Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Populasi Anjing Tinggi, Lodtunduh dan Kelusa Masuk Desa Zona Merah Rabies

Bali Tribune / Petugas gencar gelar vaksinasi di Desa Lodtunduh yang masuk Zona Merah Rabies

balitribune.co.id | Gianyar - Meski tidak liar, karena populasi anjing sangat tinggi dan kurang terpelihara dengan baik, Desa Lodtunduh, Ubud dan Desa Kelusa, Payangan kini masuk katagori Zona Merah Rabies. Penambahan dua desa ini, menjadikan Delapan desa di Gianyar kini masuk katagori Zona Merah Rabies.

Dari data yang dihimpun dari Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar, Senin(5/4), Populasi di Desa Lodtunduh mencapai 1.654 ekor dan di Desa Kelusa mencapai 1.122 ekor. Sedangkan estimasi polulasi anjing di Gianyar sekitar 88ribu ekor, ini termasuk populasi yang tinggi.

Kabid Kesehatan Hewan dan Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar, I Made Santiarka, membenarkan populasi anjing di dua desa tersebut tergolong tinggi. Dibenarkan pula bahwa dua desa ini di Tahun 2021 sudah termasuk zona merah rabies. Sehingga di Gianyar saat ini ada delapan desa masuk zona merah rabies. 

Made Santiarka menjelaskan enam desa yang sebelumnya zona merah rabies, Desa Sebatu, Medahan, Buruan, Taro, Bresela, Keliki, Melinggih dan Ubud.  Namuan, tahun ini  tambah lagi dua, yakni  Lodtunduh dan Kelusa. Untuk di Desa Lodtunduh, keseluruhan anjing sudah divaksin, sedangkan di Desa Kelusa dari populasi 1.122 ekor yang sudah divaksin sebanyak 936 ekor. "Kendalanya banyak anjing peliharaan di tegalan atau pondok dan saat vaksinasi anjing tersebut lepas liar," jelasnya.

Atas kondisi ini, warga yang memiliki anjing peliharaan yang belum divaksin diharapkan agar segera vaksinasi atau melaporkan ke klian banjar setempat. Sehingga bisa dilakukan vaksin secara bersamaan. Dijelaskannya lagi selain vaksinasi juga dilakukan eliminasi terhadap anjing liar. "Eliminasi harus ada permintaan dari warga, paling tidak permintaan dari klian banjar atau perbekel. Selanjutnya kami eliminasi, daripada meresahkan dan membahayakan warga.

Perbekel Kelusa, Dewa Putu Jember mengakui kalau populasi anjing di wilayahnya cukup tinggi. Walau demikian, hal ini sudah ditangani oleh Dinas Pertanian dan Peternakan dengan melakukan vaksinasi rabies. 

wartawan
I Nyoman Astana

HUT ke-130, BRI Region 17/Denpasar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan untuk Insan BRILiaN

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) BRI ke-130, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar menyelenggarakan kegiatan donor darah dan layanan kesehatan sebagai komitmen BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan dengan mengedepankan kepedulian sosial dan kesehatan Insan BRILiaN.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Korupsi Rumah Subsidi di Buleleng, 399 Dokumen Direkayasa, Negara Rugi Rp41 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali yang baru Dr. Catharina Muliana Girsang langsung tancap gas dalam membongkar kasus korupsi. Ini seiring ditetapkannya dua tersangka baru berkaitan dengan perkara penyelewengan bantuan rumah subsidi di Kabupaten Buleleng. Mereka masing - masing berinisial KB selaku pemilik dan Direktur PT Pacung Prima Lestari (Pengembang) dan IK ADP Relationship Manager Bank BUMN penyalur kredit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.