Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

PSSI Denpasar Tetapkan Tim Manajer dan Pelatih

Dewa Gede Rai
Dewa Gede Rai

BALI TRIBUNE - PSSI Denpasar bergerak cepat. Pasca menggelar Muskotlub dan dilanjutkan dengan Konggres untuk menyesuaikan struktur organisasi yang mengacu pada Statuta PSSI yang kini berubah dari Pengkot menjadi Asosiasi Kota (Askot) PSSI Denpasar, dilanjutkan dengan menggelar rapat perdana yang dilakukan Minggu malam lalu di kantor DPRD Denpasar.

Humas Askot PSSI Denpasar Dewa Gede Rai, Selasa (25/4) di Denpasar mengatakan, rapat perdana itu dipimpin Ketua Umum Askot  PSSI Denpasar Eko Supriyadi didampingi Wakil Ketua Exco Gusti Ketut Anom dan anggota Exco Nyoman Ambara. Dalam rapat itu, lanjut Dewa Rai, telah diambil beberapa keputusan strategis dan mendesak seperti menunjuk timmanajer dan tim pelatih untuk mengarsiteki beberapa skuat Perseden yang akan dibentuk seperti Tim Senior yang akan diturunkan pada Liga 3, Tim Porprov, Tim U-17 dan Tim U-15.

“Ya pengurus memutuskan untuk segera membentuk tim manajer dan tim pelatih sekaligus untuk keempat skuat yang akan berlaga dan  menjadi agenda utama PSSI Denpasar tahun 2017 ini,” kata Dewa Rai.

PSSI Denpasar, menurut dia, ingin segera setelah tim manajer dan tim pelatih ditunjuk untuk dapat menyiapkan tim, sehingga ada waktu yang cukup menyiapkan skuat yang tangguh, apalagi sudah ada keputusan tentang batasan usia baik untuk di Liga 3 usia 23 tahun maupun Porprov yakni usia 20 tahun.

Untuk pelatih yang menangangi tim Liga 3, kata Dewa Rai, adalah Nyoman Ambara dibantu oleh AA. Bramastra, Nyoman Jumada dan pelatih kiper Dian Ananta. Duet Ambara dan Bramastra tahun lalu berhasil mengantarkan Perseden Juara 1 Liga Nusantara tingkat nasional. Untuk Manajer dipercayakan kepada IGAN Anom Jaksa Saputra dan Nyoman Tananjaya.

Untuk tim Porprov Denpasar pelatih ditunjuk Dede Mahatma Darma, Putu Roy Antara, Komang Agus Budiarta dan Johan Charles dengan Manajer AA. Putu Sudirka Yoga Semadi. Untuk Tim Suratin atau U-17 manajernya ditunjuk AA. Candra Gupta dan Ketut Jelada serta pelatihnya Sandika Pratama, IB. Bayu Suarjaya dan Jimmy Hariyuda.

Yang menarik adalah ditunjuknya mantan pemain Perseden senior Komang Mariawan. Pemain yang pernah merumput di Liga Super dan melanglang buana di berbagai klub ini diharapkan dapat menularkan ilmunya pada anak-anak usia dini U-15 tahun. Mariawan bersama Herman  akan membantu pelatih Hari Wahyu Wandira dengan manajer  Made Diatmika.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.