Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prajurit Infanteri Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat

INFANTERI -- Didampingi Danyonif 742/SWY Letkol Inf Agus Doni, para Dandim dan Kasi, Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdahani (kanan) menyerahkan potongan tumpeng syukuran Hari Lahir ke-70 Korps Infanteri, kepada prajurit termuda Prada Yuliaus Rupampam.

BALI TRIBUNE - Prajurit Infanteri menggelar acara syukuran Hari Lahir ke-70 Korps Infanteri di Aula Batayon Infanteri (Yonif) 742/Satya Wira Yudha (SWY), Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/12). Ketika membacakan amanat Komandan Pusat kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Brigjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, Danrem 162/Wira Bhakti Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdahani, SSos., SH., M.Han., mengatakan, peristiwa penting yang menjadi tonggak sejarah infanteri adalah peristiwa saat menghadapi agresi militer Belanda-II pada 19 Desember 1948. Pada saat itu, Panglima Besar Jenderal Sudirman mengeluarkan perintah kilat yang ditujukan kepada Angkatan Perang RI untuk menjalankan rencana yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu siasat untuk melawan musuh dengan melaksanakan perang rakyat semesta. Di mana, pasukan hijrah untuk melaksanakan aksi infiltrasi dengan cara “long march” kembali ke wilayah masing-masing dan membentuk kantong-kantong kekuatan sebagai titik-titik kuat pertempuran gerilya. "Bentuk dan siasat pertempuran yang digunakan tersebut merupakan taktik dan strategi prajurit infanteri untuk melanjutkan perjuangan dalam rangka mempertahankan kemerdekaan," jelasnya. Dari peristiwa tersebut didapatkan nilai-nilai ketokohan, patriotisme, kepemimpinan dari seorang Panglima Besar Jenderal Sudirman, yaitu nilai kejuangan, profesionalisme keprajuritan dan sifat pantang menyerah serta nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat yang harus selalu terpatri dalam jiwa, sikap, dan tindakan setiap prajurit infanteri. "Untuk mengabadikan nilai-nilai tersebut, maka TNI AD menetapkan hari tersebut sebagai Hari Infanteri,” sebutnya. Pada peringatan kali ini mengusung tema “Dengan Semangat Yudha Wastu Pramuka, Prajurit Infanteri Mengabdi dan Membangun Bersama Rakyat” yang mencerminkan komitmen dan tekad yang kuat prajurit dan satuan infanteri untuk menjadi tangguh, profesional, modern serta dicintai dan mencintai rakyat. Acara syukuran tersebut ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Danrem 162/Wira Bhakti, didampingi Danyonif 742/SWY Letkol Inf Agus Doni, para Dandim dan Kasi. Kemudian, potongan tumpeng diserahkan kepada prajurit termuda Yonif 742/SWY atas nama Prada Yuliaus Rupampam, dilanjutkan dengan acara hiburan.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Mesin Phyrolisis TOSS Karangdadi Hasilkan 2.000 Liter Minyak

balitribune.co.id I Semarapura - Mesin Phyrolisis di tempat pengolahan sampah terpadu (TOSS) Karangdadi Kusamba telah menjalani uji coba sejak tanggal 1 Juli 2026 lalu. Hasilnya, mesin Phyrolisis tersebut berhasil menyuling destilasi sampah menjadi minyak sebanyak 2.000 liter. Minyak ini juga telah diuji coba untuk digunakan pada mesin sepeda motor milik karyawan TOSS Karangdadi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bawaslu Gianyar Motivasi Hak Pilih Penyandang Disabilitas

balitribune.co.id I Gianyar - Penyandang disabilitas yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih didorong untuk aktif menggunakan hak politiknya dalam setiap agenda demokrasi. Bawaslu Kabupaten Gianyar menegaskan, kondisi disabilitas tidak boleh menjadi penghalang bagi warga negara untuk menggunakan hak pilih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tekan Biaya Produksi, Universitas PGRI Mahadewa Indonesia Latih Warga Desa Bedulu Fermentasi Azolla untuk Pakan Nila

balitribune.co.id | Gianyar - Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, menyimpan potensi sumber daya lokal yang besar untuk mendukung kegiatan budidaya ikan nila.

Baca Selengkapnya icon click

Modus Tarik Motor Nunggak, Dua Debt Collector Gadungan Diciduk Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Dua pemuda asal NTT masing - masing berinisial LAN (23) dan FC (22) dibekuk anggota Polda Bali karena merampas sepeda motor orang. Dalam beraksi, kedua pelaku mengaku sebagai debt collector digunakan dua pria untuk merampas sepeda motor milik warga. Bermodal data yang ditunjukkan melalui telepon seluler, kedua pelaku mendatangi korban dan meminta motor dengan dalih menunggak angsuran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.