Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rabies di Jembrana Semakin Meresahkan

Bali Tribune / VAKSINASI- Petugas melakukan respon kasus gigitan anjing positif rabies salah satunya dengan melaksanakan vaksinasi masal di wilayah terjadinya kasus di Desa Pergung.

balitribune.co.id | NegaraRabies hingga kini masih menjadi zoonosis yang mengkhawatirkan. Bahkan kasus gigitan anjing rabies di Jembrana kini terus bertambah. Masyarakat pun menjadi semakin resah terhadap kasus gigitan yang terjadi di lingkungan tempat tinggal mereka.

Hingga kini masih terus ditemukan kasus gigitan anjing positif rabies di Jembrana. Teranyar sejumlah warga yang digigit anjing di wilayah Desa Pergung, Kecamatan Mendoyo beberapa waktu lalu mengalami gigitan anjing.

Babinsa Pergung Serda Made Budi Ardita, mengatakan  sebanyak tiga orang warga binaannya menjadi korban digigit anjing. Anjing tersebut diketahui merupakan salah satu peliharaan warga sekitar. Namun kondisi sehari-harinya anjing tersebut diliarkan dan tidak dikandangkan oleh si pemelihara.

"Setelah kejadian tersebut korban langsung dilarikan Ke Puskesmas terdekat untuk mendapat medis,” ujarnya.

Setelah mendapatkan tindakan medis, ketiga korban gigitan anjing diijinkan untuk kembali ke rumah masing-masing. Mereka dianjurkan minum obat-obatan secara teratur. Ketiga korban juga diminta untuk melakukan pemeriksaan kembali. Setelah tiga hari kemudian sambil menunggu kepastian positif atau tidaknya dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel/spesiment otak anjing yang menggigit tersebut.

“Juga sudah dilaksanakan langkah rembug antara warga untuk mengambil jalan penyelesaian dengan cara kekeluargaan antara pemilik anjing dengan para korban," jelasnya.

Dari informasi Kamis sore hasil pemeriksaan sample anjing yang menggigit anjing warga di Desa Pergung tersebut dinyatakan positif rabies. Namun belum bisa dipastikan penyebab warga yang meninggal karena gigitan anjing atau karena penyakit penyerta lainnya. Kasus gigitan anjing positif rabies tersebut kini disikapi serius instansi terkait.

Respon kasus dilakukan dengan menurunkan petugas ke wilayah terjadinya kasus gigitan untuk melakukan vaksinasi dan eliminasi selektif.  Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat verteriner (Keswan Kesmavet) Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana Wayan Widarsa  seizin Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana Wayan Sutama, Kamis kemarin mengatakan vaksinasi dilaksanakan pada tujuh banjar di Desa  Pergung,

“Pada  Rabu (11/5) lima banjar dan pada Kamis dua banjar, tegasnya.

wartawan
PAM
Category

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh GMT I Gusti Made Tusan Apresiasi Capaian Program Pembangunan Bupati Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Moment perayaan pergantian tahun, Tokoh GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu) I Gusti Made Tusan menggelar tradisi megibung dengan mengundang seluruh relawan Semeton GMT mulai dari Korcam hingga Kordes, di kediamannya di Jro Subagan, Rabu (31/12/2025) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.