Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Projo Gianyar Sterilisasi Provokasi dan Gerakan Anarkisme

Bali Tribune/ PERTEMUAN - Koordinator Projo Gianyar, Mohammad Atam (baju loreng).



balitribune.co.id | Gianyar - Pasca Lebaran, migrasi penduduk pendatang (diktang) memang tidak bisa dihindari. Namun bagi duktang di Gianyar selain wajib beridentitas lengkap dipastikan pula tidak membawa misi yang berpotensi mengusik solidaritas dan steril dari ajakan-ajakan gerakan anarkhis dan pemecah belah tatanan  kebangsaan di bumi seni.

Hal itu diungkapkan oleh Koordinator Projo Gianyar, Mohammad Atam, Senin (23/5/2022). Atam menegaskan, hingga kini kondusivitas terjaga lantaran solidaritas seluruh komponen sangat erat terjalin. Namun demikian,  semua pihak tidak boleh lengah. Karena isu-isu atau kegiatan  yang sifatnya politis di Jakarta juga kerap dilempar ke daerah-daerah oleh oknum-oknum tertentu. Syukurnya sejauh ini, pihaknya belum melihat provokasi pemecah belah maupun ajakan gerakan anarkhisme  yang diterima mentah-mentah. Termasuk pula aksi  demo di Jakarta dan di sejumlah daerah yang akhir-akhir ini marak,  hanya angin lalu bagi warga Gianyar. "Aksi anarkistis saat menyampaikan aspirasi beberapa waktu lalu, hanya menimbulkan keresahan dan ketidaknyamanan," ungkap Atam yang juga tokoh Madura di Gianyar ini.

Pada kesempatan ini, Atam juga menyayangkan maraknya ajakan yang menyusup di tengah masyarakat yang cenderung ke arah anarkhisme. Hanya saja untuk di Bumi Seni, deteksi keberadaan penduduk tak beridentitas kini mendapat perhatian serius, baik dari aparatur adat maupun pemerintah. Hal demikian, keberadaan oknum-oknum radikal yang kerap sembunyikan identitas, sangat sulit bergerak. "Kami dari Projo maupun temen-teman Madura di Gianyar, tetap komitmen dan kalaupun ada oknum  yang kehadirannya di Gianyar merusak tatatan,  langsung kami sikapi," terangnya.

Terkait balutan aspirasi rakyat yang kerap dijadikan tameng, Atam menegaskan bahwa Pemerintah sudah membuka pintu lebar-lebar. Dan ini seyogyanya dijadikan momentum untuk menyampaikan aspirasi secara santun, komunikatif dan tidak anarkistis. "Kami menolak kekerasan dan anarkisme  saat unjuk rasa maupun kondisi apapun," tegasnya.

Sebagai elemen bangsa di daerah, pihaknya juga menyampaikan kesiapannya untuk bersama-sama mengamankan wilayah masing masing dari penyusup, perusuh dan tidak akan main hakim sendiri. Lanjut itu, pihaknya juga mengutuk keras dan menentang segala bentuk tindakan anarkistis yang dapat mengganggu kegiatan ekonomi masyarakat, memperburuk kesejahteraan masyarakat, membuat ketakutan dan keresahan masyarakat untuk berkegiatan normal. "Kami selalu mendukung langkah Polri  untuk mengambil langkah secara tegas dan profesional," tandasnya.

wartawan
ATA
Category

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Todong Pengendara, "Manusia Silver" di Kuta Ditangkap Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah modus kejahatan baru jalanan berhasil diungkap pihak kepolisian. Seorang pria berinisial AW (26), buruh asal Batujajar, Bandung, Jawa Barat, nekat menyamar menjadi "manusia silver" untuk melancarkan aksi penodongan di lampu merah (traffic light) Jalan Imam Bonjol - Jalan Sunset Road, Kuta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.