Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pilihan Boleh Beda, Tapi Tetap Bersaudara

suasana Dialog Teras di YYDiaz Center

BALI TRIBUNE -  Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar, I Made Muliawan Arya, SE., alias De Gajah mengingatkan kita semua agar tidak saling menghina, menyakiti dan memusuhi hanya karena berita bohong di media sosial. Apalagi menjelang tahun politik 2019 mendatang. "Hati - hati dengan medsos menjelang tahun politik ini. Sekecil apa pun informasinya, tolong dicek kebenarannya. Jangan sampai karena politik, kita saling bermusuhan dan menyakiti. Pilihan boleh beda, tetapi kita semua tetap saudara," ujarnya saat Diskusi Teras Dialog di YYDiaz Center di Denpasar, Sabtu (17/11) malam. Sehingga ia menyambut baik Diskusi Teras Dialog yang diadakan oleh YYDiaz Center karena akan menyejukan suasana dan mengharmoniskan perbedaan. Sebab, dalam dialog kemarin dihadiri berbagai kalangan, mulai dari latar belakang, suku dan agama. "Ini bagus sekali. Karena semua unsur hadir disini. Inilah harmonisnya perbedaan. Boleh pilihan berbeda tapi jangan memecah belah bangsa karena tujuan dari pemiIlihan adalah pembangunan bangsa. Dan jangan menjelekan yang lain," ujarnya.  Nada seirama dikumandangkan oleh Yosep Yulis Dia (YYDiaz), calon anggota DPRD Bali Dapil Kota Denpasar dari Partai Gerindra. Ia mengatakan, bahwa dialog ini merupakan salah satu pemberdayaan untuk kita bertemu di dunia nyata.  Sehingga ia juga mewarnai wanti agar kita semua tidak terprovokasi oleh medsos. "Yang paling mengkhawatirkan adalah hoax di medsos. Sebenarnya kita sudah tau tapi tidak mau mengecek kebenarannya. Contoh, ada gambar atau foto ular yang kecil tapi dibilang telan lima orang manusia. Jadi, harus dicek kebenaran informasi itu. Medsos ini tergantung dari kita sendiri, apakah kita yang mau kuasai dia atau kita yang dikuasai oleh medsos," ujarnya.  Diskusi dengan tema, Mengubah Tantangan Menjadi Harapan. Bergembira Menyambut Pesta Pemilu 2019 ini menghadirkan 4 orang pembicara, yaitu I Made Muliawan Arya, SE., M. HUM, Agus Samijaya, SH., MH, Dr. Ni Wayan Widhiasthini, S.Sos., M.Si dan mantan anggota DPRD provinsi Bali Anniasmoro. 

wartawan
redaksi
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.