Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pulihkan Kepariwisataan, Asosiasi Museum Bersinergi Bangkit Gaungkan Kejayaan Warisan Budaya

Bali Tribune / PASOSIASI MUSEMUM - Pertemuan Asosiasi Museum Indonesia di Badung bangkitkan kepariwisataan di Indonesia khususnya Bali yang terdampak pandemi Covid-19

balitribune.co.id | BadungAsosiasi Museum Indonesia (AMI) berperan penting maupun strategis untuk mengawal, mengonsolidasikan serta mengoordinasikan museum-museum di Indonesia untuk terus mampu melangkah maju demi penguatan kebudayaan bangsa dan peradaban dunia. Pasca-pandemi Covid-19, AMI berkomitmen untuk bersama bersinergi bangkit dan melangkah maju menggaungkan kembali kemuliaan dan kejayaan warisan budaya Nusantara. Hal itu sejalan dengan semangat bersama guna memulihkan kepariwisataan Indonesia, khususnya Bali yang merupakan destinasi utama kepariwisataan nasional akibat dampak pandemi Covid-19. 

Demikian disampaikan Ketua Umum AMI, Putu Supadma Rudana (PSR) saat silaturahmi Museum Se-Indonesia bertema AMI Melangkah Maju untuk Penguatan Kebudayaan Bangsa dan Peradaban Dunia di Kuta, Badung, Sabtu (4/6). "Kali ini sejalan dengan tujuan yang ingin kita capaibersama, yaitu untuk terus mampu melangkah maju demi penguatan kebudayaan bangsa dan peradaban dunia," jelasnya. 

Menurut dia, pertemuan kali ini juga merupakan momentum merumuskan berbagai inovasi pengelolaan, dan layanan museum yang semakin sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta tantangan zaman. "Disamping itu pula, akan tergaung kesadaran dan semangat cinta museum sehingga setiap insan mengetahui, memahami serta merasakan akan tak terhingganya nilai kekayaan bangsa Indonesia," ujar pemilik Museum Rudana Ubud, Gianyar ini.

Dikatakan PSR, AMI pada hakikatnya diarahkan pada memperjuangkan segala kebutuhan dan mencarikan berbagai solusi, atas tantangan dari permasalahan yang terjadi dalam bidang permuseuman, dalam konstruksi meluhurkan museum dan memuliakan kebudayaan. "AMI mengabdi memuliakan kebudayaan melalui museum-museumnya, terus melakukan segala sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak baik pemerintah pusat dan daerah, institusi pendidikan dan para akademisi, komunitas seni budaya, segenap masyarakat khususnya generasi muda, untuk bersama memajukan permuseuman Indonesia, merevitalisasi jati diri dan kepribadian bangsa Indonesia," bebernya. 

Ia menambahkan, semangat sinergi ini merupakan pondasi utama AMI untuk terus mendorong nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa. AMI sangat menyadari begitu besarnya makna yang terkandung dari sejarah perjalanan bangsa yang kemudian menjadi kokoh dalam kebudayaan dan jati diri bangsa Indonesia. Belajar dari kejayaan Sriwijaya dan Majapahit, nilai-nilai agung yang diwariskannya tetap abadi, bahkan diantaranya diserap dalam Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. 

"Semua ini bisa kita dapatkan inspirasinya, dan resapi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, manakala kita mengunjungi berbagai Museum. Artinya, museum melalui koleksi kesejarahan yang dimilikinya, telah memberikan kontribusi positif bagi pilar-pilar kebangsaan Indonesia yang senantiasa kita junjung bersama," imbuh PSR. 

Di Indonesia, perhatian akan eksistensi museum telah menunjukkan perkembangan yang semakin positif. Pada awalnya museum hanya merawat dan menjaga informasi, budaya yang sudah ada, hingga akhirnya mulai mengembangkan eksistensinya untuk ikut berperan aktif didalam kehidupan bermasyarakat. Di berbagai tempat, telah berdiri museum-museum baru yang jumlahnya semakin meningkat dan perkembangannya mengembirakan.

Museum di Indonesia, baik yang dikelola swasta maupun pemerintah, mulai bertransformasi untuk menyediakan pengalaman yang dikenang oleh pengunjungnya, dengan peningkatan sarana dan prasarana yang mendukung berjalannya museum. Masyarakat kini bisa dengan mudah mendapatkan berbagai informasi berkualitas yang sebelumnya tidak mudah didapatkan di museum, mulai dari sejarah yang populer hingga sejarah kearifan lokal. Museum juga bisa memberikan informasi tentang energi-energi alternatif yang terjangkau dan terbarukan, disertai dengan alat-alat peraga yang bisa mengajak pengunjung untuk mencoba hal tersebut. 

