Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Properti Turun Hingga 90%, DPD REI Bali Musda Online

Bali Tribune / REI - Pengurus DPD REI Bali saat membahas Musda online

balitribune.co.id | Denpasar – Hampir semua sektor merasakan dampak pandemi Covid-19 yang telah menyebar di Tanah Air pada awal Maret 2020 lalu. Hingga kini tercatat belasan ribu orang di Indonesia terinfeksi wabah global tersebut. Sedangkan di Bali, saat ini terkonfirmasi 300 orang lebih yang terinfeksi virus Wuhan, Tiongkok. Dalam situasi ini, pariwisata dan turunannya paling terkena dampak karena sejumlah hotel dan restoran menutup usahanya hingga memberhentikan para pekerjanya. 

Hal tersebut juga membawa dampak pada penjualan properti yang digarap oleh para pengembang dari Real Estat Indonesia (REI) Bali. Demikian disampaikan Ketua DPD REI Bali, Pande Agus Permana Widura di Denpasar, Minggu (17/5). Dikatakannya, pandemi Covid-19 tentunya menjadi suatu tantangan bagi pengembang untuk bisa tetap berkarya tanpa mengurangi rasa keamanan setiap orang.

"Sejak Covid-19 merebak, bukan hanya sektor perumahan tapi hampir semua sektor usaha kena imbas. Bali secara khusus kita memahami hampir 70 persen lebih tergantung pariwisata dan yang paling terkena imbas. Saya saat ini melihat penurunan signifikan (sektor properti) karena daya beli masyarakat sangat turun begitu banyak hotel ditutup karyawan di PHK yang berimbas pada usaha lain," bebernya yang akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Ketua REI Bali

Begitupun dalam pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) REI 2020 yang awalnya dijadwalkan pada 6 April 2020 namun karena penyebaran Covid-19 kegiatan tersebut ditunda hingga 18 Mei 2020. Kali ini REI Bali pertama kali melakukan Musda melalui teleconference atau secara online setelah mendapat persetujuan dari DPP REI. 

Menurut dia, Musda online ini akan menghadirkan pengurus DPD REI Bali dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yakni menggunakan masker, social distancing, mencuci tangan, menyediakan hand sanitizer bahkan rapid test sehari sebelum Musda online. 

Pihaknya pun mengapresiasi pemerintah yang tidak mengambil kebijakan lockdown namun menggunakan upaya lain dalam menangani penyebaran Covid-19. "Dengan New Normal kita bisa beradaptasi dengan keadaan bukan berarti berkawan dengan Covid-19 tetapi melihat peluang-peluang usaha pada New Normal ini," jelasnya.

Pande berharap, selama ini regulasi rumah subsidi dari Menteri PUPR yakni seluas 60 meter persegi luasan lahan. Namun di Bali terdapat kabupaten yang memberlakukan  luasan lahan minimal 1 are. "Ini agak bertentangan dengan PUPR. Dalam hal ini kita harapkan kerja sama pemerintah supaya saling bersinergi. Perbankan juga yang selama ini berpartner dengan kami, tentunya kami harapkan pada masa pandemi ini kami selaku developer butuh perhatian dari perbankan," ucap Pande.

Sementara itu Ketua Panitia Musda X DPD REI Bali, Gede Semadi Putra mengatakan, pada Musda kali ini akan membahas program kerja, sidang pemilihan ketua periode 2020-2023, membahas virus Corona berpengaruh terhadap bisnis REI. "Kita setiap 3 tahun sekali harus Musda pemilihan ketua baru dan program-program kerja 3 tahun ke depan dan pertanggungjawaban ketua sebelumnya," imbuhnya. 

Sementara itu calon Ketua DPD REI Bali periode 2020-2023, I Gede Suardita mengungkapkan sejak pandemi global ini menyebar di Bali penjualan rumah menengah keatas senilai Rp 500 juta keatas mengalami penurunan signifikan hingga 90%. "Dimulai dari pertengahan Maret sampai sekarang penjualan rumah menengah keatas menurun," katanya.

Sedangkan untuk rumah menengah kebawah saat ini masih ada pembelinya, namun dengan proses seleksi bank yang sangat ketat daripada sebelum pandemi. "Konsumen cash jarang sekali. Dimana perbankan yang saya monitor sejak April tidak mau mengeluarkan kredit. Mempersulit persyaratan pembiayaan di pariwisata dan turunannya memang dipending," beber Suardita.  

Harapannya kata dia, dalam kondisi sulit seperti ini seharusnya bank lebih peduli terhadap pengusaha. Dimana bank tidak mengeluarkan kredit otomatis uang di masyarakat tidak akan beredar sehingga perekonomian akan lumpuh. "Bank sekarang lebih banyak program relaksasi debitur sesuai dengan POJK. Harapan saya Juni ini bank dengan New Normal ini lebih membuka diri karena ada yang tidak terdampak seperti ASN, TNI, Polri dan BUMN," jelasnya. 

Sebagai calon Ketua REI Bali, kedepan dia akan berupaya lebih menjalin kerja sama dengan bank dalam pembiayaan rumah sehingga para developer bisa bertahan pasca-pandemi Covid-19. "Supaya ada relaksasi pro ke pengusaha. Karena April, Mei pendapatan nol. Dari April sebagian besar proyek berhenti," ungkapnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaga Mutu Ikan, Bupati Klungkung Serahkan Bantuan Chest Freezer untuk Nelayan

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati I Made Satria menyerahkan bantuan sarana pascapanen berupa chest freezer dari Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Sabtu (18/7/2026). Bantuan ini diberikan untuk memperkuat daya saing nelayan. 

Baca Selengkapnya icon click

Gara-Gara Tagih Hutang, Pria Asal Desa Les Ditikam Teman

balitribune.co.id I Singaraja - Kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam terjadi di wilayah Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Seorang pria berinisial KRI (28) diduga menusuk rekannya, GAP (32), hingga mengalami sejumlah luka akibat perselisihan yang dipicu masalah utang sebesar Rp2 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

300 Kilometer Jalan di Buleleng Rusak, Fraksi NasDem Minta Perbaikan Infrastruktur Jadi Prioritas

balitribune.co.id I Singaraja - Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Buleleng menyoroti persoalan infrastruktur jalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Melalui juru bicaranya, Dra. Made Putri Nareni, Fraksi NasDem meminta agar pembangunan dan perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama dalam penyusunan anggaran daerah pada tahun-tahun mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Pingsan saat Mendaki Gunung Agung, Seorang Pendaki Dievakuasi Tim SAR Gabungan

balitribune.co.id I Amlapura - Seorang pendaki alami kelelahan hingga hilang kesadaran saat melakukan pendakian di Gunung Agung, Sabtu (18/7/2026). Mulanya korban bernama I Gusti Agung Eka Sanjaya (45) berangkat melakukan pendakian ke puncak Gunung Agung bersama rombongan yang berjumlah 8 orang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.