Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

Vaksin rabies
Bali Tribune / VAKSIN - Warga membawa hewan peliharaan untuk diberikan vaksin di Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng, Kamis (9/4/2026).

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat. Tiga jenis hewan dengan jenis penyakit tertentu pada hewan yang menjadi perhatian untuk di vaksin, yakni rabies, penyakit mulut dan kuku dan Lumpy Skin Disease (LSD) atau penyakit kulit pada sapi.

Kepala Bidang PKH Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, I Made Suparma, mengatakan vaksinasi rabies merupakan salah satu pelayanan dasar yang diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat. "Vaksinasi ini adalah pelayanan rutin dari Dinas Pertanian. Ini berlaku di seluruh wilayah Buleleng, tidak hanya di kantor kabupaten, tetapi juga tersedia di setiap kecamatan melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan). Warga bisa membawa hewan peliharaannya ke sana, dan ini gratis untuk rabies," ujar Made Suparma, Kamis (9/4/2026).

Terkait prosedur pemberian vaksin, Suparma menjelaskan bahwa kondisi kesehatan hewan menjadi syarat utama. Sebelum divaksin, dokter hewan akan melakukan pemeriksaan fisik. Jika dinyatakan sehat, barulah vaksin rabies dapat diberikan. Mengenai jam operasional, layanan di Puskeswan mengikuti jam kantor yakni hingga pukul 16.00 Wita. Menariknya, Suparma menegaskan bahwa meskipun sedang diberlakukan sistem Work From Home (WFH) bagi sebagian staf, pelayanan kesehatan hewan tidak boleh terhenti. "Besok meski berlaku WFH, kami tetap buka pelayanan. Dokter hewan wajib siaga agar pelayanan tidak terputus," tegasnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tingkat kesadaran masyarakat Buleleng dalam memvaksinasi hewan peliharaannya mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan, beberapa desa kini sudah mulai mengajukan permohonan vaksinasi secara mandiri. Namun, Suparma mengakui bahwa capaian vaksinasi belum menyentuh angka 100 persen. Ia menyoroti beberapa kendala teknis yang kerap ditemui petugas saat turun ke desa-desa, seperti rumah warga yang terkunci atau pemilik yang tidak ada di tempat saat petugas datang. 

"Kami mohon kerja sama dari aparat desa, kelurahan, dan masyarakat. Kadang saat kami ke lapangan, pemilik tidak ada atau rumah dikunci. Ada juga pemilik yang meminta petugas menangkap anjingnya, sementara petugas kami tidak mengenali karakter anjing tersebut. Kami harap pemilik bisa memegang sendiri anjingnya agar memudahkan proses vaksinasi," imbau Suparma.

Berdasarkan data Dinas Pertanian Buleleng, populasi hewan pembawa rabies (HPR) yang terdata di wilayah tersebut terdapat 68.748 anjing, 11.883 kucing dan 520 monyet. Tiga jenis hewan tersebut menurut Suparma, terdata resmi dan merupakan hewan peliharaan. Sisanya merupakan hewan liar yang saat ini menjadi fokus pengendalian melalui pemberian vaksin. Kita memilik stok vaksin sebanyak 10.790 dosis dan hingga saat ini tersisa sebanyak 6.805 dosis yaang belum terpakai. Kami  berharap masyarakat lebih proaktif mendatangi Puskeswan atau berkoordinasi dengan desa agar tidak ada lagi keluhan hewan peliharaan yang terlewatkan dalam program vaksinasi, tandasnya. 

wartawan
CHA
Category

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click

WFH Jumat di Denpasar, Layanan Publik Tetap Normal

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Meski demikian, seluruh sektor pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi normal di kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.