Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Porkel Sumerta Diikuti 7 Banjar

Permainan Galah di Pekan Olahraga Kelurahan (Porkel) Sumerta, Minggu (5/8).

BALI TRIBUNE - Kelurahan Sumerta, Kecamatan Denpasar Timur,  menggelad Pekan Olahraga Kelurahan  (Porkel) Sumerta, Minggu (5/8) bertempat di kawasan  Jalan Nusa Indah Denpasar. Porkel yang digelar guna menjalin hubungan silaturahmi dan  rasa keakraban warga kelurahan Sumerta ini  diikuti 7 banjar. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Camat Denpasar Timur, Dewa Made Puspawan didampingi Lurah Sumerta, I Made Tirana serta tokoh masyarakat yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara.  Dalam kesempatan tersebut Camat Denpasar Timur, Dewa Made Puspawan mengapresiasi serta menyambut baik kegiatan Porkel ini. Pihaknya berharap agar kegiatan seperti ini bisa di terus dilaksanakan kedepannya selain bertujuan untuk menjalin hubungan silaturahmi antar warga dan kegiatan memeriahkan HUT RI ke-73.  “Kedepan saya berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan berkesinambungan, dimana kegiatan ini sesuai dengan tema porkel yakni meningkatkan kreativitas dan sportivitas dalam rangka menjalin persatuan dan kesatuan yang sudah barang tentunya kita laksanakan dengan kegiatan yang positif,”kata Puspawan. Pihaknya juga berharap dari kegiatan porkel ini bisa menggali dan menjaring bibit-bibit potensial untuk nantinya berlaga mewakili Kelurahan Sumerta di  kegiatan pekan olahraga kota (Porkot), dan yang terpenting selain itu adalah bagimana warga bisa terus berupaya menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing. Sementara Lurah Sumerta I Made Tirana mengatakan, disamping untuk memeriahkan HUT RI ke-73 kegiatan ini  juga untuk menjalin keakraban antar warga se- Kelurahan Sumerta. Kegiatan ini juga tujuannya untuk menggali potensi serta mencari bibit-bibit atlit yang nantinya dipersiapkan untuk berlaga diajang Porkot. Lebih lanjut Tirana mengatakan kegiatan ini melibatkan semua lingkungan yang ada di Kelurahan Sumerta seperti, lingkungan Buaji Sari, Tanjung Bungkak I, Ketapian Kelod, Ketapian Kaja, Abian  Kapas Kaja, Abian Kapas Tengah, dan Abiankapas  Kelod yang mana kegiatan ini memang rutin diselenggarakan setiap tahunnya.  Porkel ini mempertandingkan 3 cabang, yakni tarik tambang putra, medagongan putra, hadang PKK dan hadang STT, bagi para pemenang disediakan piala, piagam plus uang pembinaan dari panitia. “Porkel ini sejatinya kami selenggarakan untuk menjalin hubungan silaturahmi antar warga se-Kelurahan Sumerta serta serangkaian memperingati HUT RI ke-73, kalah menang itu biasa yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menjalin keakraban serta keharmonisan antar warga,” kata Tirana. Ia menambahkan, pihaknya juga tidak henti-hentinya mendengungkan masalah kebersihan kepada warga, sesuai dengan arahan Bapak Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakil Walikota, I.G.N Jaya Negara yakni menjadikan Denpasar clean and green yang berwawasan budaya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Hadirkan Super Deal Akhir Tahun “Astra Honda Vaganz"

balitribune.co.id | Denpasar – Guna memberikan manfaat lebih bagi masyarakat Bali, khususnya karyawan Grup Astra Bali, Astra Motor Bali menghadirkan program super deal akhir tahun bertajuk “Astra Honda Vaganza”. Program ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen Astra Motor Bali dalam mempermudah kepemilikan sepeda motor Honda menjelang penutupan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Empat Kapolres dan Dua Direktur Polda Bali Diganti

balitribune.co.id | Denpasar - Gerbong mutasi di tubuh Polri kembali bergerak. Sebanyak 905 perwira Polri dimutasi mulai dari pangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) sampai Brigadir Jendral Polisi (Brigjen Pol). Mutasi sebanyak ini berdasarkan tiga Surat Telegram Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo bernomor; ST/2781A/XII/KEP./2025, ST/2781B/XII/KEP./2025, dan ST/2781C/XII/KEP./2025,  tanggal 15 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih: Ketika Pariwisata Bertumpu pada Sawah dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Hamparan sawah terasering Jatiluwih, Tabanan, Bali, selama ini memikat mata dunia. Namun daya tarik kawasan ini bukan semata pada panorama hijau berundak yang fotogenik. Di baliknya, hidup sebuah sistem peradaban agraris berusia lebih dari seribu tahun: Subak. Sistem irigasi tradisional ini bukan hanya mengatur aliran air, tetapi juga mengikat hubungan sosial, nilai religius, serta keseimbangan ekologis masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.