Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pohon Nangka Mengeluarkan Tirta Suci

Bali Tribune / KELUAR AIR - Pohon nangka yang mengeluarkan tirta di Desa Serai, Kecamatan Kintamani, Bangli. Warga banyak sembahyang di dekat pohon nangka tersebut.

balitribune.co.id | Bangli - Fenomena alam menghebohkan terjadi di Desa Serai Kecamatan Kintamani, Bangli. Air menetes dari dahan pohon nangka di laba pura baler desa. Air tersebut diyakini sebagai tirta. Tidak sedikit masyarakat mendatangi lokasi tersebut.

Bendesa Adat Serai, I Wayan Karya mengatakan, awalnya dirinya mengajak beberapa orang untuk memangkas dahan jeruk di sepuratan laba pura. Selain itu pohon nangka tersebut juga dipangkas, pada 9 Juli lalu sekitar pukul 10.00 Wita.

Selang beberapa jam, sekitar pukul 16.00 Wita keluar air dari dahan yang dipotong. "Air yang diyakini sebagai tirta tersebut, muncul dari dahan pohon nangka yang ditebang," ungkapnya Rabu (22/7).

Ia mengatakan ada 9 titik dahan yang mengeluarkan air. Air keluar dari dahan secara menetes. Kemudian pihaknya memasang plastik di bawah pohon nangka, sehingga air terkumpul di plastik dan memudahkan untuk diambil.

Lebih lanjut disampaikan, dari medalnya tirta (keluarnya air) tersebut, sekitar 4-5 hari terus menetes. Namun setelah itu, tirta medal sekitar pukul 08.00 Wita selang beberapa jam tidak muncul. Kemudian medal kembali sekitar pukul 16.00 Wita. "Seperti ada jeda medal tirta dari pohon nangka," sambungnya.

Diakui, setelah medal tirta ramai masyarakat yang tangkil, mulai dari desa sekitar Serai, adapula dari Desa Tiga, Kecamatan Susut, Bangli yang memang memiliki kaitan dengan Desa Serai. Sementara itu, setiap harinya ada yang berjaga di lokasi medalnya tirta tersebut. "Pagi hingga sore hari ada prajuru di lokasi, begitu pula malam hari ada krama yang makemit," ujarnya.

Disinggung langkah adat, pascamedal tirta tersebut, Wayan Karya mengatakan bahwa pihaknya meminta petunjuk sulinggih di Griya Sala, Desa Abuan, Susut. Ada petunjuk agar krama membangun Pura Ulun Suwi di lokasi pohon nangka.

"Memang di wilayah kami belum ada Pura Ulun Suwi. Berdasarkan petunjuk yang diberikan, kami memang berniat membangun Pura Ulun Suwi. Namun karena keterbatasan dana mungkin bisa dibangun asagan terlebih dahulu, hal ini pun masih akan kami bahas dengan krama," jelasnya.

wartawan
A.A. Samudra Dinata
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai Maret Jadwal Poli RSD Mangusada Berubah, DPRD Minta Warga Ikut Memantau

balitribune.co.id I Mangupura - Warga Kabupaten Badung perlu memperhatikan jadwal baru di RSD Mangusada. Pasalnya, terhitung mulai Maret hingga Agustus mendatang, layanan poliklinik akan diujicoba menjadi lima hari kerja.  Pihak RSD mengklaim perubahan jadwal layanan poli ini untuk meningkatkan efektivitas pelayanan bagi pasien.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.