Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puluhan Teruna-teruni Ikuti Lomba Jegeg-Bagus

finalis
JEGEG BAGUS - Penyerahan hadiah kepada para finalis Lomba Jegeg-Bagus serangkaian HUT ke-376 Kota Karangasem di Lapangan Amlapura belum lama ini.

Amlapura, Bali Tribune

Serangkaian HUT ke-376 Kota Amlapura, pemkab setempat menggelar lomba Jegeg Bagus. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wadah kepada generasi muda guna lebih memahami budaya, adat istiadat dan tradisi yang telah mengakar di masyarakat berlandaskan ajaran agama Hindu.

Bertempat di Stadion Amlapura belum lama ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karangsem, I Wayan Purna mengatakan, pesert berasal dari kalangan pelajar serta perwakilan sekeha teruna yang ada di Karangasem.

Adapun kriteria peserta ungkap Wayan Purna, untuk kategori usia peserta dibatasi antara 16-23 tahun. Sementara untuk kategori tinggi badan, bagi peserta Jegeg tinggi minimal adalah 160 cm sedangkan untuk Bgaus, tinggi badan minimal 165 cm.

Setelah melalui seleksi administrasi, 44 orang peserta dinyatakan lolos dengan rincian, 18 orang Bagus dan 26 orang Jegeg. “Dari jumlah itu bakal disaring dan diseleksi lagi untuk mendapatkan 8 pasang calon finalis Jegeg Bagus Karangasem,”terang Wayan Purna.

Terkait penilaian lanjut Wayan Purna, panitia menetapkan tiga kategori antara lain, brain (pengetahuan umum dan bahasa), beauty (penampilan) serta behaviour (perilaku dan kecakapan). Pada penilaian tersebut peserta dinilai dalam test wawancara untuk mengetahui wawasan, perilaku dan kemampuan khusus yang dimiliki sebagai modal untuk menjadi duta pariwisata Kabupaten Karangasem.

“Dan para peserta harus melalui tahap karantina dengan maksud peserta diberi pembekalan wawasan kebudayaan dan kepariwisataan Karangasem, latihan ketrampilan, berbahasa, publik speaking, membuat canang sari untuk Jegeg, membuat klatkat sudamala untuk Bagus,”paparnya.

Pada kesempatan yang sama pula, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri dalam sambutan yang dibacakan Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa mengatakan, kepariwisataan di Kabupaten Karangasem dirasakan kian berkembangan.

“Sektor kepariwisataan merupakan alternatif yang sangat berpotensi bagi sumber PAD daerah selain galian C, pendapatan dari sektor pariwisata tidak akan pernah habis asalkan kita dapat memeliharanya dengan baik. Pembangunan sektor pariwisata tidak hanya dari segi infrastruktur saja tapi juga harus diimbangi dengan peningkatan swadaya manusianya,”katanya.

Dia mengatakan, pelaksanaan pemilihan Jegeg Bagus Karangasem merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendukung penuh kegiatan yang berdampak positif pada proses kreativitas dan sportivitas para remaja, utamanya untuk membentengi pelestarian budaya Bali yang disesuaikan dengan perkembangan dunia dalam era globalisasi yang tanpa batas.

“Generasi muda memegang peranan yang sangat penting dalam pembangunan. Oleh sebab itu mereka perlu wadah untuk menggali potensi yang ada dalam diri mereka, berupa pengetahuan, kecerdasan, keterampilan dan kreativitas yang nantinya akan menunjukan profesionalisme, wawasan yang luas dan budi pekerti. Pembinaan generasi muda melalui wadah yang tepat diharapkan akan memberikan manfaat bagi diri mereka sendiri dan bagi masyarakat serta negara,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan dalam sambutannya itu, pemda setempat mendukung kegiatan yang bertujuan untuk membina bakat dan prestasi generasi muda, khususnya menjadi duta wisata dan budaya kabupaten Karangasem.

Menurut bupati, pelaksanaan seleksi Jegeg Bagus Karangasem karena kegiatan ini sangat positif sebagai ajang kompetisi, kreativitas dan sportivitas para generasi muda terutama untuk membentengi pelestarian budaya Bali yang disesuaikan dalam perkembangan dunia era globalisasi ini.

“Hal ini pula penting dilakukan untuk dapat memberikan citra positif bagi generasi muda Bangsa, khususnya generasi muda Bali dalam mendukung program Nawa Cita menuju karangasem bangkit dan bermartabat,” imbuhnya.

Pada lomba itu tampil sebagai pemenang masing-masing, Jegeg Karangasem diraih, Ni Komang Budi Ayu sementara Bagus Karangasem diraih Made Agus Mahendra. Sementara runner-up Jegeg Karangasem adalah, Ida Ayu Aprilia Puspita Dewi dan runner-up Bagus Karangasem diraih I Gusti Agung Wira Pratama.

wartawan
redaksi
Category

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pembakaran Bengkel di Buahan Kaja Payangan

balitribune.co.id I Gianyar - Jajaran Polsek Payangan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pembakaran bengkel yang terjadi di wilayah Banjar Pausan, Desa Buahan Kaja, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial IKY alias Basir (28), yang diduga terlibat dalam peristiwa pembakaran Bengkel Delem 2.

Baca Selengkapnya icon click

Lestarikan Tradisi, WHDI Edukasi Pakem Banten Otonan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar bersama Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kota Denpasar secara berkelanjutan menggelar pelatihan pembuatan Banten Otonan Ayaban Tumpeng Pitu. Kali ini, pelatihan menyasar ibu-ibu PKK di Balai Banjar Pegok, Kelurahan Sesetan, Sabtu (9/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jemaah Haji Denpasar Bertolak ke Surabaya, Tertua Usia 83 Tahun

balitribune.co.id I Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, melepas secara resmi rombongan calon jemaah haji asal Kota Denpasar Tahun 1447 Hijriah di Terminal Ubung, Jumat (8/5/2026) sore. Sebanyak 261 jemaah bertolak menuju Embarkasi Sukolilo, Surabaya, sebelum terbang ke Tanah Suci.

Baca Selengkapnya icon click

Pemuda Jembrana Maju Seleksi Paskibraka Nasional

balitribune.co.id I Negara - Kabupaten Jembrana kembali mencatatkan prestasi gemilang. Salah seorang anak muda Jembrana, Kadek Pandu Ari Capriano berhasil lolos untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskribraka) Nasional/Pasnas. Pemuda asal Melaya ini kini telah dinyatakan lolos sebagai salah satu kandidat dari tiga peserta seleksi Paskibraka Nasional asal Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.