Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Puting Beliung Terjang Pemukiman Penduduk Banjar Pebuahan

Bali Tribune / PERBAIKI - Warga memperbaiki bangunan yang rusak setelah diterjang angin puting beliung Rabu (22/9) tengah malam.

balitribune.co.id | NegaraCuaca ekstrim yang terjadi akhir-akhir ini kembali menyebabkan musibah. Kali ini angin puting beliung memporak-porandakan wilayah pesisir selatan Jembrana pada Rabu (22/9) tengah malam. Kini masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

Setelah sebelumnya sejumlah desa dilanda musibah banjir dan tanah longsor pada awal pekan ini akibat hujan dengan intensitas tinggi hingga lebih dari enam jam, kini musibah angin puting beliung terjadi di wilayah pesisir. Musibah ini melanda wilayah permukiman penduduk di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru. Disaat tengah beristirahat, sekitar pukul 23.30 Wita warga dibuat panik dengan adanya angin kencang. Sejumlah warga menuturkan angin puting beliung ini terjadi sangat singkat.

Musibah angin puting beliung ini kembali menyebabkan kerusakan infrastruktur. Salah seorang warga setempat Hariyanto mengaku melihat dengan jelas datangnya angin tersebut dari arah tenggara.

"Kejadiannya sekitar pukul 23.30 wita, ditandai dengan hujan deras. Berselang setengah jam tiba-tiba datang angin kencang selama 10 menit menerbangkan atap rumah warga," ungkapnya. Begitu pula yang diungkapkan oleh Susmiati. Ia mengaku sempat merasa takut, "suaranya seperti ada gempa bumi," ujarnya.

Berdasarkan data yang diperoleh Kamis (23/9), angin puting beliung yang menerjang permukiman warga ini mengakibatkan sedikitnya ada delapan bangunan rumah tempat tinggal milik warga di RT 08 Banjar Perbuatan mengalami kerusakan. Selain kerusakan infrastruktur, terjangan angin puting beliung yang menurut warga bergerak menuju arah barat tersebut juga menyebabkan terganggunya aktifitas melaut para nelayan setempat. Bahkan ada dua sampan fiber yang berlabuh di pantau terbalik dan tenggelam.

Perbekel Banyubiru, I Komang Yuhartono memastikan tidak sampai ada korban jiwa musibah anggin puting beliung kali, "hanya kerugian materiil seperti kerusakan bangunan terutama dibagian atapnya. Kami sudah data ada delapan rumah yang mengalami kerusakan. Sudah kami laporkan  ke BPBD Kabupaten Jembrana. Kami di desa ada bantuan untuk bencana," ujarnya.

Sementara Kapolsek Negara, AKP I Gusti Made Sudarma Putra meminta masyarakat agar lebih waspada terhadap dampak cuaca ekstrim hujan deras disertai angin yang terjadi belakangan ini.

wartawan
PAM
Category

Dampak Angin Ribut, Sejumlah Bangunan Porakporanda

balitribune.co.id I Gianyar - Suara gemuruh angin ribut membuat warga Gianyar terbangun cemas, Kamis (5/3/2026) dinihari. Angin yang berhembus kencang selama 40 menit itu disusul hujan dan menimbulkan pohon bertumbangan serta kerusakan sejumlah bangunan. Syukurnya, hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Ikuti Korve Aksi Bersih Sampah di Pantai Jimbaran

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Ketua TP PKK Badung Ny. Rasniathi Adi Arnawa mengikuti Korve Aksi Bersih sampah di Pantai Jimbaran, Kelurahan Jimbaran, Kuta Selatan, Kamis (5/3/2026). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan wood Chipper oleh Kementrian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI Kepada Pemkab Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Merayap di Sorga Mekar Rusak Rumah Warga, 2 KK Mengungsi

balitribune.co.id I Singaraja -  Diduga akibat curah hujan tinggi dan faktor kelabilan tanah, terjadi fenomena perayapan tanah (soil creep) melanda kawasan Banjar Dinas Sorga Mekar, Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng. Rayapan tanah sendiri merupakan salah satu bentuk dari longsor bergerak dengan lambat, namun memiliki daya rusak yang besar.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Buleleng Rencanakan Budidaya Apel di Desa Gitgit

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (Distan) tengah menyiapkan program pengembangan tanaman apel di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada. Program ini dirancang sebagai langkah diversifikasi lahan pertanian sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata di kawasan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sempat Vakum Hampir Satu Dekade, Parade Ogoh-ogoh Sanur Metangi Siap Digelar di Pantai Mertasari

balitribune.co.id I Denpasar -  Semangat persatuan pemuda di kawasan Sanur kembali menggeliat melalui gelaran Parade Ogoh-ogoh bertajuk Sanur Metangi 2026 yang akan digelar pada tanggal 11-12 Maret 2026 di Pantai Mertasari Sanur, Denpasar. Setelah vakum hampir satu dekade, ajang kreativitas menyambut Hari Raya Nyepi ini kembali hadir dengan konsep “Samuhita” yang berarti menyatukan seluruh elemen menjadi satu kesatuan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.