Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pohon Beringin Keramat Belum Dievakuasi

Bali Tribune/ HANCUR - Rumah Nengah Kesul yang hancur tertimpa pohon tumbang.
balitribune.co.id | Semarapura - Naas menimpa rumah Nengah Kesul (78) Juru Sapuh di Pura Ksirarnawa. Dirinya tak menyangka pohon beringin yang ada di dekat tempat tinggalnya itu ambruk akibat hujan lebat disertai  angin kencang yang menerjang wilayah Kabupaten Klungkung, Minggu (28/2) lalu. Pohon dengan tinggi 50 meter tersebut tumbang dan memporak porandakan  rumahnya.
 
Saat wartawan menemuinya di kediamannya Banjar Lekok, Desa Sampalan Klod, Senin (1/3), terlihat batang pohon beringin masih utuh menutup rumah semi permanen miliknya. Pohon beringin tersebut menjadi satu kesatuan dengan Pura Ksirarnawa yang ia sungsung. Pura tersebut berada di wilayah eks Galian C yang terdampak luapan lahar dingin dari Gunung Agung. "Di sini ada batu besar menyerupai peti yang berasal dari letusan Gunung Agung," jelasnya.
 
Akibat tumbangnya pohon besar tersebut, dapur dan juga WC kehilangan atapnya. Selain itu senderan pura juga rusak berat. Nengah Kesul mengaku tinggal di rumah tersebut bersama istrinya Nengah Rindu (60) dan dua anak, satu menantu serta tiga cucu. Pohon tumbang ini terjadi pada pukul 14.00 Wita. Saat kejadian, ia mengaku sedang mencari kayu bakar di luar rumah sementara cucunya bertiga ada di rumah sedang tidur. "Saat pohon tumbang cucu saya bertiga tidur di dalam rumah. Lalu berbunyi pohon roboh, untung tidak menimpa kamar tidur," tuturnya.
 
 Pasca pohon tumbang, belum ada petugas BPBD Klungkung yang melakukan penanganan mengevakuasi pohon tumbang tersebut. Selain kerusakan rumah, pohon tumbang ini juga menimpa pelinggih  dan juga merusak senderan pura. Nengah Kesul berharap agar mendapat bantuan perbaikan senderan pura tersebut. Sehingga keadaan pura bisa pulih seperti biasa.
 
Sementara itu penjelasan dari pihak BPBD Klungkung, akibat angin kencang yang disertai hujan deras Minggu lalu menyebabkan bencana di 13 tempat berbeda. Selain pohon tumbang, terjadi juga bangunan rusak dan  ada yang mengalami kerusakan parah. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Ketahanan Pangan, Manajemen DTW Jatiluwih Salurkan 22,8 Ton Pupuk ke 7 Tempek Subak

balitribune.co.id | Tabanan - Memasuki musim tanam pertama di bulan Januari 2026,  mulai dari Tanggal 30 Desember  2025 - 6 Januari 2026 Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Jatiluwih kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian pertanian berkelanjutan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.