Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puncak Peringatan Kepemimpinan Artha Kembang, Ribuan Warga Tumpah Ruah

Bali Tribune/Ribuan warga Jembrana tumpah ruah dalam puncak Peringatan HUT Kepemimpinan Artha Kembang di Gedung Kesenian Bung Karno Jembrana Minggu kemarin

Bali Tribune, Negara - Puncak Peringatan HUT Kepemimpinan Bupati Jembrana, I Putu Artha dan Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan Tahun Ketiga Periode Kedua yang digelar Minggu (17/2) pagi diisi dengan kegiatan jalan sehat serta pameran kuliner serta clothing yang merupakan usaha dari anak-anak muda Jembrana. Seluruh rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Gedung kesenian Bung Karno Jembrana ini melibatkan ribuan masyarakat Jembrana. 

Jalan sehat ini start dari gedung Kesenian Bung Karno dan melalui Jalan Sudirman, Jalan Hasanudin, Jalan Ngurah Rai, Jalan Pahlawan kembali di Jalan Sudirman dan finish kembali di Gedung Kesenian Bung Karno. Selain kalangan pelajar dan mahasiswa, rangkaian puncak peringatan ini juga diikuti kalangan pegawai instansi di Jembrana. Tiba di Gedung Kesenian Bung Karno, ribuan peserta disuguhi nasi jinggo gratis. Peserta jalan sehat juga mendapat undian door prize, dengan berbagai macam hadiah serta hiburan rakyat. Peringatan HUT kepemimpinan yang dilaksanakan bertepatan dengan car free day ini mendapat respon antusias warga. Panitia tidak hanya membatasi peserta dari kalangan internal saja, tampak masyarakat umum juga tumpah ruah mengikuti rangkaian puncak peringatan ini.

Selain itu menyerahkan hadiah undian jalan sehat, Bupati Artha didampingi Wabup Kembang Hartawan, Ketua DPRD Kabupaten Jembrana, I Ketut Sugiasa serta Sekda Jembrana, I Made Sudiada  juga menyerahkan secara langsung piala dan piagam penghargaan kepada para pemenang lomba menulis surat kepada Bupati/Wakil Bupati Jembrana. Lomba ini bertujuan menjaring ide maupun gagasan dari kalangan milenial untuk pembangunan di Kabupaten Jembrana yang dituangkan dan disampaikan dalam bentuk surat kepada pemimpin daerahnya. Bupati Artha mengatakan selama tiga tahun kepemimpinan di periode kedua pemerintahan Bupati Artha dan Wabup Kembang telah banyak program-program yang ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat. Kedepan hal-hal itu bisa ditingkatkan. 

Pihaknya mengintruksikan masing-masing OPD agar menyusun program yang benar-benar pro rakyat sesuai kebutuhan masyarakatnya. “Selama ini kami rasakan kerjasama pihak Eksekutif, Legislatif maupun dengan jajaran Forum Kordinasi Pimpinan Daerah sudah sangat baik. Hal ini juga modal dalam pembangunan Jembrana.  Berbagai saran dan masukan berusaha kami seimbangkan, sebagai  acuan dalam membangun Jembrana yang lebih baik, “ujarnya. Bupati Artha mengatakan ditahun ketiga periode kedua ini, Pemkab Jembrana mendapat berbagai penghargan ditingkat nasional. Teranyar Kabupaten Jembrana meraih Penghargaan LKJIP dari Kemenpan RB yang predikatnya meningkat dari CC ke B untuk tahun 2017.

Sebelumnya juga Kabupaten Jembrana telah meraih predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemkab Jembrana Tahun 2017 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kabupaten Layak Anak kriteria Madya pada acara penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2018. Penghargaan dari Ombudsman RI sebagai Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia tahun 2018 serta Anugerah Parahita Ekapraya Kategori Madya dari  Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI. Pelaksanaan peringatan HUT Kepemimpinan Arta Kembang Ketiga Periode Kedua ini berlanjut hingga Minggu malam dengan pementasan berbagai hiburan baik kesenian tradisional maupun penampilan sejumlah artis lokal Jembrana serta artis pop Bali. (pam/ksm)

 

wartawan
Agus Mahendra
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.