Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pulih dan Bangkit dari Pandemi, Semua Komponen Harus Bergerak Bersama

Bali Tribune / Pimpinan DPRD Jembrana.

balitribune.co.id | NegaraHUT Kota Negara dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2022 ini diperingati dalam situasi pandemic yang belum sepenuhnya berakhir. Pada momentum HUT ke-127 Kota Negara dan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pimpinan DPRD Jembrana mengajak seluruh komponen masyarakat Jembrana dalam masa pemulihan dampak pandemi ini bergerak bersama dan bergotong royong untuk mewujudkan harapan.  

Dampak pandemi covid-19 hingga kini masih dirasakan oleh masyarakat termasuk juga di Jembrana. Bahkan peringatan HUT ke-127 Kota Negara pada Senin (15/8) dan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Rabu (17/8) dalam situasi pandemi yang belum sepenuhnya berakhir.  Namun situasi sulit akibat covid-19 yang telah berlangsung sejak awal 2020 lalu diharapkan tidak mengurangi semangat nasionalisme sebagai Bangsa Indonesia. Peristiwa yang terjadi dua tahun belakangan itu menjadi tangtangan dan ujian sejarah.

Ketua DPRD Jembrana Ni Made Sri Sutharmi bersama dengan Wakil Ketua I Wayan Suardika dan I Made Putu Yudha Baskara mengucapkan selamat HUT ke-127 Kota Negara dan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya kecemasan sosial hingga tekanan ekonomi sangat dirasakan masyarakat, tak terkecuali masyarakat Jembrana. Ditengah keterpurukan, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama intropeksi diri dan menguatkan tali menyama braya untuk bangkit dari situasi sulit dampak pandemi.

Seluruh komponen di masyarakat menurutnya harus bergerak bersama dan bergotong royong untuk mewujudkan harapan. Pihaknya pun melihat kinerja pemerintah dan gerakan masyarakat apabila bersinergi maka percepatan pemulihan di semua sektor akan cepat tercapai, “kita bersama siap bangkit menghadapi tantangan global,” ujarnya. Pihaknya pun mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama merefleksikan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pemersatu dalam menghadapi tantangan yang ada.

“Dasar-dasar negara yang menuntun kita untuk bersama pulih lebih cepat agar siap menghadapi tantangan global dan bangkit lebih kuat untuk siap membawa Indonesia maju,” paparnya. Situasi sulit yang masih dirasakan ini juga diharapkan tidak mengurangi makna kemerdekaan. Kalangan legislatif Jembrana juga mengajak masyarakat untuk lebih memperkuat solidaritas sebagai sebuah bangsa yang besar. Terlebih kini semua sector sudah mulai pulih dan bangkit, “dengan solidaritas kita, semuanya akan cepat pulih,” jelasnya.

“Kita semua harus kompak, bahu membahu saling membantu dan menguatkan sehingga sutuasi sulit ini bisa kita hadapi secara bersama-sama. Dengan solidiritas, kami yakin situasi sulit bisa kita lalui dengan baik. Mari kita saling membantu karena pandemi ini tidak boleh memadamkan rasa kemanusiaan kita,” imbuhnya. Begitupula dengan semangat jagat kerthi, pihaknya juga mengajak semua pihak untuk menjaga keharmonisan hubungan kepada semua mahluk. Hal tersebut menurutnya dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Implementasi jagat kerth tersebut diantaranya dengan toleransi, saling menghormati, saling menolong dan menjaga keharmonisan hubungan sosial serta menjaga kelestarian alam. “Rasa persaudaraan, toleransi, kerukunan serta ketentraman yang telah terbina dengan baik di tengah-tengah kehidupan masyarakat Jembrana yang majemuk ini kedepannya agar terus bisa terjaga dengan baik. Ini menjadi kekuatan bagi kita di Jembrana untuk bangkit lebih kuat. Terlebih dengan potensi alam Jembrana yang sangat melimpah,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.