Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Pulihkan UMKM, Bupati Mas Sumatri Dampingi Menkop UKM RI Salurkan Banpres

Bali Tribune / Bupati Karangasem, IGA MAs Sumatri saat mendampingi Menkop UKM Teten Masduki dalam penyerahan Banpres

balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumatri menerima kunjungan Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) RI Teten Masduki di Taman Soekasada Ujung, Sabtu (5/9/2020). Kunjungan kerja ini dalam rangka pengembangan UKM dan Koperasi secara kelembagaan dan menyalurkan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) yang merupakan upaya membantu usaha mikro, agar lebih produktif dalam berupaya pulih, serta bangkit akibat terdampak pandemi COVID-19.

Kedatangan Menkop UKM RI bersama Istri didampingi Deputi Produksi & Pemasaran Victoria Simanungkalit,  Direktur Utama LPDB KUMKM Supomo dan Direktur Utama LLP KUKM Leonard Theosabrata. Hadir pula dalam kesempatan tersebut Kapolres Karangasem, Assisten II Setda Kab. Karangasem dan Kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Karangasem.

Rangkaian Acara Kunjungan Kerja Menkop UKM RI dimulai dari penyerahan secara  simbolis Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) melalui Bank BRI dan BNI kepada I Wayan Merta, I Ketut Lilit Kadek Anis dan Rusmini yang merupakan pelaku usaha kategori mikro. Usai penyerahan BPUM rangkaian acara dilanjutkan di Living Museum Samsara, Desa Jungutan Bebandem dengan menerapkan Protokol Kesehatan berbasis Kearifan Lokal.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Mas Sumatri mengucapkan rasa terimakasih atas Kehadiran Menteri Koperasi dan UKM RI ke Kabupaten Karangasem,” Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, kehadiran Bapak Menteri tentunya memberikan semangat kepada kami,”ujar Mas Sumatri.

Bupati Mas Sumatri juga menjelaskan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Karangasem terdapat sebanyak 27.712 Unit Usaha UMKM Non Formal dan sebanyak 3.819 Unit Usaha UMKM Formal, dengan total UMKM yang memanfaatkan Program KUR sebanyak 13.386 debitur. Sedangkan untuk Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) melalui  Kemenkop UKM  RI, Kabupaten Karangasem telah mengusulkan 10.772 Pelaku usaha dan sebanyak 601 Pelaku Usaha telah mendapatkan BPUM.

Dirinya juga mengingatkan kepada Pelaku Usaha yang telah menerima Bantuan agar bantuan tersebut benar-benar digunakan untuk menambah modal usaha dan menjalankan kegiatan usaha yang tentunya dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan. “Semoga dengan bantuan ini para UMKM bersama-sama dapat kembali pulih serta bangkit di tengah situasi pandemi Covid-19,” harap Mas Sumatri.

Menkop UKM RI Teten Masduki memaparkan bahwa Program BanPres Produktif Usaha Mikro (BPUM) merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) untuk membantu para pelaku usaha mikro menghadapi tekanan ekonomi akibat pandemi COVID-19. "Dengan adanya program BPUM ini, diharapkan Pelaku Usaha Mikro yang unbankable dapat menambah modal kerja serta melanjutkan usahanya," ujar Menkop UKM.

Kemenkop UKM terus secara aktif bekerja sama dengan seluruh stakeholders, termasuk Himbara untuk menyalurkan BanPres Produktif Usaha Mikro (BPUM) ini. Target total Banpres Produktif adalah 12 juta penerima manfaat, dan sudah mulai disalurkan sejak 17 Agustus 2020.

“Bantuan ini merupakan bagian dari skema Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diberikan kepada Pelaku Usaha Mikro yang belum memiliki kredit, namun memiliki usaha,” jelas Teten Masduki.

