Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pelestarian Budaya Tak Cukup Seremonial, Pemkab Badung Kembali Gelontorkan Dana Rp75 Juta untuk Karya Adat di Bongkasa

upacara
Bali Tribune / KARYA - Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri Karya Pedudusan Alit, Mamungkah Medasar Caru Gempong Asu di Pemerajan Arya Jelantik, Banjar Kutaraga, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026)

balitribune.co.id | Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya Bali kembali diwujudkan melalui bantuan dana untuk pelaksanaan upacara adat. Namun, di tengah derasnya arus modernisasi dan tekanan terhadap eksistensi budaya lokal, dukungan pemerintah dinilai tidak boleh berhenti pada seremoni penyerahan bantuan semata.

Hal itu mengemuka saat Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menghadiri Karya Pedudusan Alit, Mamungkah Medasar Caru Gempong Asu di Pemerajan Arya Jelantik, Banjar Kutaraga, Desa Bongkasa, Kecamatan Abiansemal, Selasa (7/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Badung menyerahkan bantuan dana aci sebesar Rp75 juta kepada panitia karya.

Kehadiran pemerintah dalam upacara adat dinilai penting sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian warisan leluhur. Namun tantangan yang dihadapi masyarakat adat saat ini jauh lebih kompleks, mulai dari meningkatnya biaya pelaksanaan upacara, berkurangnya generasi muda yang memahami tata upacara, hingga tekanan pembangunan yang berpotensi mengikis ruang-ruang budaya.

Wabup Bagus Alit Sucipta mengatakan pelaksanaan karya bukan sekadar memenuhi kewajiban adat, tetapi menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan alam, mempererat persaudaraan, serta mempertahankan nilai gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Bali.

"Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah agar pelaksanaan karya berjalan lancar dan tetap sesuai dengan tata cara yang berlaku," ujarnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberlanjutan budaya Bali memerlukan kebijakan yang lebih menyeluruh. Bantuan dana memang meringankan beban masyarakat, tetapi pelestarian budaya juga membutuhkan regenerasi pelaku adat, pendidikan budaya kepada generasi muda, serta perlindungan terhadap ruang hidup budaya di tengah pesatnya pembangunan.

Manggala Karya I Wayan Neka mengapresiasi perhatian Pemkab Badung. Menurutnya, bantuan yang diberikan sangat membantu kelancaran pelaksanaan upacara yang dipersiapkan secara gotong royong oleh krama pengempon.

Pelaksanaan karya tersebut turut dihadiri Plt Camat Abiansemal, Perbekel Bongkasa, Bendesa Adat Bongkasa, tokoh masyarakat, serta krama pengempon.

Di tengah tingginya pendapatan daerah yang sebagian besar ditopang sektor pariwisata berbasis budaya, dukungan terhadap kegiatan adat menjadi investasi penting untuk menjaga identitas Bali. Tantangannya kini adalah memastikan pelestarian budaya tidak berhenti pada agenda seremonial, melainkan menjadi kebijakan berkelanjutan yang mampu menjaga warisan leluhur tetap hidup di tengah perubahan zaman.

wartawan
ANA
Category

Korupsi Rp2,7 Miliar, Mantan Ketua LPD Kelungah Ditahan

balitribune.co.id | Amlapura -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem menetapkan mantan Ketua LPD Desa Adat Kelungah, IWD, sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan lembaga tersebut. Penetapan ini tertuang dalam Surat Penetapan Tersangka Nomor: B-2255/N.1.4/Fd.2/9/2026 tanggal 9 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dispar Denpasar Perkuat Wisata Berbasis Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Denpasar menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 secara daring, Kamis (10/9/2026). Forum lintas sektor ini bertujuan untuk menyerap aspirasi, mengevaluasi kebijakan, serta menyempurnakan kualitas pelayanan publik di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif (ekraf).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Desa Adat Sesetan Gelar Mapandes Massal

balitribune.co.id | Denpasar - Desa Adat Sesetan kembali menggelar Karya Atma Wedana dan Mapandes Kinambulan secara massal di Pemelisan Desa Adat Sesetan, Rabu (9/9/2026). Ratusan krama, baik dari dalam maupun luar wilayah Sesetan, tampak memadati areal bale peyadnyan untuk mengikuti rangkaian prosesi Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.