Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PLN Bali Capai RE 100 persen, 14 Rumah Gunakan Listrik Tenaga Surya

Nyoman Swarjoni Astawa

 Bali Tribune – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali menargetkan  sambungan baru di 2019 ini  berkisar 70 ribu-80 ribu. Dari target  tersebut  27.000 diantaranya adalah untukk bagaimana masyarakat yang kini sudah menikmati listrik dengan cara menyambung atau bergabung dengan tetangga diarahkan bisa mandiri  demi keamanan dan kenyamanan lagipula supaya lebih bebas menggunakan listrik daripada harus bayar ke tetangga atau induknya.  Jumlah pelanggan PLN di Bali kini tercatat sekitar 1,4 juta dengan konsumsi perkapita  1.150 KWh. Kondisi ini masih  di atas rata-rata konsumsi perkapita KWh data nasional dan hingga kini seluruh rumah tangga di Bali sudah berlistrik, ini dibuktikan dengan telah  disertifikasi oleh Universitas Udayana melalui sebuah survey. "Jadi kami bisa berbangga Rasio Elektrofikasi (RE) Bali telah mencapai 100 persen," ujar GM PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali, Nyoman Swarjoni Astawa usai tercatat di Musium Rekor Dunia Indonesia (MURI), di Denpasar, Senin (6/1).  Dalam kesempatan ini Swarjoni  menjelaskan  ada 14 rumah tangga di Bali yang menggunakan tenaga surya tersebar hampir di seluruh kabupaten. Hal itu terpaksa terpaksa dilakukan  karena lokasinya sangat jauh dan akses menuju rumah tersebut sangat sulit untukk mengangkut peralatan atau material listrik yang harus dibangun secara konvensional jadi PLN  kami menyumbangkan solar sistem mini dengan solar panel dan 3 lampu yang bisa di charge sebagai upaya pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat.  Lantas ia mencontohkan perbedaan biaya, rumah tangga yang sebelumnya menggunakan minyak dengan setelah menggunakan listrik.  Sebelumnya rumah tangga yang menggunakan  lampu minyak, biayanya hampir diatas 40rb hanya untukk satu penerangan, namun setelah  dilistriki, yang awalnya satu lampu sekarang kami dikasih 3 lampu, tidak ada kulkas atau yang lain, biaya yang dikeluarkan maksimum hanya 20rb sebulan, jadi lebih hemat. "Saya berharap dengan lampu penerangan yang baik, anak-anak bisa belajar lebih baik sebagai wujud mencerdaskan generasi muda," tukasnya.  Swarjoni juga menghimbau untuk rumah tangga baru, PLN   mensosialisasikan bahwa sekarang untuk  mendapatkan sambungan listrik dari PLN sangat mudah biayanya sudah jelas hanya dengan 900 ribu ditambah dengan instalatir yang  dilakukan oleh orang professional dari asosiasi ketenagalistrikan yang ada sudah terlisteiki. "Biaya instalatir untuk 3 titik lampu plus satu stop kontak biayanya maksimum satu juta. Jadi 1,9 itu sdh termasuk sertifikat layak operasi (SLO). PLN juga memiliki service level agreement bahwa kalau ada calon pelanggan ingin menyambung baru PLN tidak lagi perlu perluasan jaringan. Jika didepan rumahnya sudah ada jaringan tegangan rendah maka maksimum dalam 5 hari PLN sudah harus menyambung. Namun jika PLN harus menyambung tegangan 2-4 gawang maka dalam 15 hari mesti selesai. Namun jika kami harus bangun gardu baru maka dalam kurun waktu 25 hari sudah harus kami selesaikan. Jadi untuk sambungan baru,  pelanggan tidak perlu mencari orang dalam atau meminta bantuan  "penggede"untuk menyambung," tutupnya.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Pertahankan Tata Kelola Keuangan Terbaik, Bangli Raih WTP Kesepuluh Kalinya

balitribune.co.id | Denpasar – Pemerintah Kabupaten Bangli kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam bidang pengelolaan keuangan daerah. Untuk kesepuluh kalinya secara berturut-turut, Kabupaten Bangli berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Polres Jembrana Ungkap Dugaan Illegal Logging di Hutan Bali Barat, Puluhan Gelondong Kayu Jati Diamankan

balitribune.co.id I Negara - Aktivitas penebangan liar atau illegal logging masih menjadi ancaman serius bagi kelestarian kawasan hutan di Bali Barat. Meski berbagai upaya pengungkapan, penindakan, hingga penegakan hukum telah berulang kali dilakukan aparat, praktik perusakan hutan tersebut ternyata masih saja terjadi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tim Opsnal Polsek Tembuku Ringkus Pencuri Bokor Slaka

balitribune.co.id I Bangli- Tidak butuh waktu yang lama, Tim Opsnal Polsek Tembuku dibawah pimpinan Kanit Reskrim Ipda I Nengah Kariawan berhasil menangkap pelaku pencurian bokor slaka milik I Komang Atis (45) warga Banjar Metra Kaja  Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku. 

Pelaku  I Putu JA (26) ditangkap di rumahnya di Banjar Belok, Desa Yangapi, Tembuku pada  Senin (8/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Tertutup Eceng Gondok dan Gulma, TNI Normalisasi Danau Buyan

balitribune.co.id I Singaraja - Hamparan eceng gondok dan gulma yang menutupi sekitar 8 hektare kawasan Danau Buyan di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, mulai ditangani melalui kegiatan pembersihan dan normalisasi yang melibatkan TNI, pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait, Selasa (9/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Kaji Peluang Pendirian Sekolah Rakyat di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mulai mengkaji wacana pendirian Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial (Kemensos). Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan pihaknya akan mempelajari konsep dan kebutuhan program tersebut sebelum mengambil keputusan lebih lanjut.

Baca Selengkapnya icon click

Perda Administrasi Kependudukan Badung Segera Dicabut, DPRD Nilai Aturan Lama Tak Lagi Sesuai Regulasi Nasional

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Kabupaten Badung mulai menggodok pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan beserta perubahan melalui Perda Nomor 9 Tahun 2016. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.