Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Polisi Rutin Obok-obok Café, Pengguna Narkoba Direhabilitasi

Bali Tribune/ TES URINE - Seluruh pekerja dan pengunjung cafe menjalani test urine serta pemeriksaan badan dan barang bawaannya.
balitribune.co.id | Negara - Jajaran Satres Narkoba Polres Jembrana kini semakin menggencarkan operasi narkoba ke sejumlah hiburan malam yang ada di Jembrana. Salah satunya di sejumlah cafe yang ada di kawasan wisata pesisir Desa Delodbrawah, Kecamatan Mendoyo. Bahkan beberapa orang yang didapati positif narkoba langsung menjalani rehabilitasi.
 
Seperti operasi narkoba yang dilaksanakan, Sabtu (16/11) tengah malam. Jajaran Satres Narkoba Polres Jembrana dengan menerjunkan puluhan personil berpakaian preman, mengobok-obok sejumlah kafe atau warung remang-remang. Tidak hanya pelayan dan pekerja cafe namun juga seluruh pengunjung juga di periksan dan dicek urine.
 
Kegiatan tersebut merupakan yang ketiga kalinya setelah dua kali sebelumnya juga dilakukan di kawasan tersebut di sejumlah kafe lainnya. Sejumlah pelayan kafe yang sedang asik menemani minum para pengunjung dibuat kaget dengan kedatangan petugas yang tiba-tiba. Bahkan sejumlah pengunjungpun dibuat terbelalak dengan kedatangan petugas.
 
Satu persatu pelayan kafe atau waitris kafe yang semuannya berpakaian sexi dan menor dites urine oleh petugas. Demikian juga para pengunjung juga diwajibkan mengikuti tes urine. Sejumlah barang bawaan pelayan dan penggunjung kafe juga diperiksa secara teliti oleh petugas, termasuk juga dilakukan pengledahan badan satu persatu.
 
Namun operasi Sabtu malam tidak seperti sebelumnya. Operasi yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Jembrana AKP I Komang Muliyadi  kali ini tidak lagi menemukan narkoba jenis apapun termasuk barang-barang berbahaya lainnya. Begitupula dari hasil tes urine terhadap puluhan pekerja dan pengunjung cafe, seluruhnya dinyatakan negatif. “Giat ini akan kami lakukan secara rutin dengan menyasar tempat hiburan malam untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Kami juga akan merencanakan operasi ke hotel-hotel dan penginapan-penginapan yang ada di wilayah hukum Polres Jembrana,” ujar Muliyadi disela-sela operasi di salah satu cafe Sabtu tengah malam.
 
Ditakannya, dari penyisiran ke sejumlah cafe tersebut, pihaknya tidak menemukan narkoba dan hasil tes urine terhadap pelayan maupun pengunjung kafe juga seluruhnya negatif. Dalam operasi di tempat hiburan malam di kawasan Delod Berawah, pihaknya berhasil menemukan empat orang yang positif narkoba dan telah dilakukan rehab. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.