Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Predator Red Devil Ancam Keberadaan Ikan Nila Danau Batur

Bali Tribune/ I Wayan Sarma
Balitribune.co.id | Bangli - Keberadaan predator jenis ikan Red dDevil menjadi ancaman keberadaan ikan nila di Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli. Pasalnya, predator yang habitat aslinya berasal dari danau Managua dan danau Nikargua di Amerika Tengah memangsa ikan nila. Bahkan populasi predotor ini terus meningkat.
 
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli I Wayan Sarma saat dikonfirmasi terkait keberadaan ikan Red Devill di Danau Batur tidak menampiknya. Menurutnya, keberadaan ikan Red Devil sudah terdeteksi sejak tahun 2016. Sifat ikan yag karnivora memangsa serangga, cacing,ikan kecil,termasuk telurikan. ”Ikan ini sifatnya teritorialis dan invasifesehigga dengan sifat perkembanganya cukup pesat di beberapa danau termasuk di Danau Batur. Ikan Red Devil selain memakan pakan ikan juga memasng ikan nila. “Keberadaanya sudah terdeteksi sejak lama jika dibiarkan akan berpengaruh terhadap populasi ikan nila,” ujarnya, Kamis (14/1).
 
Terkait keberadaan ikan Red dDevil, pihaknya telah turun mengedukasi masyarakat khusunya kelompok ikan untuk menangkap dan membawa ikan tersebut ke darat dan jangan sampai dibudidayakan. “Sejatinya ikan Red Devil bisa dikonsumsi, namun kwalitasnya kurang bagus,” sebutnya..
 
Menurut Wayan Sarma, jika populasi ikan predator meningkat akan berdampak pada populasi ikan nila atau keseimbangan ekosistem tidak terjaga. “Kami bukan mau membasmi ikan Red Devil, tapi hanya mengendalikan sesuai ambang batas, sehingga ekosistem berjalan seimbang,” sebutnya.
 
Disinggung dari mana datangnya ikan Red Devil hingga berkembang biak di Danau Batur, kata Wayan Sama kemungkinan secara tidak sengaja ada penghoby ikan membuang ikan tersebut ke danau dan ikan tersebut bercampur pada benih ikan nila yang ditebar. ”Sejauh ini keberadaan ikan Red Devil belum begitu dirasakan oleh kelompok ikan, jika dibiarkan tentu akan berpengaruh terhadap nilai ekonimis,” sebut Wayan Sarma.
wartawan
Agung Samudra
Category

Sambut Wajib Belajar 13 Tahun, Bunda PAUD Karangasem Tekankan Pentingnya Satu Tahun Prasekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem terus mematangkan kesiapan dunia pendidikan dalam menyambut program nasional Wajib Belajar 13 Tahun. Langkah nyata ini diawali dengan penguatan pada jenjang prasekolah sebagai fondasi utama pendidikan anak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Idul Adha, Pasar Hewan Kayuambua Sepi Aktivitas

balitribune.co.id I Bangli - Menjelang hari raya Idul Adha aktivitas jual beli sapi di Pasar Hewan Kayuambua, Kecamatan Susut, Bangli, mengalami penurunan drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut diutarakan  Koordinator Pasar Hewan Kayuamba I Nengah Degdeg, pada Senin (25/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan Segera Dimulai

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan memastikan proyek penataan Jalan Gajah Mada dan Terminal Pesiapan segera dimulai pada minggu ini. Kepastian tersebut menyusul rampungnya proses tender dan jadwal penandatanganan kontrak kerja yang direncanakan pada Selasa (26/5/2026) mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satgas PASTI Hentikan Dugaan Penipuan Appeninc, VID, dan Sensenowai

balitribune.co.id | Jakarta - Satgas PASTI kembali mengambil langkah tegas dengan menghentikan kegiatan tiga entitas yang diduga terlibat dalam praktik penipuan digital, yakni Appeninc, VID, dan Sensenowai.

Dalam siaran pers yang dirilis Senin (25/5/2026), Satgas mengungkap bahwa ketiga entitas tersebut menjalankan modus berbeda, mulai dari impersonasi perusahaan asing hingga investasi kripto fiktif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.