Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Program UMKM Kemenkeu Satu, Pemberdayaan UMKM Melalui Kolaborasi Antar Unit

Bali Tribune / Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT, Susila Brata, yang juga ketua Joint Program UMKM Kemenkeu Satu Provinsi Bali.

balitribune.co.id | DenpasarUnit Eselon I Kementerian Keuangan di Provinsi Bali berkolaborasi dalam Program Pokja UMKM Kemenkeu Satu dengan menggelar Focused Group Discussions (FGD) untuk lebih dari 127 UMKM. Program FGD ini dirancang sebagai sarana interaksi antara para pelaku usaha pengiriman barang dan pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Bali.

Acara yang diselenggarakan di Aula Gedung Keuangan Negara (GKN) I Denpasar, Selasa (16/7) dan mengundang instansi pemerintah, lembaga, serta pihak perbankan yang bersentuhan langsung dengan UMKM. Kegiatan ini merupakan bagian dari FGD Series Siap Ekspor #LOGISTICANDSUPPLYCHAINFORUMKM dengan tema “Strategi Mensiasati Biaya Logistik dalam Membuka Pasar Baru dan Meningkatkan Ekspor bagi Pelaku UMKM”. Sasaran FGD ini bukan hanya UMKM yang sudah berhasil ekspor, tetapi juga UMKM yang memiliki potensi ekspor.

Program UMKM Kemenkeu Satu adalah kegiatan pemberdayaan UMKM yang dilaksanakan secara sinergi oleh seluruh unit di lingkungan Kementerian Keuangan dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan pihak lainnya. Joint Program UMKM berperan dari hulu hingga hilir, mulai dari penggalian potensi UMKM, kemudahan logistik, hingga pemasaran ke luar negeri. Pemateri FGD ini memberikan ilmu terkait pengiriman barang ke luar negeri agar produk dapat bersaing di pasar internasional.

Kepala Kantor Wilayah DJBC Bali, NTB, dan NTT, Susila Brata, yang juga ketua Joint Program UMKM Kemenkeu Satu Provinsi Bali, dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa UMKM di Indonesia dapat menyokong perekonomian nasional dengan menyediakan lapangan kerja lebih dari 97% (117 juta tenaga kerja). Namun, kontribusi UMKM terhadap total ekspor Indonesia tahun 2023 hanya 15,8%, sehingga masih banyak potensi yang belum tergali untuk meningkatkan ekspor dari UMKM.

"Tantangan besar yang dihadapi UMKM adalah tingginya biaya logistik yang mencapai 23,5% dari PDB. Melalui FGD ini, diharapkan narasumber kompeten di bidang ekspor dan supply chain dapat memberikan solusi atas permasalahan logistik yang dihadapi UMKM. “Dengan menguatkan UMKM, kita tidak hanya membangun ekonomi yang lebih dinamis dan inklusif, tetapi juga menjaga keberlanjutan pertumbuhan ekonomi jangka panjang untuk generasi mendatang,” ujar Susila Brata.

Sementara itu, Panelis FGD terdiri dari Chairun, Kepala Cabang DHL Bali, yang menjelaskan proses bisnis pengiriman barang, termasuk persyaratan dan biaya yang dibutuhkan; Ayu Wulan Sagita, perwakilan Konsul Perdagangan di Konsulat Jenderal Republik Indonesia Hong Kong, yang membahas kriteria produk yang dapat bersaing di pasar luar negeri, khususnya di Asia Tenggara; Max The, President of Hong Kong Federation of International Commerce, yang menjelaskan strategi UMKM Indonesia agar dapat memasarkan produk di pasar Hongkong dan China; dan Michael Lorenti, Presiden Direktur Sensatia Botanical, yang berbagi pengalaman mengelola UMKM.

Kegiatan FGD UMKM ini adalah salah satu bentuk nyata dari Joint Program UMKM Kemenkeu Satu Provinsi Bali yang aktif membina 26 UMKM di berbagai sektor usaha, seperti garmen, perhiasan, makanan dan minuman, kosmetik, sabun dan bahan pembersih rumah tangga, pengolahan kopi, teh, kakao, ukiran tulang dan kayu, kerajinan tangan, garam organik, olahan ikan, serta pengrajin tas dengan desain unik. Program ini berdampak langsung pada UMKM dengan memperluas pasar ekspor maupun dalam negeri melalui pemberdayaan UMKM lewat digitalisasi dan globalisasi yang mencakup aspek pembiayaan, fasilitas fiskal, pemasaran, pelatihan, dan peningkatan kerja sama dengan pihak terkait.

Data ekspor Provinsi Bali menunjukkan peningkatan devisa ekspor tahun 2023 sebesar USD 4,8 juta dibandingkan tahun 2022 yang mencapai USD 3,4 juta. Hingga Juni 2024, devisa ekspor mencapai USD 4,1 juta, meningkat dari USD 3,4 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Diharapkan FGD ini dapat mendukung para pelaku UMKM di Provinsi Bali dengan mengelola akses, pengetahuan, dan jaringan yang ada melalui pemahaman praktik supply chain dan logistik dalam ekspor barang.

wartawan
ARW
Category

Jalan di Desa Gelap Gulita, Dewan Pertanyakan Anggaran LPJU Rp15 Miliar

balitribune.co.id I Bangli - Masalah  penerangan jalan umum (LPJU) di Kabupaten Bangli yang masih terfokus pada satu wilayah, mendapat  sorotan tajam dari legislatif. Anggota DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mempertanyakan pengelolaan dana penerangan jalan yang disebut mencapai sekitar Rp15 miliar, namun  disalah satu sisi kondisi sejumlah jalan terutama  di kawasan pedesaan justru masih minim penerangan atau gelap gulita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Carut Marut Data Desil di Desa Jehem, Warga Tak Punya Rumah Justru Masuk Warga Mapan

balitribune.co.id I Bangli - Carut marut pendataan data desil bagi penerima bantuan sosial yang dikeluarkan pemerintah pusat  terjadi di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku Bangli. Pihak Pemerintah Desa Jehem menemukan adanya lonjakan data desil yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi riil warga di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Akses Kesehatan, Ambulans Laut Akan Layani Masyarakat Nusa Penida

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria menerima audiensi dari jajaran manajemen PT Nusa Medika di Kantor Bupati Klungkung, Selasa (1/9/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana penambahan layanan berupa peluncuran ambulans laut yang dijadwalkan beroperasi mulai 22 September mendatang untuk memperkuat akses kesehatan di wilayah Kepulauan Nusa Penida.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Si Jago Merah Ngamuk di Jalan Jatayu, Belasan  Mobil Damkar Dikerahkan

balitribune.co.id | Mangupura - Kebakaran hebat melanda bangunan bedeng atau semi permanen di Jalan Jatayu, sebelah utara Simpang Lima Nakula, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 23.00 WITA. Hingga Selasa (1/9), tim pemadam kebakaran dari Kabupaten Badung dan Kota Denpasar masih melakukan penanganan di lokasi.

Baca Selengkapnya icon click

Heart to Hati Berbagi Sembako untuk Keluarga Anak Disabilitas di Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Komunitas Heart to Hati asal Melbourne, Australia, kembali menunjukkan kepeduliannya kepada anak-anak disabilitas dan keluarganya di Bali melalui kegiatan pembagian paket sembako. Aksi sosial ini dipusatkan di Yayasan Sahabat Cerdas Insani (SCI), Jalan Gatot Subroto I/III Nomor 9, Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.