Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Populasi Curik Bali Meningkat, Pelestarian Diintensifkan

Bali Tribune / CURIK BALI - Populasi curik Bali di habitat liarnya di kawasan Balai Taman Nasional Bali Barat (TNBB) kini jumlahnya sudah bertambah salah satunya melalui penangkaran.

balitribune.co.id | NegaraCurik Bali atau yang lebih dikenal dengan sebutan Jalak Bali sudah menjadi ikon Bali Barat. Setelah sempat terancam populasinya, kini dipastikan populasi curik Bali di alam sudah mengalami penambahan yang signifikan. Ditengah ancaman yang ada, berbagai upaya kini dilakukan untuk melestarikan populasi curik Bali ini.

Upaya pelestarian curik/jalak Bali hingga kini masih terus dilakukan secara intensif. Kepala Balai Taman Nasional Bali Barat (BTNBB), Agus Ngurah Krisna mengatakan kondisi habitat curik Bali di TNBB hingga kini masih mendukung untuk populasi curik Bali. “Saat ini ada 560 ekor curik Bali yang terdata oleh petugas kami di Bali Barat,” ujarnya. Ia mengakui kondisi alam juga menyebabkan curik Bali berpindah hingga keluar kawasan TNBB, “kawasan TNBB adalah hutan musim sehingga tidak ada sumber air. Saat musim kemarau pasti berpindah,” jelasnya.

Ia menyebut saat ini habitat curik Bali juga hingga di desa penyangga di sekitar kawasan TNBB, “ke kebun-kebun hingga pekarangan masyarakat. Kami sudah monitoring ada 82 ekor yang ada di luar kawasan. Sisanya 488 ada di kawasan TNBB,” jelasnya. Ia yang memastikan kondisi habitan curik Bali masih terjaga, menyebut estimasi populasi curik Bali setiap tahunnya bertambah 100 ekor, “anakan di alam yang terpantau dari bulan Mei 2021 sampai Mei 2022 ada 49 ekor. Masih ada yang tidak tercatat karena penyebarannya luas sekali sekarang,” paparnya.

Ia menyatakan curik Bali yang asal usulnya dari Desa Bubunan, Buleleng ini mampu beradaptasi pada habitat di sekitar permukiman masyarakat. Ia menyebut curik Bali menggunakan celah-celah pohon maupun lobang-lobang pohon sebagai sarang serta menempati sarang buatan sehingga curik Bali berkompetisi dengan burung lain untuk memperebutkan sarang. Ia juga menyebut ada sejumlah ancaman terhadap curik Bali di alam liar. Salah satunya diakatakan adalah lebah yang kerap menempati sarang curik Bali.

Beberapa predator alam diakuinya mengancam populasi curik Bali, “ada monyet ekor panjang yang bisa mengambil telor atau anakannya. Ada juga ular dan burung elang,” ungkapnya.  Ia menyebut berbagai upaya dilakukan untuk menjaga kelestarian curik Bali termasuk mengantisipasi perburuan, “ada upaya-upaya persuasive, preventif hingga revresif. Petugas kami patrolinya sampai keluar kawasan taman nasional jadi cepat mencegah. Perburuan sekarang sudah bisa diminimalisir. Terkahir penangkapan tahun 2018,” ungkapnya.

Berbeda dengan habitat di alam, ia mengakui justru populasi curik Bali kini lebih banyak di penangkaran, “bahkan di luar Bali seperti di Jawa Tengah sudah ada ribuan. Malah lebih banyak yang ditangkar,” ujarnya. Setiap penangkar di luar kawasan konservasi menurutnya diwajibkan menyetorkan 10 persen dari jumlah anakan ke TNBB yang nantinya dilepasliarkan, “terutama penangkar Jawa Tengah dan Jogjakarta yang lima tahun terakhir intensif sekali. Terakhir ada 214 ekor yang diserahkan. Kalau di Bali ada ratusan penangkar juga,” jelasnya.

“Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membatu menfasilitasi mempermudah perijinan penangkaran. Ini salah satu factor keberhasilan dari curik Bali di alam,” jelasnya. Ia pun optimis populasi curik Bali tidak akan punah seperti populasi-populasi yang sudah dinyatakan punah sebelum-sebelumnya. Ia mengakui sejumlah satwa di TNBB memang sudah dinyatakan punah, “harimau Bali dan banteng yang sudah punah. Memang jumlah populasi kecil sangat rawan punah kecuali ada intervensi seperti burung curik Bali ini,” jelasnya.

Selain curik Bali, ia juga menyebut ada keanekaragaman satwa/fauna di TNBB. Ia mengaskan semua satwa di dalam kawasan konservasi TNBB dilindungi, “kalau burung 205 jenis burung, 18 jenis mamalia, terakhir rusa (menjangan) ada 980 ekor di kawasan TNBB, ada kera hitam, tringgiling, kupu-kupu terindentifikasi 67 jenis, reptile 14 jenis,” jelasnya. Bahkan ia menyebut 1 jenis reptile merupakan temuan baru, “ada spesies baru diakui tahun 2020. Diteliti empat tahun sebelumnya. Ada tokek endemi Bali namanya Cyrtodactylus Jatnai,” tandasnya. 

wartawan
PAM
Category

Menteri PKP Tinjau Program Bedah Rumah di Denpasar

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Perumahan dan Kawasan Perumahan (PKP) Republik Indonesia, Maruarar Sirait meninjau bedah rumah dan simulasi tender rakyat di Kota Denpasar Kecamatan Denpasar Utara Kelurahan Tonja, pada Senin (10/8/2026). 

Pada kesempatan itu, Menteri Maruarar Sirait mengunjungi rumah calon penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah milik Ni Wayan Pageh. 

Baca Selengkapnya icon click

Paruman Desa Adat Selumbung Tetapkan Status Krama Rantau

balitribune.co.id I Amlapura - Setelah melalui proses yang cukup panjang, Desa Adat Selumbung, Kecamatan Manggis, Karangasem, akhirnya menggelar Paruman Desa Adat, Sabtu (9/8/2026). Paruman ini menjadi momentum penting untuk membahas status Krama Rantau sekaligus menyusun perarem mengenai mekanisme ngadegang atau pemilihan Kelian Desa Adat Selumbung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Phyrolisis TOSS Karangdadi Hasilkan 2.000 Liter Minyak

balitribune.co.id I Semarapura - Mesin Phyrolisis di tempat pengolahan sampah terpadu (TOSS) Karangdadi Kusamba telah menjalani uji coba sejak tanggal 1 Juli 2026 lalu. Hasilnya, mesin Phyrolisis tersebut berhasil menyuling destilasi sampah menjadi minyak sebanyak 2.000 liter. Minyak ini juga telah diuji coba untuk digunakan pada mesin sepeda motor milik karyawan TOSS Karangdadi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bawaslu Gianyar Motivasi Hak Pilih Penyandang Disabilitas

balitribune.co.id I Gianyar - Penyandang disabilitas yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih didorong untuk aktif menggunakan hak politiknya dalam setiap agenda demokrasi. Bawaslu Kabupaten Gianyar menegaskan, kondisi disabilitas tidak boleh menjadi penghalang bagi warga negara untuk menggunakan hak pilih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.