Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PPID Diminta Aktif Beri Informasi untuk Cegah Penyebaran Covid-19

Bali Tribune/ Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Prof. Dr. Widodo Muktiyo saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Virtual Forum Keterbukaan Informasi Publik Wilayah Bali, Selasa (1/9/2020).
Balitribune.co.id | Denpasar - Pejabat Pengelola Informasi Dokumentasi (PPID) diminta mengambil peran aktif memberi informasi terkait dengan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Prof. Dr. Widodo Muktiyo saat menjadi pembicara kunci pada Seminar Virtual Forum Keterbukaan Informasi Publik Wilayah Bali, Selasa (1/9/2020).
 
Widodo Muktiyo yang mengikuti seminar dari Kantor Kementerian Kominfo Jakarta mengapresiasi forum diskusi yang digelar di tengah upaya penanganan pandemi Covid-19. Menurutnya kegiatan ini sangat penting karena masyarakat membutuhkan akses informasi di tengah pandemi. 
Ia mengatakan, informasi dibutuhkan untuk mengurangi ketidakpastian. Muktiyo kemudian mengibaratkan informasi sebagai makanan. 
 
“Jika diibaratkan seperti makanan, kita semua yang duduk sebagai PPID di berbagai lembaga publik bertanggung jawab menyediakan informasi yang diminta masyarakat. Karena informasi yang kita sajikan akan sangat menentukan respon publik,” ujarnya.
 
Agar dapat menyediakan informasi sesuai kebutuhan masyarakat, Muktiyo mendorong jajaran PPID terus berupaya meningkatkan profesionalisme. “Petugas jangan mudah sakit hati atau tersinggung ketika dimintai informasi oleh masyarakat,” pesannya. Dalam kesempatan itu, ia juga berbagi tips dalam pemberian informasi agar mudah dipahami oleh masyarakat.
 
 “Kata kuncinya, sajikan informasi sepraktis mungkin agar mudah dipahami dan masyarakat langsung puas,” tambahnya. 
Masih dalam paparannya, Muktiyo menyinggung keberadaan Bali sebagai destinasi wisata utama di Indonesia. Ia berpendapat, posisi Bali yang sangat strategis menjadi tantangan tersendiri bagi PPID daerah ini. 
 
Ia berharap, situasi pandemi tak menyurutkan semangat jajaran PPID Bali untuk terus menyajikan informasi, khususnya terkait dengan upaya penanganan Covid-19 yang saat ini tengah dilakukan oleh pemerintah daerah. Akses informasi yang dibuka seluas-luasnya akan meyakinkan wisatawan untuk berkunjung kembali ke Pulau Dewata. 
 
Webinar yang digagas Kementerian Kominfo ini menghadirkan empat orang pembicara yaitu Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Kominfo Selamatta Sembiring, Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Hendra J. Kede, Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kemenkes Busroni dan Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfos Provinsi Bali Ida Bagus Ketut Agung Ludra.
 
Selamatta Sembiring berpendapat, PPID sejatinya telah berupaya menyajikan berbagai informasi melalui halaman website yang dikelola. Namun yang masih menjadi tantangan adalah bagaimana menarik perhatian masyarakat untuk kepo (ingin tahu,red).
 
 “Kalau saya ibaratkan sebuah warung makan, PPID sudah menyiapkan tempat yang bagus, menu yang enak dan layanan yang baik. Tapi keberadaan warung itu lama-lama akan mati bila tidak ada konsumen yang berkunjung,” cetusnya sembari berharap agar peserta yang dihadirkan dalam seminar virtual kali ini bisa membantu mensosialisasikan keberadaan PPID. Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat Hendra J. Kede, Kepala Bidang Media dan Opini Publik Kemenkes Busroni. Keduanya sepakat dengan optimalisasi peran PPID dalam memberi informasi terkait upaya penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19. 
 
Sementara itu, Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfos Provinsi Bali Ida Bagus Ketut Agung Ludra memaparkan tentang program kerja PPID Bali terkait akses informasi Covid-19. Menurut IB Ludra, website PPID Bali telah dilengkapi beberapa akses informasi terkait Covid-19 yang terhubung langsung dengan gugus tugas. Aplikasi tersebut antara lain ‘Cek Diri’, ‘HMC’ dan “Love Bali’. 
 
Aplikasi ‘Cek Diri’ ditujukan kepada semua yang datang ke Bali. Dengan mengisi apikasi ini, keberadaan mereka selama berada di Bali akan mudah telacak karena aksesnya terhubung lansung dengan gugus tugas.
 
 Secara umum, PPID Bali yang saat ini memegang predikat ‘menuju informatif’ terus berbenah untuk memperoleh hasil penilaian yang lebih baik. 
wartawan
Hans Itta
Category

ECOMOVE 2025, Langkah Nyata HIMA LSPR Bali Jaga Ekosistem Pesisir

balitribune.co.id | Mangupura - HIMA LSPR Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam pelestarian lingkungan melalui kegiatan ECOMOVE #1 yang diselenggarakan di Ekowisata Mangrove Batu Lumbang pada Minggu (23/11). Mengusung tema “Satu Aksi, Seribu Arti, untuk Bumi yang Lestari,” kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dari berbagai SMA, perguruan tinggi, dan perwakilan sponsor.

Baca Selengkapnya icon click

Komite III DPD RI Gelar Rapat Kerja Bersama Pemerintah di Bali dalam Inventarisasi Materi Pengawasan UU Narkotika

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) memiliki mandat konstitusional untuk memperjuangkan kepentingan daerah dalam proses penyusunan kebijakan nasional, termasuk dalam sektor kesehatan melalui alat kelengkapan Komite III. Sebagai representasi daerah, DPD RI berperan memastikan bahwa kebijakan nasional di sektor kesehatan benar-benar dapat diimplementasikan di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tradisi Makepung Lampit, Ritual Kesuburan dan Syukur Petani

balitribune.co.id | Negara - Makepung sebagai salah satu kekayaan budaya di Jembrana. Selain atraksi makepung cikar, Jembrana juga memiliki atraksi makepung lampit. Makepung lampit memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri. Sebagai warisan budaya tak benda, kini makepung terus dilestarikan di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: Konsistensi Kinerja Perbankan Dipastikan Solid Sampai Akhir Tahun 2025

balitribune.co.id | Jakarta - Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyampaikan hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan OJK (SBPO) triwulan IV-2025 yang menunjukkan optimisme responden bahwa kinerja perbankan akan tetap solid hingga akhir tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Teror Kera Liar di Tenganan, Rusak Kebun Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Amlapura - Populasi kera ekor panjang atau Macaca Fascicularis yang semakin tidak terkendali di wilayah pegunungan Bukit Gumang, Bukit Nyuh Tebel dan Bukit Tenganan saat ini cendrung menjadi hama yang meresahkan petani dan warga utamanya di Desa Tenganan dan Desa Nyuh Tebel, Kecamatan Manggis, Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.