Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Prestasi di Tengah Pandemi, Berturut-Turut Lolos Paskibraka Nasional

Bali Tribune/ PASKIBRAKA - Valentina Dyastika yang lolos Paskibraka Nasional dan I Putu Yasa Semadi yang lolos Paskibra Provinsi Kamis (22/7) menemui Bupati Tamba sebelum mengikuti pelatihan.



balitribune.co.id | Negara  - Kendati ditengah pandemic, namun anak-anak muda Jembrana terus menorehkan prestasinya. Kali ini kembali pemuda Jembrana terpilih sebagai Pasukan Pengibar Bedera Pusaka (Paskibraka) di Tingkat Nasional dan provinsi. Tahun 2021 ini merupakan kelima kalinya secara berturut-turut Jembrana lolos sebagai Paskibraka Nasional.
 
Pandemi yang telah mewabah sejak 1,5 tahun, memang menimbulkan dampak diberbagai sector. Berbagai pembatasan menyebabkan keterbatasan dalam aktifitas masyarakat. Termasuk juga di dunia pendidikan. Salah satunya diberlakukan belajar dari rumah secara daring. Namun dampak pandemic rupa-rupanya tidak menghambat anak-anak muda Jembrana untuk tetap berprestasi. Terbukti tahun ini pelajar Jembrana kembali lolos ke tingkat nasional sebagai Pasukan Pengibar Bedera Pusaka (Paskibraka) di Tingkat Nasional.
 
Kali ini pemuda Jembrana yang terpilih mewakili Jembrana ke tingkat nasional tersebut adalah Valentina Dyastika (17) asal Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana. Siswi kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Negara ini sukses mewakili Bali di kancah Nasional untuk bergabung dengan putra-putri terbaik dari provinsi lainnya di Jakarta. Putri dari pasangan Alm. I Nyoman Yastika dan Ni Luh Made Budiasih ini sebelumnya telah dinyatakan lolos sleksi ketat di tingkat Provinsi Bali setelah bersaing dengan perwakilan peserta seleksi dari kabupaten/kota lainnya.  
 
Begitupula dengan I Putu Yasa Semadi (17) asal Banjar Baluk I, Desa Baluk, Kecamatan Negara. Siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Mendoyo ini lolos ke tingkat Provinsi Bali juga sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra). Putra pasangan I Ketut Notesen dan Ni Ketut Darwati ini sukses mewakili Jembrana untuk bergabung dengan putra-putri terbaik dari kabupaten/kota lainnya. Anak petani ini sebelumnya telah dinyatakan lolos seleksi ketat setelah bersaing dengan teman-temannya yang sama-sama berangkat dari Jembrana.
 
Kini keduanya akan mengikuti pelatihan secara intensif sebelum bertugas saat upacara peringatan HUT Ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kedua putra terbaik bumi makepung ini diminta agar selalu menjaga nama baik daerah. “Kalian merupakan siswa dan siswi terbaik Jembrana karena selama sleksi sukses mewakili kabupaten Jembrana untuk Paskibraka tahun 2021 ini. Dengan kepercayaan itu, kami minta agar selalu menjaga nama baik daerah, khususnya kabupaten Jembrana,” harap Bupati Jembrana, I Nengah Tamba Kamis (22/7).
 
Terlebih Valentina yang lolos mewakili Bali di tingkat Nasional, menurut Tamba merupakan momentum yang sangat berharga. Prestasi ini menajdi kesempata untuk bisa bergabung dengan para siswa-siswi terbaik di masing-masing daerah di Indonesia. “Tentu kesempatan ini sangat berharga. Manfaatkanlan kesempatai ini dengan sebaik-baiknya. Kalian ini nanti bertemu dengan teman-teman yang sukses. Maka kesempatan bergaul dengan teman-teman yang sukses, kalian tentu mempunyai harapan menjadi orang sukses,”tegasnya.
 
Bupati asal Kaliakah ini juga mensupport duta Jembrana, I Putu Yasa Semadi yang lolos mewakili Jembrana di tingkat provinsi.”Meskipun kalian saat ini belum beruntuk masuk nominasi di tingkat nasional, namun prestasi kalian patut diapresiasi oleh para siswa dan siswi lainnya di Jembrana.  Kami ingatkan agar kalian selalu komitmen menjaga nama baik Jembrana serta hindarkan diri dari perbuatan-perbuatan di luar aturan serta norma dan yang tidak kalah pentingnya, kami ingatkan kalian semua untuk selalu mematuhi Prokes,” tandasnya.
wartawan
PAM
Category

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Alas Kedaton “Panen” Turis

balitribune.co.id | Tabanan - Galungan dan Kuningan, menjadi waktu sangat berharga bagi Manajemen Operasional Daya Tarik Wisata (DTW) Alas Kedaton di Desa Kukuh, Kecamatan Marga. Di momen itu, terutama Umanis Galungan, objek wisata alam berupa hutan yang menjadi habitat kawanan monyet ini banyak dikunjungi turis baik domestik maupun mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DJP Bali Catat Kinerja Positif Penerimaan Pajak Tumbuh 10,32 Persen

balitribune.co.id | Denpasar - Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Bali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Hingga Oktober, penerimaan pajak berhasil dihimpun sebesar Rp13,07 triliun, atau 72,68% dari total target tahunan yang dipatok Rp17,99 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Forum Bendesa Adat Ingin Proyek Lift Kaca Dilanjutkan

balitribune.co.id | Semarapura - Forum Paiketan Sejebak Bendesa Adat se-Nusa Penida menyatakan sikap bersama terkait polemik proyek lift kaca di kawasan wisata Kelingking, Desa Bunga Mekar. Perwakilan forum, Jro Ketut Gunaksa, menegaskan seluruh bendesa adat yang hadir sepakat agar pembangunan lift kaca dilanjutkan demi kepentingan masyarakat Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Ikuti Gotong Royong Semesta Berencana Tanam Pohon dan Bersih Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Kegiatan Gotong royong Semesta Berencana Penanaman Pohon dan Bersih Sampah kembali dilaksanakan serentak di seluruh Bali. Kegiatan utama dipusatkan di Kawasan Pantai Telaga Waja, Kelurahan Tanjung Benoa, pada Minggu (30/11). Sebelum melaksanakan kegiatan penanaman 2.000 bibit pohon Mangrove dan bersih sampah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin Apel kesiapan pasukan.

Baca Selengkapnya icon click

Pedas! Harga Cabai Rawit Tembus Rp 75 Ribu per Kilo di Pasaran Pascakuningan

balitribune.co.id | Amlapura - Usai Hari Raya Kuningan, harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional di Karangasem melonjak drastis. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Subagan, Karangasem, harga cabai rawit saat ini sudah menyentuh Rp. 75.000 perkilo untuk kwalitas super, sementara untuk cabai campuran dijual  sebesar Rp. 65.000  perkilo.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.