Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PPDB Tak Sesuai Juknis, ORI Bali Turun ke Tabanan

Ombudsman Perwakilan Bali usai mengecek SMP yang kelebihan siswa di Tabanan, kemarin.

BALI TRIBUNE - Adanya kelebihan jumlah siswa yang tidak sesui Petunjuk Teknis (Juknis) di beberapa SMP favorit di Tabanan, membuat asisten Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali turun ke Tabanan, Kamis (12/7). Mereka mengecek ke sejumlah sekolah SMP di Tabanan untuk mengetahui kejelasan. Memang ada ditemukan indikasi terutama di sekolah favorit kelebihan siswa yang tidak sesuai juknis. Sekitar pukul 10.00 Wita Asisten Ombudsman Perwakilan Bali, Ida Bagus Kade Oka Mahendra bersama rekannya Titen Oktarini tiba di Tabanan. Mereka langsung mengecek beberapa SMP di Tabanan terutama SMP Favorit.   Dijelaskan Ida Bagus Kade Oka Mahendra, setelah kroscek ke lapangan, memang ada beberapa sekolah dengan jumlah siswa yang melebihi juknis. Hanya saja belum bisa dijelaskan sekolah mana saja, karena baru data awal. "Ini baru data awal nanti akan dicek dulu," jelasnya.  Bahkan di hari yang sama, pihaknya juga merencanakan bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Tabanan Gede Susila, hanya saja Gede Susila tidak bisa ditemui sebab sedang melaksanakan rapat di provinsi. "Kami sekarang mau ketemu Sekdis menanyakan tentang hasil data yang kami ambil," tegas Mahendra.  Menurut Mahendra, data-data yang didapatkan ini akan dikumpulkan terlebih dahulu. Apakah benar kebenaranya atau seperti apa. "Jadi sekarang belum bisa dijelaskan gamblang, karena data ini akan dirapatkan di kantor setelah itu hasil akan dibawa ke Dinas Pendidikan Tabanan sesuai dengan petunjuk pimpinan kami," tegasnya.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.