Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Proyek Irigasi Subak Tampuagan Mubazir

DPRD Bangli
Bali Tribune / SIDAK - Ketua DPRD Bangli saat lakukan sidak di Subak Tampuagan, Minggu (10/5/2026)

balitribune.co.id | Bangli - Proyek saluran irigasi di Subak Tampuagan, Desa Peninjoan, Kecamatan Tembuku, Bangli, memicu kekecewaan mendalam bagi krama subak setempat. Proyek yang dibiayai anggaran miliaran rupiah tersebut dinilai dikerjakan asal-asalan, tidak sesuai usulan masyarakat, hingga terancam mubazir karena pengerjaannya yang molor.

Kondisi ini terungkap saat Ketua DPRD Bangli, I Ketut Suastika, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek pada Minggu (10/5/2026). Sidak dilakukan setelah munculnya gelombang pengaduan dari tokoh masyarakat dan krama subak.

"Apa yang dikeluhkan warga ternyata benar. Pengerjaan di lapangan tidak sesuai dengan hasil paruman (rapat) subak. Warga mengusulkan perbaikan di bagian hulu, namun dalam pelaksanaannya justru dipecah ke bagian hilir. Ini jelas tidak tepat sasaran," ungkap Suastika.

Politisi asal Bangli ini juga menyoroti adanya pembangunan senderan di lahan pribadi warga yang fungsinya tidak jelas. Lebih parah lagi, proyek yang menggunakan anggaran tahun 2025 ini hingga kini belum rampung. "Kualitasnya memprihatinkan, terlihat hanya pasir yang dipadatkan tanpa beton yang semestinya. Di bagian hulu juga masih ada pengerjaan, padahal ini anggaran tahun lalu," tegasnya.

Kekecewaan warga kian memuncak lantaran saluran irigasi yang semula berfungsi baik justru dibongkar demi proyek ini, namun tidak diselesaikan dengan tuntas. Aliran air kini tersumbat dan tidak lancar. Krama subak sejatinya berharap ada betonisasi pada terowongan tanah, namun yang didapat justru pengerjaan setengah hati.

Saat dikonfirmasi di lokasi, mandor proyek berdalih hanya menjalankan tugas dan menyebut aktivitas saat ini masih dalam masa pemeliharaan. Menanggapi hal itu, Suastika mendesak pihak pelaksana segera melakukan perbaikan total dan memastikan asas manfaat bagi petani.

Berdasarkan informasi, proyek irigasi di Subak Tampuagan merupakan bagian dari paket Jaringan Irigasi Kabupaten Bangli senilai Rp22,3 miliar yang bersumber dari Dana Inpres tahun 2025. Proyek yang mencakup delapan daerah irigasi ini diduga dikelola oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida.

wartawan
SAM
Category

Mantan Ketua DPRD Bangli Terpilih Sebagai Bendesa Adat Bangbang

balitribune.co.id I Bangli - Mantan Ketua DPRD Bangli, Ngakan Kutha Parwata periode (2014 - 2019) terpilih sebagai Bendesa Adat Bangbang, Tembuku, Bangli. Mantan Ketua DPC PDIP Bangli dua kali  periode ini, terpilih sebagai bendesa adat Bangbang, secara musyawarah mufakat, pada Minggu (5/7/2026). 

Baca Selengkapnya icon click

BPJS Kesehatan Memperkuat Transformasi Digital Melalui Berbagai Kanal Layanan

balitribune.co.id I Denpasar - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing. Memasuki lebih dari satu dekade penyelenggaraannya, JKN tidak hanya berhasil memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga menjaga keberlanjutan program tersebut salah satunya melalui inovasi layanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rapat Paripurna DPRD Badung, Bupati Sampaikan Penjelasan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan penjelasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Kabupaten Badung dalam rapat paripurna, sebagai bentuk pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI,  bertempat di Ruang Sidang Utama Gosana, Gedung DPRD Badung, Senin, (6/7/2025).

Baca Selengkapnya icon click

Usut Misteri Kematian Mang Colik, Polres Klungkung Telusuri CCTV dan Periksa 13 Saksi

balitribune.co.id I Semarapura - Aparat Sat Reskrim Polres Klungkung terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap misteri kematian I Nyoman Cita (50) alias Komang  Colik, warga Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, yang ditemukan meninggal dengan kondisi luka tusukan di perut di aliran Sungai Bubuh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.