Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polemik Kendaraan Angkut Khusus Covid-19, Puskesmas Cuci Tangan

Bali Tribune/ TEMPAT ISOLASI - SKB Jasri yang dijadikan tempat isolasi terpusat Covid-19.

balitribune.co.id | Amlapura  - Angka kasus penularan Covid-19 di Kabuaten Karangasem terus melonjak, pun demikian dengan angka kematian yang juga melonjak tajam. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 pertanggal 7 Agustus 2021, jumlah total kasus terkonfirmasi positif di Karangasem mencapai 2.787 kasus, sembuh 2.257 dan pasien Covid 19 yang meninggal dunia sebanyak 178 orang, dengan jumlah kasus aktif hingga tanggal data tersebut dikeluarkan berjumlah 352 orang.
 
352 orang kasus akstif tersebut saat ini dirawat dan diisolasi di sejumlah tempat, ada yang menjalani isolasi mandiri di rumah mereka masing-masing, ada yang dirawat di rumah sakit, dan ada pula yang dirawat atau menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat yang disediakan oleh Pemkab Karangasem, yakni di SKB Jasri dan di RS Pratama, Kubu.
 
Terkait dengan adanya tempat isolasi terpusat tersebut, petugas dari TNI/Polri telah berupaya membujuk warga terkonfirmasi positif yang tengah menjalani isolasi mandiri (Isoman) tersebut untuk pindah dan menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat yang disediakan pemerintah tersebut. Hanya saja begitu warga Isoman tersebut bersedia dibawa ke tempat isolasi terpusat, petugas malah kesulitan mendapatkan kendaraan untuk mengangkut pasien Isoman tersebut.
 
Kesulitan anggota TNI/Polri untuk mendaptkan kendaraan angkut untuk warga terkonfirmasi positif Covid-19 menuju ke lokasi isolasi terpusat itu, dibenarkan oleh Danramil Kubu Kapten. Inf. Ketut Sukerada. Kepada media ini, Minggu (8/8/2021), Sukerada mengatakan, saat ini banyak warga terkonfirmasi positif yang lebih memilih menjalani Isoman di rumah mereka masing-masing, kendati itu berpotensi menularkan Covid-19 ke anggota keluarga mereka lainnya.
 
Anggota TNI/Polri di lapangan sudah berupaya membujuk warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani Isoman tersebut agar mau menjalani isolasi di tempat isolasi terpusat yang disediakan oleh pemerintah tersebut, namun sayangnya begitu warga terkonfirmasi positif tersebut bersedia dipindahkan, petugas justru kesulitan mencari kendaraan angkut khusus Covid-19.
 
“Anggota di lapangan telah berusaha membujuk, dan begitu warga yang Isoman itu bersedia, anggota malah kesulitan mencari kendaraan angkut khusus Covid-19. Anggota berusaha menelpon Puskesmas, pihak Puskesmas berkelit dengan alasan mobil ambulance dipakai vaksinasi. Lha kan gak mungkin angkut orang yang terkonfirmasi dengan kendaraan pribadi, bisa tertular semua!” keluh Danramil Kubu, Ketut Sukerada.
 
Semestinya memang jika menyediakan tempat isolasi terpusat dan mengharuskan warga Isoman untuk diisolasi di sana, Pemerintah Kabupaten Karangasem juga harusnya menyediakan kendaraan angkut khusus Coovid-19 untuk memindahkan warga terkonfirmasi positif Covid-19 yang Isoman menuju tempat isolasi mandiri.
 
Terkait polemik tidak adanya kendaraan angkut khusus Covid-19 yang disediakan oleh Pemkab Karangasem, sampai saat berita ini diturunkan sama sekali belum ada penjelasan resmi dari pemeritah. Petugas Satgas Covid1-19 cenderung menutup diri dari awak media dan bahkan sudah enggan menjawab telpon atau membalas pesan yang dikirim media via Whats Up. Pun saat media ini berusaha menconfirmasi terkait hal ini ke Dinas Kesehatan Karangasem, Kepala Dinas Keesehatan, I Gusti bagus Putra Pertama, tidak menjawab panggilan, pun pesan Whats Up yang dikirim media ini juga tidak di balas.
wartawan
AGS
Category

Fraksi Golkar Desak Manajemen RSU Tabanan Buka-bukaan Soal Utang

balitribune.co.id I Tabanan - Fraksi Golkar DPRD Tabanan mendesak adanya transparansi informasi yang berimbang mengenai kemelut keuangan dan krisis obat di RSUD Tabanan. Fraksi ini menuntut manajemen rumah sakit berhenti menjadikan BPJS Kesehatan sebagai alasan atas kacaunya operasional yang sedang menjadi perhatian publik saat ini.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sutjidra Tegaskan Kesiapan Pengamanan Sambut Nyepi dan Idulfitri

balitribune.co.id I Singaraja -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menegaskan komitmennya untuk memastikan keamanan dan pelayanan publik tetap optimal menjelang dua hari raya besar yang waktunya berdekatan, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah yang digelar di lingkungan Pemkab Buleleng, Kamis (12/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebut Pemulihan Pascabencana di Banjar dan Seririt, Bupati Buleleng Prioritaskan Kebutuhan Dasar Jelang Nyepi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus mengebut proses pemulihan pascabencana alam yang melanda Kecamatan Banjar dan Kecamatan Seririt pekan lalu. Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Bupati Buleleng menegaskan fokus utama pemerintah saat ini adalah percepatan pembersihan lokasi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

Baca Selengkapnya icon click

Tujuh Hari Pencarian Nihil, Basarnas Tutup Operasi SAR di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Memasuki hari ketujuh, operasi pencarian terhadap satu korban tersisa akibat bencana alam di Kabupaten Buleleng resmi ditutup. Keputusan ini diambil sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) setelah upaya maksimal yang dikerahkan oleh Tim SAR Gabungan belum membuahkan hasil.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Rapat Posyandu 6 SPM, Bunda Rai Soroti Pentingnya Bidang Kesehatan dalam Pencegahan Stunting

balitribune.co.id | Tabanan – Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, membuka pertemuan Advokasi dan Koordinasi Pengelolaan Posyandu (Rapat Tim Pembina Posyandu 6 SPM Bidang Kesehatan) Kabupaten Tabanan Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Warung CS Bedha, Wanasara, Bongan, Tabanan, Kamis (12/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

BPJS Kesehatan Ajak Peserta Rutin Cek Status Kepesertaan JKN

balitribune.co.id I Semarapura - Sebagai salah satu bentuk implementasi perlindungan kepada peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sehingga mendapat kepastian jaminan kesehatan maka BPJS Kesehatan mengajak seluruh peserta JKN untuk rutin mengecek status kepesertaannya. Seruan ini tidak terlepas dari beberapa kejadian peserta yang kepesertaannya nonaktif saat mengakses layanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.