Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prajurit Kodam IX/Udayana Kembali dari Misi Pemeliharaan Perdamaian

Bali Tribune/ Prajurit Kodam IX/Udayana telah selesai bertugas dalam misi perdamaian di Afrika Tengah.







balitribune.co.id | Gianyar - Kepala Staf Kodam (Masdam) IX/Udayana Brigjen TNI Harfendi, SIP, MSc, menyambut kedatangan 159 prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda (Satgas Kizi TNI Konga) XXXVII-G/United Nations Multi-Dimensional Intergrated Stabilization Mission in Central in Africa (MINUSCA CAR) dari misi perdamaian di Afrika Tengah.

Upacara Penyambutan digelar di Lapangan Mako Yonzipur 18/YKR Gianyar, Rabu (17/11), diikuti 143 personel Yonzipur 18/YKR, 11 personel Denkav 4/SP, 2 personel Paldam IX/Udayana, 2 personel Zidam IX/Udayana, dan seorang personel Denmadam IX/Udayana.

Ketika membacakan amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, MSc, Kasdam mengapresiasi keberhasilan Satgas tersebut, karena secara umum Satgas Kizi TNI Konga ini dinilai berhasil mengemban tugas negara dalam melaksanakan misi pemelihara perdamaian di Afrika Tengah.

"Selaku Pangdam IX/Udayana maupun pribadi, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh prajurit Batalyon Zeni Tempur 18/Yudha Karya Raksaka, karena telah berhasil melaksanakan tugas negara menjadi Main Body Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-G MINUSCA CAR," ucap Pangdam dalam amanatnya.

Pada kesempatan tersebut, Pangdam juga berpesan bahwa pengalaman yang didapat saat penugasan tersebut, agar dijadikan sebagai bekal berharga, sekaligus bahan evaluasi dan introspeksi dalam rangka mengembangkan kemampuan diri dalam pelaksanaan tugas di masa yang akan datang.

Hal ini penting untuk dihayati dan disadari, mengingat pelaksanaan tugas di masa mendatang tentu akan semakin berat, sehingga menuntut sikap mental, disiplin, dedikasi, semangat juang yang tinggi, dan profesionalisme prajurit Batalyon Zeni Tempur 18/Yudha Karya Raksaka, serta agar segera melakukan konsolidasi dan inventarisasi material, terutama terkait senjata.

"Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih dan kepada seluruh prajurit yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-G Minusca atas keberhasilan dalam melaksanakan tugas. Selamat bertemu kembali dengan keluarga kalian masing-masing dan sampaikan salam saya kepada keluarga kalian," kata Pangdam.

Usai Upacara Penyambutan, Komandan Yonzipur 18/YKR Letkol Czi Parlindungan Simanjuntak, SSos, MSi, selaku Dansatgas Kizi TNI Konga XXXVII-G MINUSCA CAR menyampaikan bahwa selama kurang lebih satu tahun melaksanakan misi penjagaan perdamaian dunia, pihaknya selalu mengangkat citra satuan dan TNI, juga citra dan harumnya nama bangsa dan negara Republik Indonesia di forum internasional.

"Ada suatu slogan yang selalu kami pegang saat di sana (Afrika Tengah, red), yaitu nama negara diatas segala-galanya', kekurangan maupun kelebihan kami tonjolkan menjadi sebuah kelebihan, sehingga prestasi kami mampu bersejajar, bahkan melebihi kontingen dari negara lain. Semoga, kesempatan yang kami terima ini dapat menjadi pengalaman bagi diri sendiri untuk ditularkan kepada rekan-rekan yang akan menjadi bagian dari Satgas Kizi TNI Konga selanjutnya," harapnya.

Disisi lain, para keluarga prajurit juga mengaku senang bisa berkumpul bersama suami ataupun bapaknya kembali. Rasa sedih, kangen dan rindu selama ditinggal bertugas di Afrika kini telah terbayarkan. “Selama ditinggal bertugas pun para keluarga prajurit selalu berdoa, agar para prajurit yang tergabung dalam Kontingen Garuda tersebut dapat melaksanakan tugas dengan baik dan aman, sehingga bisa pulang kembali dalam keadaan sehat wal'afiat,” ungkap salah seorang anggota keluarga prajurit.

Upacara penyambutan tersebut juga dihadiri oleh Irdam IX/Udayana, Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satys, para Asisten Kasdam IX/Udayana, LO TNI AL, LO TNI AU, para Komandan an/Kabalakdam IX/Udayana, Wakil Bupati Gianyar, Kapolres Gianyar, dan Kajari Gianyar, serta undangan terkait lainnya.

wartawan
JOK
Category

Konflik di Timur Tengah Dapat Berdampak Pada Perguruan Tinggi Pariwisata

balitribune.co.id I Badung - Perguruan tinggi pariwisata mulai mengkhawatirkan dampak dari konflik geopolitik di Timur Tengah jika terjadi berkepanjangan. Pasalnya, ketegangan antarnegara di Timur Tengah akan berpengaruh terhadap terbatasnya pergerakan masyarakat di negara-negara tersebut khususnya yang ingin melakukan perjalanan wisata ke suatu destinasi termasuk ke Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Reka yasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.