Prabowo Sebut Media Kerjanya Membohongi Rakyat | Bali Tribune
Diposting : 2 April 2019 20:41
izarman - Bali Tribune
Bali Tribune/Kampanye Prabowo di Pantai Padang, Sumatera Barat.

Balitribune.co.id | Padang – Capres 02 Prabowo Subianto disambut ribuan pendukungnya saat kampanye di Danau Cimpago, Kawasan Pantai Padang, Sumatera Barat, Selasa (2/4/2019). Dari panggung dia melontarkan kritikan kepada elit politik di Jakarta serta media yang kerjanya membohongi rakyat.

"Kalian bawa kamera ngeliput nggak? Itu rakyat ambil juga atau jadi etok-etok? Banyak media di di Jakarta tidak jelas kerjanya. Kerjanya membohongi rakyat Indonesia," kata Prabowo, seperti dikutip detikcom.

"Eh saudara-saudara. Oke ya, begini mereka itu, mereka mengira hidup di zaman dahulu rakyat Indonesia bisa ditakuti. Kepala desa dipanggil, bupati dipanggil, diancam-ancam. Mereka tidak mengerti kekuasaan ada di tangan rakyat?" lanjutnya.

Selain mengkritik media, Prabowo juga menyinggung sejumlah pihak yang memfitnah dirinya akan melarang tahlilan dan mendirikan khilafah. 
"Yang menuduh Prabowo akan melarang tahlilan. Prabowo ini khilafah, yang menuduh saya khilafah dia yang sebetulnya khilafah. Jangan suka memecah belah, Islam kita itu Islam yang damai, Islam yang rukun. Kita (hidup) saling menghormati. Kita selalu ingin Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi satu,” ungkap Prabowo. 

Ini bukan pertama kali Prabowo melempar kritik terhadap media. Pada Desember 2018 lalu, dia mengkritik media terkait pemberitaan acara Reuni 212 di Monas. Hal tersebut disampaikan Prabowo Subianto saat menghadiri peringatan Hari Disabilitas Internasional di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (5/12/2018). 

"Kita dipandang dengan sebelah mata, kita nggak dianggap, karena dibilang kita nggak punya duit. Mereka sudah tutup semua. Buktinya hampir semua media tidak mau meliput 11 juta lebih orang yang berkumpul, belum pernah terjadi di dunia. Saya kira ini kejadian pertama ada manusia kumpul sebanyak itu tanpa dibiayai oleh siapa pun, mereka dibiayai oleh dirinya sendiri dan rekannya sendiri dan mereka yang mau bantu rakyat sekitarnya. Saya kira belum pernah terjadi," ucap Prabowo. 

Selain itu Prabowo juga mengeritik sejumlah elite di Jakarta yang disebutnya brengsek. Dia minta para elite itu bertobat ke jalan yang benar. 
"Hai elite-elite yang brengsek di Jakarta. Kembalilah ke jalan yang benar. Jangan lagi suka bohongi rakyat. Kalau kalian tobat, tobat di jalan yang benar," kata Prabowo.

Dia menegaskan, setiap anak bangsa tidak boleh saling membenci. Dia mengajak semua pihak membangun Indonesia yang lebih baik.
"Kita tidak boleh membenci, kita tidak boleh menuntut balas dendam. Tapi kita tidak boleh dibohongi terus, kita tidak mau diinjak-injak terus, kita tidak mau dihina terus. Maka kembalilah ke jalan yang benar. Mari bersama-sama membangun masyarakat yang adil dan makmur. Masyarakat yang rukun," ujar Prabowo.