Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PRG Choir Polda Bali Gelorakan Semangat Toleransi

Suasana latihan PRG Choir di Mapolda Bali kemarin

BALI TRIBUNE - Melalui Praise the Righteous God (PRG) Choir, Polda Bali menggelorakan semangat toleransi serta persatuan dan kesatuan. Sebab, anggota PRG Choir berjumlah 88 orang yang akan membawa nama Polda Bali untuk tampil pada perayaan Natal bersama di Mabes Polri di Jakarta, Kamis (17/1) mendatang ini tidak hanya beragama Kristen, tetapi juga beragama Hindu dan Muslim. Namun mereka semua menyanyikan lagu - lagu rohani Kristen.  IPTU Ni Putu Wila Indrayani, SI.k., SH, salah seorang anggota PRG Choir mengaku senang karena dapat berpartisipasi dan ikut ambil bagian dalam perayaan hari raya agama Kristen. "Saya beragama Hindu, tetapi tidak ada masalah. Saya justru bangga karena bersama - sama dengan teman - teman terlibat langsung. Memang awalnya, agak sulit belajar lagu Kristen, tetapi sekarang sudah tidak ada masalah. Mari kita gelorakan semangat toleransi dari Bali untuk dunia," ajak Polwan lulusan Akpol tahun 2012 ini seusai latihan di Mapolda Bali, Rabu (9/1) kemarin. Sementara pelatih, Tommyanto Kandisaputra mengatakan, PRG Choir ini adalah ide dari Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose. Ia hannya dimintai tolong untuk membentuk tim tersebut yang beranggotakan anggota Polda Bali yang bukan berlatar belakang penyanyi. Dan PRG Choir ini sudah tampil di 14 tempat umum, seperti di Bandara, di hotel - hotel, mall dan ground zero sebelum perayaan Natal 25 Desember lalu. "Respon masyarakat saat itu sangat luar biasa. Seperti di Bandara, penumpang yang datang mereka nonton dulu. Hidup toleransi saling pengertian dan saling mendukung. Kita tampil di tempat umum untuk suarakan ide persatuan dan kesatuan," ujarnya. Dalam latihan kemarin, Tommyanto memberikan latihan vokal, koreografi & janger. "Ada koreografinya karena zaman sekarang sudah ada genre yang berbeda. Tujuannya, tidak hanya menghibur telinga saja tetapi juga mata yang penonton," pungkasnya.

wartawan
Redaksi
Category

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bupati Badung Ajak Jajaran Fokus Menuju Indonesia Emas 2045

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Selaku Inspektur Upacara Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Senin (17/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Gianyar Berlangsung Khidmat

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Alun-Alun Gianyar, Senin (17/8/2026) pagi. Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti jajaran Perangkat Daerah, TNI, Polri, pelajar, serta anggota Pramuka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Arya Wibawa Pimpin Apel Penurunan Bendera HUT ke-81 RI

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Apel Penurunan Bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung di Lapangan Lumintang, Kota Denpasar, Minggu (17/8/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Peduli Go To School, Bupati Adi Arnawa Lanjutkan Aksi Sosial ke Warga

balitribune.co.id | Mangupura - Kepedulian sosial Pemerintah Kabupaten Badung menyasar kalangan pelajar hingga masyarakat yang membutuhkan. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menggelar kegiatan Badung Peduli Go To School di SMAN 1 Kuta Utara, Jumat (14/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Rawan, Jadwal Pilkel Seretak Gianyar Tersisip Jeda "Abu-abu"

Rawan, Jadwal Pilkel Seretak Gianyar Tersisip Jeda " Abu-abu"

balitribune.co.id | Gianyar - Adanya jeda waktu yang belum terakomodasi secara spesifik dalam regulasi Pemilihan Perbekel (Pilkel) Serentak 2026 di Kabupaten Gianyar dinilai berpotensi meningkatkan kerawanan konflik. Jeda tersebut dikhawatirkan dimanfaatkan oleh para kontestan untuk melakukan aktivitas yang memengaruhi pemilih menjelang hari pemungutan suara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.