Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pterygium: Selaput di Permukaan Mata yang Sering Disangka “Daging Tumbuh”

mata
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Munculnya selaput atau “daging” berwarna putih kekuningan yang tumbuh perlahan pada permukaan mata sering kali tidak disadari oleh penderitanya, padahal kondisi ini dapat merupakan pterygium.

Pterygium merupakan pertumbuhan jaringan fibrovaskular pada permukaan mata yang berbentuk seperti selaput atau jaringan menyerupai daging dan biasanya muncul dari bagian putih mata (konjungtiva). Kondisi ini tampak sebagai jaringan berwarna putih kekuningan atau kemerahan yang dapat perlahan meluas ke arah bagian tengah mata (kornea).

Pterygium lebih sering terjadi pada orang yang banyak terpapar sinar matahari dalam jangka panjang. Paparan sinar matahari, terutama sinar ultraviolet (UV), debu, angin, serta kondisi lingkungan yang kering diduga menjadi faktor utama terjadinya kondisi ini. Tidak heran, pterygium lebih sering dijumpai pada masyarakat yang banyak beraktivitas di luar ruangan, seperti petani, nelayan, atau pekerja lapangan. Selain faktor lingkungan, iritasi kronis pada permukaan mata juga dapat memperberat kondisi ini. 

Secara sederhana, paparan sinar UV dalam jangka panjang dapat memicu perubahan pada jaringan permukaan mata yang menyebabkan pertumbuhan berlebihan jaringan fibrovaskular. Proses ini dapat diperberat oleh iritasi kronis akibat debu, angin, dan lingkungan yang kering. Karena berlangsung perlahan, perubahan ini sering tidak disadari pada tahap awal.

Pada awalnya, pterygium sering tidak menimbulkan keluhan. Namun seiring waktu, kondisi ini dapat menyebabkan mata terasa mengganjal, merah, berair, atau perih. Bila pertumbuhannya terus berlanjut hingga mendekati bagian tengah mata, penglihatan dapat terganggu. Selain itu, pterygium juga dapat menimbulkan gangguan kosmetik, terutama bila ukurannya cukup besar dan tampak jelas pada bagian depan mata. Meskipun tidak selalu berbahaya, kondisi ini dapat mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari.

Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan mengurangi paparan langsung sinar matahari, misalnya dengan menggunakan kacamata hitam yang memiliki perlindungan terhadap sinar UV atau topi saat beraktivitas di luar ruangan. Menjaga kelembapan mata serta menggunakan pelindung mata untuk mengurangi paparan debu dan angin juga dapat membantu mengurangi risiko iritasi.

Tatalaksana pterygium disesuaikan dengan tingkat gangguan yang ditimbulkan. Pada fase awal atau tanpa gangguan penglihatan, biasanya cukup dilakukan pemantauan serta penggunaan tetes mata pelumas untuk mengurangi keluhan. Namun jika pterygium tumbuh cepat, mengganggu penglihatan, atau menimbulkan keluhan yang signifikan, tindakan operasi dapat diperlukan.

Perlu diketahui, tidak semua benjolan pada permukaan mata merupakan pterygium. Beberapa kondisi lain, seperti pinguecula, dapat memiliki tampilan yang serupa sehingga pemeriksaan oleh dokter mata diperlukan untuk menegakkan diagnosis yang tepat. Deteksi dini berperan penting dalam menentukan penanganan sebelum kondisi menjadi lebih berat.

dr. Jovita Jutamulia - Dokter umum

wartawan
RED
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Vaksinasi Rabies Sasar 15 Banjar di Desa Ketewel

balitribune.co.id I Gianyar - Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar menggenjot cakupan vaksinasi rabies anjing di Gianyar. Kali ini vaksinasi  serentak digelar di 15 Banjar di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita itu merupakan bagian dari program vaksinasi massal yang berlangsung pada 6–15 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Pembangunan PSEL Denpasar Raya Resmi Dimulai, Jaya Negara Sampaikan Terima Kasih kepada Pemerintah Pusat

balitribune.co.id I Denpasar - Upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan di Bali memasuki babak baru. Proyek Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya resmi dimulai melalui seremoni peresmian pembangunan (groundbreaking) yang ditandai dengan menuangkan sampah ke tempat pembuangan sampah di Kawasan Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (8/7/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelestarian Budaya Tak Cukup Seremonial, Pemkab Badung Kembali Gelontorkan Dana Rp75 Juta untuk Karya Adat di Bongkasa

balitribune.co.id | Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya Bali kembali diwujudkan melalui bantuan dana untuk pelaksanaan upacara adat. Namun, di tengah derasnya arus modernisasi dan tekanan terhadap eksistensi budaya lokal, dukungan pemerintah dinilai tidak boleh berhenti pada seremoni penyerahan bantuan semata.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sutjidra Salurkan Bantuan Irigasi Rp3,6 Miliar untuk 30 Subak di Buleleng

balitribune.co.id i Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran bantuan sarana dan prasarana irigasi kepada 30 kelompok Subak yang berada di kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai lebih dari Rp3,6 miliar tersebut diserahkan oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Rabu (8/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.