Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pimpin PUTRI Bali 2022-2026, Gek Inda Jalin Sinergi dengan Pemerintah

Bali Tribune / Gek Inda saat terpilih menjadi Ketua DPD PUTRI Bali 2022-2026
balitribune.co.id | DenpasarI Gusti Ayu Agung Inda Trimafo Yudha (Gek Inda) kembali terpilih menjadi Ketua DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bali 2022-2026 saat 
 
Musyawarah Daerah DPD PUTRI Bali bertema Recover Together & Stronger di Sekretariat Bali Tourism Board (BTB), Renon, Denpasar, Kamis (4/8). Pihaknya mengaku tetap bersinergi dengan pemerintah daerah dan pusat melalui pengurus DPP PUTRI. 
 
"Sinergi ini supaya program-program berikutnya dipayungi pemerintah daerah untuk tembus ke pusat. Kami juga meminta kepada pemerintah provinsi agar bisa mengakomodir dan memperjuangkan PUTRI atau daya tarik wisata bisa dijadikan tujuan untuk dikunjungi delegasi B20," katanya.
 
Seperti diketahui B20 adalah forum bisnis terkemuka di dalam pertemuan G20 yang akan berlangsung pada November 2022 mendatang. Sekjen DPP PUTRI, Heni Smith  pada kesempatan tersebut mengatakan, PUTRI ditunjuk menjadi salah satu yang terlibat saat B20. 
 
Sementara itu, Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali mengupayakan perpanjangan relaksasi 10-15 tahun bagi pelaku usaha pariwisata, mengingat kondisi pariwisata Bali saat ini masih dalam pemulihan. "Memang berat secara industri keuangan kita karena Covid-19. Semoga bisa melewati dan dibantu pemerintah pusat melalui Otoritas Jasa Keuangan bahwa Bali ini sedang tidak baik-baik saja. Kita ingin ada kebijakan khusus buat Bali terutama industrinya, bukan hanya hotel dan restoran saja, termasuk PUTRI kita perjuangkan," ucapnya. 
 
Ia berharap, Musda DPD PUTRI Bali akan menghasilkan suatu kebijakan, karena Bali  mengandalkan pariwisata. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun menekankan, PUTRI Bali kedepan harus mempunyai peranan penting dalam menjaga pulau ini sebagai tujuan wisata. "Daya tarik wisata di Bali akan menjadi bagian untuk kunjungan delegasi termasuk ke desa wisata. Kami sudah berkoordinasi dengan PUTRI dan Forkomdewi serta Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota di Bali untuk menyiapkan daya tarik wisata yang siap dengan protokol kesehatan," imbuhnya. 
 
Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Anak Agung Gde Agung pada kesempatan itu pun menyampaikan, PUTRI Bali masih bisa eksis setelah selama dua tahun dilanda pandemi. "Betul-betul organisasi yang tangguh menghadapi guncangan pandemi. PUTRI yang menyelenggarakan pariwisata kerakyatan yang keberadaan usahanya di tengah-tengah masyarakat," ujarnya. 
wartawan
YUE
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.