Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pimpinan DPRD Badung Hadiri Peluncuran Aplikasi BAGO di Penarungan

Bali Tribune/ PELUNCURAN - Ketua DPRD Badung Putu Parwata bersama Wakil Ketua I DPRD Badung Wayan Suyasa menghadiri peluncuran BAGO di Wantilan Pura Dalem Penarungan, Senin (30/8). Turut hadir Bupati Giri Prasta, Kapolres Badung dan sejumlah pejabat terkait di lingkup Badung.

balitribune.co.id | Mangupura - Pimpinan DPRD Kabupaten Badung menghadiri peluncuran aplikasi BAGO, Badung Go and Grow Together di Wantilan Pura Dalem Desa Penarungan, Mengwi, Senin (30/8/2021). Peluncuran aplikasi digital untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Bali, khususnya Badung ini mendapat sambutan hangat masyarakat setempat.
 
Selain dihadiri Ketua DPRD Badung Putu Parwata dan Wakil Ketua I Wayan Suyasa, kegiatan yang berlangsung terbatas ini juga dihadiri Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Kapolres Badung, Anggota DPRD Badung Made Yudana, Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung, Camat Mengwi, Bendesa Adat Penarungan dan tokoh masyarakat.
 
Bendesa Adat Penarungan, Made Widiada mewakili masyarakat Penarungan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Badung telah membukakan peluang usaha bagi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
 
“Kami merasa berbangga dan sangat apresiasi dengan hadirnya aplikasi BAGO. Ini adalah hal yang luar biasa di tengah pandemi Covid-19 pemerintah terus berupaya menumbuhkan ekonomi masyarakat.  Untuk itu, kami berharap seluruh kelian dan perangkat desa, khususnya di Penarungan menginformasikan BAGO ke masyarakat dan memanfaatkan aplikasi ini,” ujarnya.
 
Dalam kesempatan itu, Ketua DPRD Badung, Putu Parwata mengatakan sebagai bagian dari pemerintah legislatif bersama eksekutif terus berinovasi demi kepentingan masyarakat. Bahkan, dalam APBD perubahan 2021, penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi menjadi prioritas utama.
 
“Kami tidak henti-hentinya berinovasi demi kepentingan masyarakat Badung, bahkan kami betul-betul memikirkan masyarakat. Dalam APBD perubahan 2021 pun kami tetap fokuskan pada penanganan Covid-19 dan penanganan ekonomi yang berdampak Covid-19,” ungkapnya.
 
Parwata yang juga founder BAGO menyebutkan, BAGO adalah sebuah aplikasi yang ide besarnya digagas Bupati Badung. Sebab, di era sekarang masyarakat tidak dapat terlepas dari dunia digital untuk bertahan di tengah pandemi Covid-19.  Karena itu, BAGO akan mendorong masyarakat bangkit tumbuh meski pandemi Covid-19 melanda.
 
“Hasil penelitian, apabila bersatu bersama-sama antara pemerintah dan masyarakat serta sektor swasta akan terjadi pertumbuhan di setiap desa. BAGO hadir untuk membangkitkan ekonomi Badung. Kami akan bergerak setiap kecamatan lima motor untuk mendukung program ini,” terangnya seraya berharap 18 ribu pegawai, baik ASN maupun nonASN di Kabupaten Badung mengunduh aplikasi BAGO untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.
 
Sementara, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta menyebutkan Aplikasi BAGO adalah dari, oleh dan untuk masyarakat Bali, khususnya Badung. Karena itu, kehadiran aplikasi digital ini diharapkan dapat bekerjasama dengan BUMDes dan BUMDa yang ada di setiap kecamatan.
 
“Ada empat infrastruktur yang diharapkan presiden kita, yakni pengembangan infrastruktur langit, transportasi udara, darat, dan laut. Program BAGO ini bagian dari infrastruktur langit untuk recovery menuju new normal, kita harus menghidupkan ekonomi kerakyatan. Karena itu, kami meminta dukungan sepenuhnya masyarakat Badung terhadap program ini dan semoga ada manfaat bagi kita semua,” tegasnya.  
wartawan
ANA
Category

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Nodya Karya Maligia Punggel di Griya Agung Banjar Aseman

balitribune.co.id I Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam meringankan beban masyarakat kembali ditunjukkan melalui dukungan nyata terhadap pelaksanaan Karya Maligia Punggel yang dirangkaikan dengan nyekah massal di Griya Agung Banjar Aseman, Desa Abiansemal, Rabu (15/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Lampu Penerangan Jalan, Badung Rogoh Rp 20 Miliar Per Tahun

balitribune.co.id I Mangupura - Beban biaya rekening listrik yang ditanggung Pemerintah Kabupaten Badung tiap tahunnya ternyata tak main-main. Khusus untuk Lampu Penerangan Jalan (LPJ) saja Pemerintah Gumi Keris harus merogoh kocek antara Rp19 hingga Rp20 miliar per tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.