Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pohon Tumbang dan Longsor, Akses Singaraja-Bedugul Lumpuh Satu Jam

Bali Tribune / EVAKUASI - Petugas dari BPBD Buleleng mengevakuasi pohon tumbang yang menutup akses jalur utama di desa Wanagiri,Kamis (25/3).
balitribune.co.id | Singaraja - Akibat hujan lebat yang mengguyur di Desa Gitgit dan Desa Wanagiri, Kecamatan Sukasada, mengakibatkan pohon tumbang disertai longsoran tanah. Peristiwa yang terjadi Kamis (25/3) sekitar pukul 13.00 Wita menyebabkan ruas jalan jalur Singaraja-Denpasar di KM 25 sempat lumpuh.
Dua pohon berukuran relatif besar melintang dijalan membuat arus lalu lintas sempat tertutup selama satu jam sebelum petugas tiba untuk membersihkannya.
 
Kendaraan roda empat maupun kendaraan roda dua tidak bisa melintas dan tak pelak kemacetan terjadi dari dua arah hingga mencapai beberapa kilometer. Berdasar pantauan Bali Tribune, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi terjadi di jalur monyet itu.
 
Personel dari Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng dibantu petugas dari Balai Jalan Provinsi dan anggota TNi-Polri, melakukan evakuasi dua pohon tumbang tersebut dan membersihkan sisa-sisa material longsor berupa bebatuan. Sekitar pukul 15.10 wita, ruas jalan berhasil dibersihkan sehingga akses jalan kembali normal dan lancar.
 
Kepala Pelaksana BPBD Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, membenarkan, hujan lebat menjadi penyebab pohon tumbang disertai tanah longsor yang terjadi di jalur utama Singaraja-Bedugul.
Ariadi Pribadi juga  menyebut sempat terjadi kemacetan sekitar 1 jam sebelum kawasan itu dibersihkan kembali.
 
"Begitu mendapat laporan, petugas langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan. Beberapa saat kemudian arus lalulintas sudah kembali normal, kendati saat ada pohon tumbang sempat terjadi macet sekitar 1 jam-an itu," ujar Ariadi Pribadi.
 
Menyusul cuaca yang masih belum bersahabat, Ariadi Pribadi mengimbau, agar warga tetap hati-hati dan waspada akan terjadinya bencana saat melintasi jalur jalan di wilayah Gitgit dan Wanagiri.
 
"Kami himbau kepada masyarakat yang melintasi jalur tersebut, karena itu daerah tebing (perbukitan) ketika cuaca hujan untuk berhati-hati dan waspada. Dari BPBD akan tetap siaga untuk merespon jika sewaktu-waktu  terjadi bencana," ucap Ariadi Pribadi.
 

wartawan
Khairil Anwar
Category

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.