Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pria 81 Tahun di Desa Tua Hilang Sejak Pangrupukan

pencarian orang hilang
Bali Tribune / PENCARIAN - Proses pencarian salah seorang warga Banjar Cau, Desa Tua, Kecamatan Marga, yang dilaporkan hilang sejak hari Pangrupukan pada Jumat (28/3/2025) lalu.

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pria tua berusia 81 tahun di Banjar Cau, Desa Tua, Kecamatan Marga, bernama I Ketut Sudiarta, dilaporkan hilang sejak hari Pangrupukan pada Jumat (28/3/2025).

Sampai dengan hari ini, Rabu (2/4/2025), pria tersebut belum ditemukan meski telah dilakukan pencarian. Bahkan, upaya pencarian ini telah melibatkan pihak desa hingga kepolisian setempat. “Belum ditemukan,” jelas Kapolsek Marga, AKP I Ketut Suwandi, saat dikonfirmasi seraya menyebutkan bahwa upaya pencarian dengan melibatkan berbagai unsur sudah dilakukan sejak Minggu (30/3/2025) lalu.

Sesuai laporan yang diterima pihak Kepolisian, Sudiarta pada Jumat (28/3/2025) sekitar pukul 10.00 Wita terlihat berjalan kaki menuju arah selatan di Banjar Cau. Ini sesuai keterangan yang disampaikan saksi bernama I Wayan Piradana.

Selanjutnya, sekitar pukul 13.00 Wita, saksi hendak memberikan makan siang kepada korban di rumahnya. Namun, korban saat itu tidak terlihat sama sekali. Saksi kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah korban. Sayangnya, keberadaan korban tidak ditemukan sama sekali. “Selanjutnya saksi melaporkan kehilangan tersebut kepada perangkat desa maupun prajuru adat,” jelasnya.

Pada saat Nyepi, Sabtu (29/3/2025), pihak keluarga yang dibantu warga banjar setempat sempat melakukan pencarian lagi. Namun, korban kembali tidak ditemukan. Kemudian pada Minggu (30/3/2025) pagi, sekitar pukul 09.00 Wita, pihak keluarga kemudian melaporkan hilangnya korban ke Polsek Marga ditemani Perbekel Desa Tua, I Made Budiarta Putra.

Sejak saat itu, upaya pencarian bersama dilakukan dengan melibatkan warga banjar setempat, personel Polsek Marga, beberapa personel dari Polres Tabanan, BPBD Tabanan, dan Basarnas. Upaya pencarian tersebut dilakukan di sepanjang aliran Tukad Yeh Kakul yang merupakan pencabangan Tukad Yeh Kajang dari ujung selatan hingga utara. Berikutnya di sekitar Beji Pura Puseh Desa Adat Cau serta beberapa tegalan di timur rumah korban. “Sampai saat ini korban belum ditemukan,” tegasnya.

wartawan
JIN
Category

Wabup Bagus Alit Sucipta Jamin Stabilitas Harga Jelang Nyepi dan Idul Fitri

balitribune.co.id I Mangupura - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta bersama Ketua WHDI Badung Nyonya Yunita Alit Sucipta membuka Pasar Murah dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Hari Raya Nyepi Caka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Umum Pratu I Gusti Ngurah Jana, Kelurahan Sading, Selasa (10/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Janjikan Çaka Fest 2027 Lebih Spektakuler

balitribune.co.id I Mangupura - Kemeriahan kompetisi kreativitas pemuda di Kabupaten Badung mencapai puncaknya. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menutup gelaran "Badung Çaka Fest 2026" di Panggung Terbuka Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Minggu (8/3/2026) malam.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

KSOP Celukan Bawang Siapkan Program Mudik Gratis

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan Laut Celukan Bawang, mulai mematangkan persiapan guna menghadapi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran tahun ini. Persiapan ini mencakup ketersediaan armada kapal reguler, program mudik gratis, hingga penyesuaian jadwal pelayaran menyusul kedekatan momen Idul Fitri dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Hanya Panggung Kreativitas Ogoh-Ogoh, Badung Caka Fest Putar Ekonomi Hingga Rp 1,49 Miliar

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam sambutannya di Badung Caka Fest Tahun 2026 beberapa waktu lalu, Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, mengatakan bahwa Badung Caka Fest tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi antara seni, kreativitas, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Lokapaksa Berstatus Waspada, BMKG Pastikan Bukan Dipicu Aktivitas Tektonik

balitribune.co.id I Singaraja - Fenomena tanah merayap yang terjadi di Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, mendapat perhatian dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika. Hasil kajian awal disebut tanah merayap tersebut bukan dipicu aktivitas tektonik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.