Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Program Hipno Motivation “Memupuk Berani, Panen Bahagia”

Bali Tribune/ Kegiatan Shantisena Sanggam Hipno Motivation for Shantisena.
Balitribune.co.id | Semarapura - Pelaksanaan program Shantisena Sanggam Hipno Motivation for Shantisena kembali dilaksanakan dengan mengusung tema “Memupuk Berani, Panen Bahagia”. Kegiatan ini dipusatkan di Jl Raya Sidemen Paksebali Dawan Klungkung Bali atau lebih dikenal dengan lokasi “Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung”.
 
Acara ini merupakan acara lanjutan Hipno Motivation pada Sabtu lalu (10/10) yang dipimpin oleh Yoga Pramana sebagai perwakilan komando yel-yel dari shantisena “Inovatif, Kreatif, Kerja Nyata” itulah semboyan yel-yel dari shantisena yang begitu ceria, enerjik, dan penuh antusias untuk mengawali acara.
 
“Karena keberhasilan acara sabtu lalu yang dapat memupuk semangat jiwa muda shantisena untuk tampil lebih percaya diri dan melepaskan segala masalah yang ada dalam hidupnya maka pelaksanaan program Shantisena Sanggam ini akan kami tetapkan dilaksanakan per 2 minggu sekali, dengan pelaksanaan waktu dan tempat yang sama.”Ujar ketua DPW PKHI BALI sembari membuka acara.
 
Pelaksanaan kegiatan kali ini diisi oleh 1 narasumber yaitu Master Lan Ananda selama 1,5 jam dan disesi terakhir diisi dengan terapi secara personal yang dibantu dengan tim mentor PKHI Bali selama kurun waktu 1jam.
 
Pelaksanaan kegiatan kali ini sangat begitu menegangkan karena seluruh peserta diajak berselancar digelombang otak alfa dan theta sehingga tak terhindarkan suasana haru, tawa, sedih, bahagia dan tantangan yang memicu andrenalin membuat peserta trance sepanjang acara. “Ketika kamu lahir miskin itu bukan kesalahan kamu tetapi jika kamu mati miskin maka itu akibat ulah kamu.” Ucap Master Lan Ananda disesi 1.
 
Suasana semakin memanas dengan teriakan histeris serta suara tangisan peserta yang begitu keras terdengar membuat acara ini berhasil memecah mental block peserta. Peserta yang berjumlah 40 orang ini dikelompokkan berdasarkan jenis permasalahan dirasakan perindividu.
 
Seluruh jenis permasalahan yang dialami peserta dapat dijamin kerahasiaannya oleh pihak tim PKHI Bali. Mengingat tidak seluruh orang dapat memberikan secara terbuka permasalahan yang dialaminya. Jadi terapinya dilakukan secara personal meski sudah dikelompokkan berdasarkan jenis permasalahan.
 
“Saya pribadi merasa bangga bisa mengikuti kelas hipno motivation hari ini, karena hari ini saya mengetahui bahwa sejak lahir kita ini dilahirkan sebagai seorang pemenang, tapi saya tidak menyadarinya, hari ini saya diajarkan untuk selalu bersyukur atas apa yang saya miliki dan untuk lebih meyakinkan diri bahwa diri kita mampu melakukan setiap hal yang positif dan mampu kedepannya menjadi orang yang sukses.” Ucap Luhade salahsatu shantisena Ashram Gandhi Puri Sevagram Klungkung.
 
Diakhir acara master Lan Ananda mengajak seluruh peserta untuk memiliki frekuensi pikiran yang sama dalam tujuan hidup. "Munculnya masalah itu dikarenakan keinginan dari pikiran itu sendiri. Dan dari diri sendirilah yang akan menemukan solusi yaitu dengan melatih pikiran.”ucap Narasumber sebagai penutup acara.
 
Ida Rsi Pautra Manuaba pendiri dan pengasuh Ashram Gandhi Puri menyambut baik semua program sabtu minggu ( Santhisena Sanggam) dimana selain menjadi waktu untuk memupuk rasa kekeluargaan bagi santhisena juga mendapatkan banyak pembelajaran dari motivator maupun pakar-pakar lainnya yang memberikan jalan untuk menemukan swakarma dan swadharma, Pendidikan life skill training menjadi sangat penting saat ini.
wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Rem Blong di Pecatu, Truk Kontainer Tabrak Molen, Satu Sopir Tewas Tergencet

balitribune.co.id | Kuta - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Padang Padang-Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa malam (27/1) sekitar pukul 23.00 WITA. Truk kontainer diduga mengalami rem blong dan menabrak truk molen, menyebabkan sopir truk kontainer tewas di lokasi kejadian. Evakuasi para korban pun berlangsung dramatis. Pasalnya, kedua sopir tergencet kendaraannya masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click

Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1). Penghargaan diterima Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.