Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Proyek SD 3 Peguyangan Molor dari Jadwal

Bali Tribune/ MOLOR - Proyek SDN 3 Peguyangan molor.
balitribune.co.id | Denpasar - Pembangunan proyek SDN 3 Peguyangan Kecamatan Denpasar Utara ternyata molor dari waktu yang ditentukan. Hingga kini, proyek milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar tersebut belum tuntas jua. 
 
Hal ini diakui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidarta. Pihaknya mengakui juga bila salah satu proyek yang digarap PUPR tahun 2019, yakni SDN 3 Peguyangan molor. Rekanan dipastikan dikenai penalti atas keterlambatan tersebut. "Iya memang satu proyek gedung SD yang molor yakni SDN 3 Peguyangan," ujarnya.  
 
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek SDN 3 Peguyangan, Agus Sudarmo dikonfirmasi, Senin (20/1) menambahkan, proyek pembangunan SDN 3 Peguyangan yang digarap sejak 2019 lalu, hingga kini belum tuntas. Masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan pihak rekanan. 
 
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berharap rekanan bisa merampungkan semua pekerjaannya pada minggu ini. Saat ini rekanan masih melakukan pembersihan dan perapian rabatan lantai.
“Karena belum selesai, kami belum bisa menerimanya,” ujar Agus Sudarmo.
 
Agus berharap proyek tersebut bisa diselesaikan minggu ini. Namun, semua itu tergantung dengan pihak rekanan. “Kami sifatnya menunggu kapan bisa diselesaikan rekanan,” ujarnya.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Sebut Penetapan Tersangka Kakanwil BPN Bali 'Ugal-ugalan', GPS Siap Uji Polda Bali di Praperadilan

balitribune.co.id | Denpasar - Tim penasihat hukum Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPN Provinsi Bali, I Made Daging, kembali melontarkan kritik keras terhadap dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka. Bahkan penetapan tersangka oleh penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali itu disebut "ugal - ugalan" dan sarat kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.