Target penyaluran tahap pertama untuk 9,1 juta penerima manfaat, dengan total anggaran Rp22 triliun. Pada tahap awal, BanPres Produktif telah disalurkan kepada sebanyak 1 juta penerima manfaat, melalui BRI dan BNI, dengan rincian BRI telah menyalurkan BanPres Produktif kepada 683.528 penerima manfaat, dengan total penyaluran Rp1,64 triliun, dan BNI telah menyalurkan kepada 316.472 penerima manfaat dengan total penyaluran Rp760 miliar.

Selain itu Teten masduki juga menyatakan BPUM ini diberikan sebagai modal usaha untuk membantu para UMKM yang terkena pandemi. Namun, bantuan ini tidak diberikan ke sembarang pengusaha mikro,” Dimana bantuan ini diberikan kepada mereka yang benar-benar belum mendapatkan bantuan sama sekali dari pihak perbankan (unbankable),” terang Teten Masduki.

Mengenai cara untuk mendapatkan bantuan ini, dijelaskan pelaku usaha mikro bisa mendaftarkan dirinya atau mengajukan dirinya ke Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah (Kadiskop UKM) Kabupaten/Kota Lalu pihak Kadiskop akan melihat data-datanya dan menentukan layak atau tidaknya calon penerima bantuan tersebut mendapatkan dana sebesar Rp 2,4 juta. Apabila dinyatakan layak dan memenuhi persyaratan, maka pengusaha mikro akan mendapatkan langsung biaya tersebut yang dikirimkan langsung ke rekening masing-masing.

wartawan
Husaen SS.
Category

Komisi II DPRD Badung Raker Bersama 5 OPD Bahas Program Kegiatan Tahun 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi II DPRD Badung menggelar rapat kerja (Reker) dengan mengundang lima organisasi perangkat daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung untuk membahas program kegiatan tahun 2026, bertempat di lantai II Gedung Dewan, pada Senin (10/11).

Baca Selengkapnya icon click

Selamat Memperingati Hari Pahlawan

Segenap Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Badung mengucapkan Selamat Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025.

“Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.”

Mari kita kobarkan semangat kepahlawanan dalam diri, meneladani perjuangan para pahlawan bangsa
untuk membangun Badung yang maju, berdaya saing, dan berkarakter.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Soal Penyesuaian Target Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2026, Ketua DPRD Badung: Sangat Realisitis dan Keputusan yang Tepat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti mengapresiasi langkah pemerintah yang telah merespons seluruh masukan secara jelas dan komprehensif terhadap pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi DPRD Badung atas sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Baca Selengkapnya icon click

Komisi IV DPRD Badung Kawal Bansos Hari Raya Rp2 Juta per KK

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi IV DPRD Badung mengaku akan terus mengawal seluruh bantuan kepada masyarakat Kabupaten Badung. Sejumlah bantuan yang sedang 'hot' akan disalurkan oleh Pemkab Badung adalah bantuan sosial (Bansos) tunai untuk hari raya sebesar Rp2 juta per KK. Bansos kali kedua yang disalurkan lewat Dinas Sosial ini kurang lebih menyasar 150 ribu KK penerima dengan anggaran sekitar Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Masalah Kemacetan Masih Jadi Sorotan Komisi II DPRD Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi II DPRD Badung menyoroti besarnya anggaran yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung. Instansi ini mengelola anggaran lebih dari Rp3 triliun. Anggaran yang besar ini diharapkan bisa dikelola secara maksimal, terutama untuk menyelesaikan masalah kemacetan dan estetika utilitas.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Ojol Turun ke Jalan, URC Bergerak Tegaskan Empat Tuntutan dan Tolak Komisi 10 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Ribuan pengemudi ojek online (Ojol) yang tergabung dalam komunitas URC Bergerak menggelar aksi damai di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. 

Dalam orasinya, perwakilan URC menegaskan pentingnya pelibatan langsung mitra pengemudi dalam pembahasan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur ekosistem transportasi online. Mereka menolak apabila aturan disusun secara sepihak tanpa ruang dialog yang adil.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.