Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pria NTT Dibunuh 10 Orang, 8 Masih di Bawah Umur

Bali Tribune / RILIS - Polresta Denpasar memberikan keterangan pers terkait pembunuhan di Jalan Dewi Madri I, Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Minggu (4/6) dini hari.
balitribune.co.id | DenpasarKurang dari 24 jam pada pelaku pembunuhan terhadap Yohanis Emanuel Naikoi (33) yang jazadnya ditemukan di Jalan Dewi Madri I, Desa Sumerta Kelod, Denpasar Timur, Minggu (4/6) dini hari berhasil diungkap anggota Sat Reskrim Polresta Denpasar. Pelaku berjumlah 10 orang, namun 8 diantara mereka masih di bawah umur.
 
Kapolresta Denpasar Kombespol Bambang Yugo Pamungkas didampingi Kasat Reskrim Kompol Losa Lusiano Araujo menerangkan, pihaknya berhasil menangkap para pelaku dua jam setelah kejadian. Namun hanya dua pelaku yang sudah cukup umur bisa dihadirkan, yaitu GKKB alias Krisna (19) dan MI alias Ipan (19). Sisanya yang dibawah umur adalah, Kelvin, Zena, Muja, Udin, Dimas, Herry, Andre dan Rico. "GKKB alias Krisna merupakan tersangka utama. Yang bersangkutan yang membawa pisau lipat dan menusuk korban sebanyak sepuluh luka tusuk. Sisanya yang melakukan pemukulan," ungkap Bambang.
 
Peristiwa tragis ini bermula saat para pelaku minum-minuman beralkohol jenis arak pada pukul 01.00 Wita -  pukul 03.00 Wita, di Malibu Bar. Selesai pesta arak, mereka bersama-sama naik sepeda motor mengarah ke Renon. Zena membonceng Kelvin menggunakan Yamaha Nmax warna lembayung kenalpot standar. Krisna bonceng Hery dan Muja naik Nmax warna Lembayung dengan knalpot brong. Udin bonceng Ipan naik Honda Scoopy hitam Merah. Dimas, Andre dan Rico berboncengan menggunakan sepeda motor jenis Honda Vario hitam. Mereka beriringan dari Jalan Cok Agung Tresna jalan satu arah menuju ke timur, arah Jalan Moh Yamin. Setibanya di depan kantor TVRI, para remaja yang rata-rata duduk di bangku SMP dan SMA itu melihat Yohanis yang berjalan kaki sendirian di sebelah kiri. Muja yang dibonceng oleh Krisna tiba-tiba menendang korban tanpa alasan yang jelas.
 
"Korban yang tidak terima diganggu memberikan balasan. Korban mengambil batu dan melemparnya ke arah para pelaku itu. Batu mengenai punggung Zena sampai dia berteriak kesakitan. Walaupun balasan ini akibat ulah kelompok mereka sendiri, para pelaku tetap marah dan mengejar korban yang sudah menyebrang dan masuk ke Kantor TVRI dengan sepeda motor," terangnya.
 
Lantaran korban masuk Kantor TVRI sehingga para pelaku memutar ke Jalan Mohamad Yamin, masuk ke lapangan Renon dan tembus ke Jalan Cok Agung Tresna lalu kembali ke depan Kantor TVRI. Kevin kala itu berteriak sambil menunjuk ke arah korban yang terpantau menyebrang lagi ke arah Yume Sushi. Geng ini lantas memarkir motornya di depan Yume Sushi dan Rico melempar batu besar ke arah korban tetapi meleset. Korban kemudian berlari dan dikejar oleh para pelaku. Mereka mendapatkan korban dan langsung dipukuli. Rico memukul mengunakan tangan kanan ke arah wajah korban dan Kelvin menendang dengan kaki kanan ke tubuh korban. Krisna turut melayangkan bogem mentah dan dilakukan berulang kali.
 
"Korban sempat berhasil menyelamatkan diri, tetapi hanya sementara," tuturnya.
 
Pria yang bekerja sebagai tukang parkir itu lalu kabur dengan loncat tembok ke barat arah Jalan Dewi Madri dan langsung dikejar oleh para pelaku, baik dengan berlari maupun menggunakan sepeda motor. Yohanis berhasil terkejar oleh Zena yang dibonceng Hery di Jalan Dewi Madri I Nomor 8. Zena melayangkan tendangan, tapi dibalas korban dengan mendorong motornya sampai jatuh. Zena segera dan mengejar korban yang berusaha menyelamatkan diri. Apes bagi korban karena berhasil didapatkan para pelaku dan ditarik bajunya. Pria asal Kabupaten Kupang, NTT itu langsung dihajar dengan pukulan bertubi-tubi hingga tersungkur. Krisna mengeluarkan pisau lipat dan menghujamkannya berulang kali ke tubuh korban. Selanjutnya para pelaku kabur meninggalkan yang terkapar akhirnya tewas di TKP. 
 
Tidak butuh waktu lama, polisi berhasil meringkus 10 pelaku itu. Mereka mengakui melakukan pengeroyokan karena kesal mendapat balasan lemparan batu, setelah pelaku menendang korban. Akibat perbuatannya, para pelaku disangkakan Pasal 170 ayat 2 ke-3 dan atau Pasal 351 ayat 3 KUHP tentang pengeroyokan mengakibatkan hilangnya nyawa korban dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.
wartawan
RAY
Category

BBM hingga Gaji PPPK Disidik, Kasus Korupsi Satpol PP Jembrana Terus Bergulir

balitribune.co.id I Negara - Penanganan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jembrana terus diintensifkan. Setelah melalui tahap penyelidikan dan pemeriksaan sejumlah pegawai, perkara dugaan penyimpangan pengadaan barang dan jasa periode 2022 hingga 2025 tersebut kini resmi ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Baca Selengkapnya icon click

150 Penari Warnai Pembukaan Bulfest 2026, Gubernur Koster Dorong Regenerasi Seniman Muda

balitribune.co.id I Singaraja - Buleleng Festival (Bulfest) 2026 resmi dimulai dengan pertunjukan kolaborasi 150 penari yang menghidupkan suasana Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Selasa malam (18/8/2026). Pembukaan festival dilakukan Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lebih dari 810 Mitra Grab di 9 Kota, Termasuk Denpasar, Meriahkan HUT ke-81 RI Lewat Perayaan Merdeka Bersinergi

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam semangat gotong royong, Grab bersama 810 Mitra Pengemudi dan Mitra GrabMerchant Bintang 5 bersinergi dan bersatu merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui Perayaan Merdeka Bersinergi pada 17 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Lanang Umbara Pimpin Raker Pansus DPRD Badung Serap Aspirasi Bahas Raperda Inisiatif Pemberdayaan Ormas

balitribune.co.id | Mangupura - Panitia Khusus (Pansus) DRPD Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) penyerapan aspirasi membahas penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Badung tentang Pemberdayaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) di Ruang Madya Gosana Lantai III Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuta Utara Jadi Pusat Pariwisata, Bupati Minta Pendataan Penduduk Nonpermanen Diperketat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung meminta Kepala Lingkungan (Kaling) dan Kelian Banjar Dinas di Kecamatan Kuta Utara memperketat pendataan penduduk nonpermanen, terutama warga yang tinggal di rumah kos. Langkah tersebut dinilai penting seiring pesatnya perkembangan pariwisata di wilayah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.