Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pokja Aset Temukan Aset Pemkab Tabanan Belum Tergarap

Bali Tribune/ KUNLAP – Kunjungan lapaangan Pokja Aset Pansus VI Bidang Aset dan Pendapatan Daerah DPRD Tabanan.
Balitribune.co.id | Tabanan - Untuk meningkatkan PAD Kabupaten Tabanan, Pokja Aset Pansus VI Bidang Aset dan Pendapatan Daerah DPRD Tabanan yang dipimpin I Gusti Nyoman Omardani bersama Ketua Pansus VI I Nyoman Arnawa dan Kepala Badan Keuangan Pemkab Tabanan Dewa Ayu Sri Budiarti, serta Kepala Dinas Pariwisata I Gede Sukanada meninjau langsung aset milik Pemkab Tabanan. Diantaranya aset tanah Pemkab yang berada di lokasi pantai Nyanyi, Desa Beraban dan aset tanah di Desa Pangkung Tibah.
 
Dalam Kunjungan Lapangan (Kunlap) Pokja Aset Pansus VI Bidang Aset dan Pendapatan Daerah, menemukan aset tanah di Desa Pangkung Tibah masih tidur (belum tergarap, red) sehingga Pimpinan Pokja Aset, I Gusti Nyoman Omardani sangat menyayangkan perihal tersebut. Pasalnya, tidurnya lahan seluas 2,250 hektar Pemkab Tabanan tidak mempunyai perencanaan untuk mengelola dengan alasan tidak mempunyai akses jalan menuju aset tanah Pemkab Tabanan. 
 
Lanjut Omardani, pihaknya melihat dengan aset seluas 2,250 hektar sudah pasti mempunyai potensi yang sangat tinggi sehingga pihaknya menegaskan kepada OPD terkait untuk punya perencanaan, dan berkonsultasi dimana kelemahannya. Kalau tidak ada perencanaan bagaimana bisa mengembangkan lahan luas tersebut, seharusnya Pemkab bisa mengambil langkah-langkah seperti halnya memanfaatkan sempadan pantai untuk dibuatkan senderan pelindung pantai. "Pemkab seharusnya punya rancangan tidak mendiamkan lahan kan sayang lahan seluas 2,25 hektar masih tidur bahkan tidak ada perencanaan untuk apa," tegasnya usai melakukan kunjungan lapangan, Senin (9/3).
 
Selain mengujungi aset tanah di Pangkung Tibah, Omardani juga menginkan aset yang berlokasi di pantai Nyanyi, Desa Beraban  agar pengelolanya untuk kepentingan daerah, sehingga tidak terjadi adanya intervensi. "Kalau mau disewakan harus diperhitungkan dulu nilai ekonominya, bisa gak menguntungkan PAD kita dan OPD harus bisa mengkaji lebih matang aset tersebut," ucapnya.
 
Lanjutnya Omardani, aset seluas 1,5 hektar di Pantai Nyanyi milik Pemda yang sempat diklaim milik pribadi, agar bisa memaksimalkan lahan tersebut minimal 1 hektar sebab sisanya lahannya masih rawa. "Aset ini murni milik Pemda Tabanan dan ada buktinya, yang penting kedepannya pengelolaan aset ini harus benar bisa memberikan kontribusi PAD Tabanan," paparnya.
 
Ia mengakui, aset di lokasi Pantai Nyanyi sudah ada dua pengelola yang siap menggarap lahan tersebut, yaitu perseorangan yang nantinya akan membuat restoran dan bar, sedangkan satu lagi dari Desa Adat Beraban yang ingin membuat wisata air. Diharapkan Pemkab jangan tergesa-gesa mengambil kesimpulan, harus memperhitungkan keuntungan dan kerugian yang akan didapatkannya, harus diperhitungkan jangka panjangnya.
 
Hal yang sama dikatakan Ketua Pansus VI, I Nyoman Arnawa pihaknya menginginkan seluruh aset Pemda apakah nanti layak untuk dibangun untuk menopang PAD Tabanan, jadi pihaknya merasa perlu membuat kajian kembali untuk mengembangkan aset yang tidur. "Untuk memanfaatkan lahan tidur kami DPRD akan membuat kajian dengan eksekutif, ini yang harus kita genjot," tegasnya.
 
Kepala Dinas Pariwisata I Gede Sukanada mengakui, untuk lahan tidur yang belum tergarap di Pangkung Tibah akibat tidak mempunyai akses jalan menuju lahan tersebut, sehingga pihaknya mendorong DPRD untuk pengamanan pantai untuk dijadikan akses jalan. Pasalnya, dilihat dari kondisi Pangkung Tibah sangat cocok didirikan cotage bagi peselancar. "Rencana kami dalam waktu dekat akan kami mohonkan untuk membuat grand design pengembangan pariwisata terintregasi dan satu pintu," paparnya. 
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Duta Badung Tampilkan Baradwara, Angkat Spirit Sanghyang Jaran pada Wimbakara Balaganjur Remaja PKB XLVIII 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Duta Kabupaten Badung kembali menunjukkan kualitasnya pada ajang Wimbakara (Lomba) Balaganjur Remaja dalam rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Tampil sebagai peserta urutan pertama di panggung terbuka Art Centre Denpasar, Kamis (18/6/2026) malam, Sekaa Gong Cakradhara Desa Adat Sedang, Desa Sedang, Kecamatan Abiansemal, tampil maksimal membawakan garapan bertajuk Baradwara.

Baca Selengkapnya icon click

Cuma Rp5,6 Juta! Ikuti Program Spesial HUT 56 Astra Motor Lewat Aplikasi Motorku X

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-56 Astra Motor, Astra Motor menghadirkan program spesial bertajuk “Vario Street 5,6 Juta Spesial HUT 56 Astra Motor”. Melalui program ini, konsumen berkesempatan mendapatkan Honda Vario 125 Street dengan harga spesial hanya Rp5,6 juta. Program nasional ini juga dapat diikuti oleh masyarakat Bali melalui aplikasi Motorku X.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Joged Bumbung Tradisi Badung Hipnotis Penonton PKB 2026, Sekeha Joged Akah Lucky Tampil Mempesona

balitribune.co.id | Denpasar - Utsawa (Parade) Joged Bumbung Tradisi yang dibawakan Sekeha Joged Akah Lucky, Banjar Selat, Desa Sobangan, Kecamatan Mengwi, sukses memikat perhatian pengunjung Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Tampil sebagai Duta Kabupaten Badung, kelompok seni tersebut menghadirkan suguhan penuh makna berhadapan dengan duta Kabupaten Jembrana di Kalangan Madya Mandala, Taman Budaya Provinsi Bali, Kamis (18/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click

WNA Asal Belgia Ditemukan Meninggal Dunia di Penida Bambu Green Villas

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polsek Nusa Penida bergerak cepat menindaklanjuti laporan terkait seorang warga negara asing (WNA) asal Belgia yang ditemukan meninggal dunia di Penida Bambu Green Villas, Dusun Biaung, Desa Ped, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Selasa (16/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rilis Album Perjaka Kasmaran I Bandit Kembali Warnai Musik Bali

balitribune.co.id I Gianyar - Musisi Bali Staryon kembali hadir meramaikan industri musik daerah dengan menghidupkan kembali nama I Bandit melalui album perdana bertajuk Perjaka Kasmaran. Album tersebut menjadi penanda kembalinya musisi asal Banjar Kutuh, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, setelah vakumnya grup Boy n Bandit yang sempat populer pada awal tahun 2000-an.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.