Selanjutnya, museum juga bisa berkontribusi melalui informasi tentang edukasi kesehatan kepada pengunjung mulai dari informasi tentang cara menjaga kesehatan hingga wabah dan cara penganggulangannya. Museum juga bisa berkontribusi terhadap pembangunan kepada masyarakat sekitarnya dengan menyampaikan informasi tentang tata kota, kebijakan-kebijakan hingga arah pengembangan selanjutnya, menguatkan kebudayaan bangsa dan mendorong peradaban dunia. 

"Untuk itu setiap museum di seluruh Indonesia tentu berusaha untuk senantiasa memberikan edukasi, memutakhirkan koleksi dan layanan informasinya kepada masyarakat, dengan cara semakin mendorong nilai-nilai kesejarahan yang terkandung dalam koleksi yang dimilikinya," tandas PSR. 

Kata dia hal ini sangat sejalan dengan karakter bangsa Indonesia yang tumbuh dan berkembang dibangun dari seluruh daerah di tanah air, tentu dengan catatan bahwa usaha-usaha tersebut mengalami berbagai tantangan, dimana ratusan museum daerah dan museum swasta memperoleh alokasi anggaran yang sangat minim, bahkan tidak sama sekali. Sementara itu kurang dari sepuluh museum di Indonesia yang bernaung dibawah pemerintah pusat mendapatkan alokasi anggaran berlimpah dari APBN.  

Lebih lanjut ia memaparkan kekayaaan koleksi dari museum di Indonesia sangat beragam, yang dapat mencerminkan sekaligus menginspirasi kekayaan dalam bidang ideologi, politik, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. "Melalui kunjungan ke museum di seluruh Indonesia, pengunjung dapat memaknai pemahaman politik yang berbudaya dan paham tentang keindonesiaan kita dengan segala kebhinekaan dan kemuliaan kearifan lokalnya, memahami jati diri dan jiwa bangsanya yang berlimpah akan seni budaya, kekayaan alam," katanya. 

wartawan
YUE
Category

Menjaga Roh Bali, Perkim Denpasar Integrasikan Arsitektur Lokal di Kawasan Permukiman

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar menegaskan komitmennya untuk mengarahkan pembangunan kawasan permukiman yang tidak hanya fungsional, tetapi juga melestarikan warisan budaya.

Baca Selengkapnya icon click

Now Or Never

balitribune.co.id | "Now or Never" adalah sebuah frase yang menggambarkan suasana kebatinan seseorang yang tengah dihadapkan kepada sebuah pilihan yang harus segera ia putuskan. Seringkali muncul masalah yang bersifat mendesak dan memiliki dampak psikologis dan sosial yang luas yang apabila tidak segera diambil sebuah keputusan yang cepat akan menimbulkan persoalan yang jauh lebih sulit, baik eskalasinya maupun substansinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Simbol Penyucian Diri, Umat Buddha Gelar Upacara Pemandian Bodhisatva Rupang

balitribune.co.id | Mangupura - Ratusan umat Buddha memadati Vihara Buddha Dharma Bali yang berlokasi di kawasan Legian, Badung, pada Minggu (31/5/2026) untuk merayakan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570. Prosesi ibadah berlangsung khidmat, diawali dengan penyalaan Pelita Waisak dan dilanjutkan dengan upacara pemandian Bodhisatva Rupang.

Baca Selengkapnya icon click

Jemaah Haji Asal Desa Pegayaman Meninggal di Mekkah

balitribune.co.id I Singaraja - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Buleleng, Ibrahim Mujab (75), asal Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, pada Minggu (31/5/2026) siang waktu setempat. Ibrahim dinyatakan meninggal usai menjalani rangkaian puncak ibadah haji. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangun 2 Pos Damkar, Pemkot Denpasar Siapkan Anggaran Rp10 Miliar

balitribune.co.id I Denpasar - Pemkot Denpasar akan membangun dua pos pemadam kebakaran baru di tahun 2026 ini. Pembangunan ini dilakukan untuk memperkuat layanan pemadaman kebakaran di Denpasar. Rencananya Pos baru ini akan ditempatkan di Serangan dan Kesiman Kertalangu dengan anggaran disiapkan sebesar Rp10 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Wabup Bangli di Hari Lahir Pancasila: Jadikan Ideologi yang Hidup

balitribune.co.id | Bangli - Wakil Bupati Bangli, I Wayan Diar, memimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila tingkat Kabupaten Bangli yang dipusatkan di Alun-Alun Kota Bangli pada Senin (1/6/2026). Peringatan tahun ini terasa spesial karena dirangkaikan dengan pembukaan Bulan Bung Karno ke-8 Tahun 2026 di Kabupaten Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.