Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Posko Pemenangan JOSS24 Paten Dibuka sebagai Rumah Aspirasi

Bali Tribune / POSKO - Peresmian Posko Pemenangan JOSS24 Paten Jalan Sudirman, Singaraja, Sabtu (21/9).

balitribune.co.id | SingarajaBakal Calon Wakil Bupati Buleleng pada Pilkada 2024, Gede Supriatna mengatakan pos komando (Posko) Pemenangan JOSS24 Paten akan menjadi rumah aspirasi bagi seluruh elemen masyarakat di Buleleng. Siapapun boleh datang ke rumah pemenangan untuk menyalurkan aspirasi, hobi dan berkegiatan kreatif.

“Kita akan rangkul komunitas kreatif untuk berkegiatan disini, pameran UMKM, dan siapapun boleh datang menyalurkan aspirasinya disini,” kata pria yang akrab dipanggil Supit pada pembukaan Posko tengah kota, Jalan Sudirman, Singaraja, Sabtu (21/9).

Selain itu, dalam kapasitasnya sebagai calon pemimpin Buleleng mendampingi dr. Nyoman Sutjidra, Supit mengaku memiliki keinginan untuk membenahi Kota Singaraja. Sebagai etalase daerah, Singaraja harus menjadi hunian yang nyaman bagi penghuninya.

“Kita akan percantik kota Singaraja, menyelesaikan banjir tahunan di Kampung Anyar, ada tempat rekreasi bagi warga kota Singaraja,” ucap Supit sembari menegaskan tidak akan banyak janji tapi akan banyak bekerja.

Posko Pemenangan JOSS24 Paten sendiri akan menjadi rumah aspirasi selama kampanye untuk memenangkan calon Bupati Buleleng/wakil Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra- Gede Supriatna dan calon Gubernur/Wakil Gubernur Bali, Wayan Koster – Nyoman Giri Prasta. Sejumlah tokoh ikut hadir dalam peresmian posko, selain mitra koalisi partai politik pengusung Sutjidra-Supriatna, kader partai PDI Perjuangan hadir pula Nyoman Arya Astawa alias Mang Dauh dan Kelian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna.

Bakal Calon Bupati Nyoman Sutjidra dihadapan pendukungnya menyatakan, siap bekerja membangun Buleleng bersama Gede Supriatna. Dia mengutarakan lima program prioritas sebagai implementasi dari visi misi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Untuk itu, Dia memohon dukungan agar semua lini baik dari koalisi partai dan relawan terus bergerak memenangkan JOSS24 dan Koster Giri. Sutjidra juga berkomitmen untuk merangkul semua pihak dari berbagai latar belakang untuk ikut bersama membangun Buleleng.

“Saya akan merangkul semua golongan, merangkul seluruh perbedaan karena kita adalah satu sebagai orang Buleleng,” janji Sutjidra.

Sedangkan Ketua Tim Pemenangan JOSS24, Ketut Ngurah Arya mengatakan, setelah peresmian posko pemenangan, seluruh pendukung dan mitra koalisi sudah harus bergerak memenangkan pasangan JOSS24.

“Kita langsung bergerak, besok setelah penetapan semua lini sudah harus bergerak bersama,” ujar Arya.
Arya yakin, pasangan Sutjidra- Supit akan mampu memenangkan Pilkada karena didukung oleh banyak pihak. Di parlemen, kata Ngurah Arya, bahwa PDI Perjuangan telah memiliki kursi hingga 40 persen serta ditambah lagi dengan porsi dari partai pengusung lain dan kerja relawan.

”Paling tidak, modal 55 persen kemenangan sudah ada, belum lagi ditambah kerja-kerja relawan, kita harapkan semua solid memenangkan JOSS24,” kata Arya.

Dengan kombinasi pengalaman Sutjidra dan Supriatna akan menjadi solusi dalam tata Kelola pemerintahan. Sutjidra berpengalaman menjadi wakil bupati selama dua periode, begitupun Supriatna berpengalaman memimpin legislatif selama dua periode dipastikan mempu memecah solusi dari permasalahan yang dihadapi Buleleng.

“Pokoknya pasangan Sutjidra dan Supriatna akan membebaskan Buleleng dari kemiskinan,” imbuh Arya.

Sementara itu, salah satu loyalis Sutjidra-Supriatna Mang Dauh memastikan selalu tegak lurus dengan perintah Ketum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dan sudah siap untuk memenangkan pasangan Nyoman Sutjidra dan Gede Supriatna. Ia mengaku tidak pernah kecewa.

“Saya orang yang pegang komitmen dan martabat, sudah terus turun ke bawah untuk memenangkan JOSS 24,” tegas Mang Dauh.

Kendati sempat ada kecewa dari pendukungnya, Semeton Mang Dauh (SMD) karena dirinya tidak mendapatkan rekomendasi sebagai bakal calon wakil Bupati,namun seiring perjalanan, pendukungnya kini sudah mulai memahami proses yang ada dan sudah bergerak melakukan berbagai kegiatan sosial memenangkan pasangan JOSS24.”Tujuan atau esensi membangun Buleleng walaupun tidak di dalam pasti akan memberikan pandangan, ide dan pikiran pula untuk mereka dalam membangun Buleleng,” ujarnya.

Begitu juga dengan Klian Desa Adat Buleleng, Nyoman Sutrisna, ia mengaku diundang dan siap mendukung pasangan JOSS24. Dukungan Sutrisna juga berpotensi membawa dukungan dari gerbong desa adat Buleleng.

“Baik Pak Sutjidra dan Supriatna adalah teman saya, arah dukungan saya tidak kemana-mana lagi, sudah disini,” tandas Sutrisna. 

wartawan
CHA
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.