Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pimpinan DPRD Karangasem Dorong Percepat Penyaluran Sembako Bagi Warga Karangasem

Bali Tribune / RAPAT - Rapat kerja Pimpinan DPRD Karangasem dengan eksekutif meminta penjelasan soal pengadaan dan penyaluran paket bantuan Sembako bagi masyarakat

balitribune.co.id | Amlapura - Untuk mengatasi dampak ekonomi yang dialami oleh masyarakat Karangasem akibat wabah Covid-19, dimana banyak masyarakat yang akhirnya kehilangan pekerjaan akibat terkena PHK dan banyak juga tukang dan buruh bangunan yang tidak bekerja, Pimpinan DPRD Karangasem mendorong pihak eksekutif yakni Pemkab Karangasem untuk secepatnya menyalurkan bantuan paket sembako untuk masyarakat.

Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana, Minggu (10/5) kemarin mendesak agar paket bantuan sembako yang merupakan jaring pengaman sosial tersebut sesegera mungkin bisa disalurkan ke masyarakat, menyikapi beratnya dampak ekonomi dan sosial yang dialami masyarakat Karangasem saat ini.

“Harapan kami agar pengadaan dan penyaluran paket sembako bisa dilaksanakan sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ditentukan. Kalau memungkinkan agar segera disalurkan ke masyarakat,” ujarnya. Pihaknya di lembaga dewan juga menyarankan agar proses pendataan dan verifikasi data masyarakat penerima bantuan yang menjadi kendala teknis tersebut dipercepat oleh OPD bersangkutan.

Menurut politisi asal  Desa Datah, Kecamatan Abang, Karangasem ini, Dana Belanja Tak Terduga sejumlah Rp. 13 Milyar lebih  yang  dianggarkan dalam Perkada III untuk Jaring Pengaman Sosial (JPS) yakni untuk pengadaan paket sembako agar digunakan sebaik-baiknya dan bisa dinikmati oleh semua masyarakat yang layak mendapatkan, mengingat nilainya yang cukup besar tersebut.

Sebelumnya, pada Jumat (8/5) lalu, pimpinan DPRD Karangasem memanggil pihak eksekutif untuk rapat kerja guna membahas dan meminta penjelasan terkait pengadaan dan penyaluran bantuan jaring pengaman sosial tersebut bagi masyarakat yang terdampak. Hanya saja dalam rapat kerja tersebut Kadis Sosial Karangasem, I Gede Basma tidak hadir karena sakit.

Unsur eksekutif yang hadir dalam rapat kerja tersebut, diantaranya Asisten II I Made Suama dan Kadisdukcapil Ni Ketut Puspa Kumari. Sedangkan dari unsur pimpinan DPRD hadir pula Wakil Ketua I Nengah Sumardi, I Made Agus Kertiana dan I Wayan Parka. Hadir pula dalam rapat kerja itu, Ketua Komisi I, I Nengah Suparta, Ketua Komisi III I Wayan Sunarta, dan Ketua Komisi IV, I Nyoman Rena.

Dalam rapat koordinasi tersebut pimpinan DPRD dan Ketua-Ketua Komisi juga sepakat mendorong eksekutif mempercepat penyaluran sembako bagi warga Karangasem, “Kalau bisa besok disalurkan lebih bagus, mengingat warga sangat membutuhkan. Jumlah paket sembako yang  sudah dipublikasikan di media oleh Bupati Karangasem sejumlah 83.793 paket,” lugas Gede Dana.

Sementara itu, dari paparan Asisten II dalam rapat kerja tersebut, Rencana Kebutuhan Barang (RKB) belum selesai disusun dan usulan dari 75 desa dan 3 kelurahan juga belum rampung seluruhnya.

wartawan
Husaen SS.
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.