita di RS Sanglah. Valen--demikian petinju kelas terbang (52 kg) itu akrab disapa saat masih dirawat di RS Sanglah, sempat diibesuk Ketum KONI Bali Ketut Suwandi  dan Asdep Kemenpora Washinton Kabar duka itu pun begitu cepat beredar. Bahkan setiap hari Ketua Pertina Denpasar Made Muliawan Arya "De Gadjah" yang sudah jadi bapak angkat petinju Denpasar selalu setia mendampingi. Hanya saat nafas terakhirnya, De Gadjah sedang ada kunjungan kerja ke Moskow. "Saya sangat berduka mendalam. Dia adik saya, kami selalu bersama sebelumnya berolahraga. Saat berangkat kunker sempat besuk tuk pamit, bahkan sekpat VC (video call) saat saya tiba di Moskow. Dia hanya pesan agar saya hati-hati dan sehat selalu. Dia petinju terbaik kami," singkat De Gadjah dalam pesan singkatnya lewat WA. Tidak ketinggalan juga perwakilan Kemenpora, Bambang Siswanto (Kabid Kompetisi Usia Muda Asdep Pendidikan dan Iptek Olahraga) juga menyusul muncul di RS Sanglah. Sebelumnya, saat Valen menjalani perawatan juga dibesuk Washinton yang juga Asisten Deputi (Asdep) Pembibitan dan Iptek Olahraga Kemenpora. Rencananya, menurut Washinton, Menpora Imam Nahrawi juga berencana membesuk adik dari petinju peraih emas SEA Games ke-26 tahun 2011 di Singapura (Julio Bria). Sayangnya sebelum Menpora bisa membesuknya, Valen pergi lebih cepat untuk selama-lamanya dipanggil Sang Pencipta. Setelah disemayamkan sehari di rumah duka, Jumat (3/8) pagi sekitar pukul 05.00 Wita, jenazah Valen diberangkatkan menuju Bandara Ngurah Rai, untuk selanjutnya sekitar pukul 10.00 Wita diterbangkan menuju Malaka, Atambua, NTT. Rencananya, jenazah petinju kelahiran Laluan, NTT pada 15 Februari 1996 ini akan dikubur di kampung halamannya. Sebelum menghebuskan nafas terakhir Valen saat itu sudah dipindah ruangan yang lebih nyaman dari sebelumnya di ruang Kamboja ke ruang Angsoka. Saat itu akan direncanakan jalani komotherapi, namun karena kondisinya drop hanya saja Tuhan berkehendak lain, petinju berumur 22 tahun itu dipanggilnya dan yang membuat kalangan kerabat dan pengurus Pertina Denpasar shok tatkala kakak almarhum Julio Bria menyampaikan dalam pesan di grup bahwa adiknya (Valen) sudah sembuh. Julio Bria, sang kakak kandungnya yang juga petinju amatir nasional mengirimkan pesan singkat 1.5 jam setelah adiknya meninggal melalui obrolan massanger. Begini isi pesannya. "Adekku sudah sembuh, besok kami pulang kampung". Selamat jalan Valen selamat jalan Petinju Bali selamat jalan petinju nasional.

wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Dari Jurnalis untuk Suwat, Nonok Usung Kepemimpinan yang Turun ke Masyarakat

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah 14 tahun berada di bawah kepemimpinan yang sama, Desa Suwat kini memasuki momentum penting untuk menentukan arah baru. I Putu Darmendra alias Nonok (38) maju sebagai calon Kepala Desa Suwat dengan membawa semangat perubahan melalui gerakan LAGAS, Lan Bangun Suwat Sareng-Sareng.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Ajak Warga Kubu Jadi Garda Terdepan Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

balitribune.co.id I Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata, yang akrab disapa Bupati Gus Par secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Masyarakat dalam Upaya Mencegah Kebakaran Lahan di Kecamatan Kubu, yang berlangsung di Aula Kantor Camat Kubu, Senin (31/8/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click

Carut Marut Data Desil di Desa Jehem, Warga Tak Punya Rumah Justru Masuk Warga Mapan

balitribune.co.id I Bangli - Carut marut pendataan data desil bagi penerima bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah pusat  terjadi di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli. Pihak Pemerintah Desa Jehem menemukan adanya lonjakan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil warga di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.