Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polda Bali Ringkus Terduga Teroris Bapak dan Anak, Villa Ubud Jadi Target

Bali Tribune/ TERORIS – Dua terduga teroris yang ditangkap di Bali menyewa kamar kos di Jl Sedap Malam, Kebonkuri, Denpasar.
Balitribune.co.id | Denpasar - Polda Bali meringkus dua terduga teroris bapak dan anak AT (45) dan ZAI (14) di wilayah Jembrana ketika hendak meninggalkan Bali, Jumat (11/10) dinihari. Dari hasil pemeriksaan sementara, villa-villa yang ditempati orang asing di wilayah Ubud, Kabupaten Gianyar menjadi target operasi keduanya.
 
Sampai Minggu (13/10), kedua terduga teroris yang diyakini berhubungan dengan Abu Rara, pelaku penusukan Menko Polhukam Jenderal (Purn) Wiranto di Pandeglang, Banten, masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh anggota Densus 88 Anti Teror dan CTOC Polda Bali. 
 
"Mereka sudah merencanakan amaliyah di wilayah Bali. Dari hasil pemeriksaan sementara, bapak dan anak ini mengaku sudah melakukan survei villa-villa orang asing di wilayah Ubud, Gianyar," tutur seorang petugas.
 
Keduanya diamankan lantaran terdaftar dalam jaringan kelompok Jamaah Anshorut Daulah (JAD). Selain itu, nama keduanya terdapat dalam Grup WhatsApp "Menanti Al Mahdi". Keduanya diamankan hendak pulang ke kampung halaman mereka di Jawa Timur, saat dalam perjalanan di wilayah Mendoyo, Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Kecacamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Jumat (10/10) pukul 02.00 Wita. 
 
"Mobil yang dikendarai oleh Achmad Taufikkurrahman (AT) alias Taufik dihadang tim, persis di depan Polsek Mendoyo. Taufik dan anaknya ZAI langsung disuruh turun dari mobil dan diborgol," paparnya.
 
Orang yang ada di dalam mobil tidak hanya kedua terduga teroris, tetapi juga ada sang istri dari Taufik bernama Etty Umiyati (65), serta dua rekan Taufik masing-masing bernama Eko Hadi (38), warga Wonosari Malang dan H Ahmadsyah (70), warga asal Loloan Barat, Negara, Jembrana. 
 
Usai diamankan, kelima orang ini langsung digiring ke kosannya Taufik di Jalan Sedap Malam Denpasar. Taufik bersama anak dan istrinya menyewa dua kamar di Kos No 11 (Kamar 1&2), Gang Gardenia, Jalan Sedap Malam, Kebonkuri, Denpasar. Di kosan ini polisi mengamankan panah, sepucuk senjata api rakitan, laptop dan beberapa barang lain yang diduga bertujuan untuk Amaliyah di Wilayah Bali. 
 
"Handphone milik bapak dan anak ini disita dan ternyata benar keduanya ikut di dalam grup WhatsApp "Menanti Al Mahdi". Achmad Taufik membagikan 5 PDF dengan judul Kurdak Indo (tutorial membuat bom), A Do-It-Yourself Submachine Gun, 9mmPistol, Derringers-Scrap-Metal dan Arab Archery," jelas sumber di kepolisian.
 
Keduanya diduga kuat ada keterkaitan dengan jaringan kelompok Jamaah Anshorut Daulah (JAD), pelaku penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto di Kabupaten Pendeglang, Banten. Isi percakapan dalam handphone milik anak dan bapak itu masih didalami, terlebih isi percakapan dalam grup WA "Menanti Al Mahdi". 
 
"Percakapan di dalam Menanti Al Mahdi ini berbau teror," cetus sumber. Sejauh ini hanya dua orang yang diduga terlibat dalam teroris dan tiga lainnya berstatus sebagai saksi. "Bapak dan anak aja, sedangkan istri dan dua rekan sebagai saksi," ungkapnya.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja mengatakan, AT dan ZAI ditangkap di Jembrana. Anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88) Polri dan tim dari Counter Transnational and Organize Crime (CTOC) Polda Bali saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap AT dan ZAI. 
 
"Densus 88 dan CTOC sedang melakukan pendalaman pemeriksaan terhadap mereka yang diduga berbaiat kepada Abu Bakar Al Baghdadi," katanya. 
wartawan
Redaksi
Category

Rekayasa Lalu Lintas di Kerobokan Kelod, Bupati Badung Instruksikan Penguatan Infrastruktur dan Evaluasi Berkelanjutan

balitribune.co.id | Mangupura - Upaya Pemkab Badung dalam menata dan mengendalikan lalu lintas di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, berangsur menunjukkan hasil yang positif.

Baca Selengkapnya icon click

Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk Jebol di Dua Titik, Truk Terperosok

balitribune.co.id | Tabanan - Dua titik bahu jalan di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, jebol akibat tergerus aliran air hujan. Peristiwa ini memicu kekhawatiran pengguna jalan karena salah satu titik kerusakan memiliki kedalaman yang cukup ekstrem hingga mencapai lima meter.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Boehringer Ingelheim dan BAWA Edukasi Ribuan Siswa SD, Perkuat Upaya Cegah Rabies di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan rabies di Bali terus diperkuat melalui jalur pendidikan sejak dini. PT Boehringer Ingelheim Indonesia bersama Bali Animal Welfare Association (BAWA) resmi menuntaskan program "Sustainable Development for Generation (SD4G) 2025 – Stop Rabies Education" yang berlangsung selama empat bulan, dari Juli hingga November 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lebah di Kebun Raya Sengat 20 Pengunjung, Damkar Bertindak

balitribune.co.id | Tabanan - Kebakaran (Damkar) Tabanan dan Badung menangani sarang tawon Dendeng Ai di areal Kebun Raya Eka Karya Bali, Bedugul, Kecamatan Baturiti, Kamis (8/1).

Ini dilakukan setelah muncul laporan adanya 20 pengunjung Kebun Raya yang tersengat tawon saat berwisata belum lama ini. Sarang tawon itu sendiri berada di dahan pohon setinggi sepuluh meter.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.