Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puri Peguyangan Tegaskan Dukung Jokowi-Amin

Penglingsir Puri Peguyangan, Anak Agung Gede Ngurah Widiada.

BALI TRIBUNE -  Puri Peguyangan Denpasar, menegaskan sikap politiknya jelang Pilpres 2019. Salah satu Puri di Denpasar itu menyatakan mendukung pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin (Jokowi-Amin).  "Kami Penglingsir Puri Peguyangan, menentukan sikap berpihak kepada Jokowi-Amin, pada Pemilu 17 April mendatang," kata Penglingsir Puri Peguyangan, Anak Agung Gede Ngurah Widiada, saat acara pelantikan Komando Pemenangan Cabang (Kompemcab) Jokowi-Amin Partai NasDem Kecamatan Denpasar Utara, di Puri Peguyangan, Kota Denpasar, Sabtu (19/1) malam.  Menurut Agung Widiada, dukungan tersebut diberikan tidak semata-mata karena dirinya adalah kader Partai NasDem. Lebih dari itu, Puri bersama para tokoh masyarakat di wilayah Peguyangan, melihat bahwa Jokowi merupakan figur yang tepat untuk memimpin bangsa ini lima tahun ke depan.  Soal komitmen kebangsaan, komitmen mempertahankan Pancasila dan NKRI, demikian Agung Widiada, Jokowi tidak perlu diragukan lagi. Apalagi di tengah tanda - tanda politik yang sangat berbahaya, seperti politik identitas, hoaks, yang merupakan strategi politik yang membahayakan bangsa ini, dibutuhkan sosok sekelas Jokowi.  "Berangkat dari situasi ini, kami Puri kecil di Kuta Utara, bersama Partai NasDem, menyatakan sikap memilih Jokowi-Amin pada Pilpres 2019," tandas Agung Widiada, yang juga anggota DPRD Kota Denpasar. Dukungan kepada Jokowi-Amin juga diberikan Puri Peguyangan, karena melihat prestasi Jokowi selama hampir lima tahun belakangan ini. "Saya tidak perlu membeberkan bagaimana capaian Jokowi selama hampir lima tahun memimpin. Semua sudah melihat prestasi yang beliau tunjukkan. Sebagaimana bahasa Ketua Umum NasDem Bapak Surya Paloh, Jokowi yang terbaik," tegasnya.  Pada kesempatan yang sama, Agung Widiada juga mengajak semua pihak, agar Pemilu 2019 berlangsung aman dan kondusif. Jangan hanya karena perbedaan dukungan, bangsa ini justru terpecah - belah.  "Yang utama bagi kita dalam Pemilu ini, persatuan dan kesatuan bangsa. Apapun perbedaan itu, kita tetap sebangsa. Jangan terpecah - belah," pungkas Agung Widiada. 

wartawan
San Edison
Category

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kontingen Karangasem Raih Juara II Lomba Senam, Ny. Mas Parwata Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kontingen TP PKK Kabupaten Karangasem kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali. Tim Lomba Senam perwakilan Kabupaten Karangasem dari SMAN 2 Amlapura berhasil meraih Juara II pada ajang yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (24/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harga Seekor Ayam dan Harga Sebuah Nyawa

balitribune.co.id | "Seekor ayam mungkin hanya bernilai ratusan ribu rupiah. Namun, ketika seekor ayam dibayar dengan hilangnya satu nyawa manusia, sesungguhnya yang paling mahal bukanlah ayam itu, melainkan lunturnya kemanusiaan, runtuhnya penghormatan terhadap hukum, dan pudarnya nilai Tat Twam Asi yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Bali."

Ketika Amarah Mengalahkan Kebijaksanaan

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sidang Perdana Citizen Lawsuit Banjir Bali, Pemerintah Pusat Absen

balitribune.co.id | Denpasar - Pengadilan Negeri (PN) Denpasar menggelar sidang perdana gugatan warga negara (Citizen Lawsuit) yang diajukan Koalisi Pulihkan Bali terhadap 14 pejabat negara pada Senin (27/7/2026). Gugatan ini dilayangkan sebagai respons atas buruknya tata kelola pemerintahan dalam penanganan bencana banjir yang melanda Pulau Dewata pada September 2025 lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.