Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

Setop Kresek
Bali Tribune / SETOP KRESEK - Para pedagang mulai memberikan pengumuman tak lagi menyediakan kresek dan mengingatkan pembeli agar membawa tas belanjaan ke pasar.

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Pantauan di lapangan menunjukkan banyak pedagang mulai memasang papan pengumuman yang menyatakan tidak lagi melayani pemberian kantong plastik gratis. Saat ini, harga plastik kresek di pasaran terpantau melonjak, mulai dari Rp500 untuk ukuran kecil hingga Rp4.000 untuk ukuran besar per lembarnya.

Kenaikan ini memaksa pedagang mengambil langkah tegas. Jika sebelumnya kantong plastik diberikan secara cuma-cuma, kini pedagang terpaksa membebankan biaya plastik kepada konsumen. Namun, untuk menghindari beban biaya tambahan bagi pembeli, pedagang sangat menyarankan warga membawa tas belanja sendiri dari rumah.

"Semua kemasan plastik harganya naik. Saya sempat terpikir menaikkan harga sayuran yang butuh pembungkus, tapi karena harga kebutuhan pokok lainnya juga sedang naik, rasanya sulit kalau harus membebani pembeli lagi. Solusi terbaiknya adalah meminta pembeli membawa tas belanja sendiri," ujar Bu Ngah, salah seorang pedagang sayur di Pasar Tapian, Kesiman, Denpasar Timur.

Fenomena ini secara tidak langsung mendukung program pemerintah daerah dalam pengurangan sampah plastik di Bali. Selain membantu menekan pengeluaran pedagang, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan saat berbelanja.

wartawan
JRO
Category

Tim Gabungan Gelar Penertiban Identitas, Sasar 141 Duktang di Bajera

balitribune.co.id - Tabanan - Tim gabungan di Kecamatan Selemadeg melakukan penertiban identitas terhadap 141 penduduk pendatang (duktang) yang tinggal di lingkungan Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg. Penertiban yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) malam itu menyasar belasan rumah kos, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran administrasi kependudukan.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Korsleting Listrik, Laundry Terbakar

balitribune.co.id I Bangli - Sebuah tempat usaha laundry yang berlokasi di Jalan Nusantara, Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli, dilalap si jago merah pada Selasa (22/4/2026) sekira pukul 08.30 Wita. Kuat dugaan kebakaran  dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kabel yang kemudian menyambar pakaian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Buleleng Tetapkan Perda Baru Pajak dan Retribusi

balitribune.co.id I Singaraja - DPRD Kabupaten Buleleng secara resmi mengesahkan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2023 mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dalam rapat paripurna, Rabu (22/4/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, serta dihadiri jajaran legislatif dan eksekutif, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Sekda, serta pimpinan OPD.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Buleleng Desak Pencabutan UU Pemda 23 Tahun 2014

balitribune.co.id I Singaraja - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya mendesak adanya pencabutan atau revisi Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Langkah ini dinilai mendesak lantaran regulasi tersebut dianggap membatasi ruang gerak DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif.

Baca Selengkapnya icon click

Alat Berat Mogok Gara-Gara Pertadex Langka, Truk Sampah Antre Panjang Depan TPA Mandung

balitribune.co.id I Tabanan - Operasional alat berat di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, berhenti total hingga mengakibatkan puluhan truk pengangkut sampah mengantre panjang sejak Selasa (21/4/2026) siang. Berhentinya dua unit alat berat tersebut dipicu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamina Dex (Pertadex) yang membuat proses perataan sampah di lokasi tidak bisa terlaksana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.