Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Rai Mantra Mendaftar ke PDIP Bali

PILKADA
MENDAFTAR - Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra saat menyerahkan berkas pendaftaran dirinya sebagai cagub dan diterima oleh Eko Supriadi, Minggu kemarin.

BALI TRIBUNE - Setelah meminta restu ke Puri Satria Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra akhirnya mendaftar sebagai bakal calon gubernur (Bacagub) ke PDIP, Minggu (9/7). Pendaftaran dilakukan ke DPC PDIP Kota Denpasar dan DPD PDIP Provinsi Bali.

Seperti disaksikan, Rai Mantra mengawali prosesi pendaftaran dengan mendatangi Kantor DPC PDIP Kota Denpasar. Di sini, Rai Mantra mendaftar sekaligus menyerahkan berkas persyaratan kepada Tim 5 DPC PDIP Kota Denpasar yang diketuai Eko Supriadi.

Ikut menerima kedatangan Rai Mantra, yakni Sekretaris DPC PDIP Kota Denpasar Kadek Agus Arya Wibawa, Wakil Ketua Tim 5 I Nyoman Darsa, Sekretaris Tim 5 A.A. Putu Wibawa dan Anggota tim lainnya.

Setelah diverifikasi oleh Tim 5 yang bertugas melakukan penjaringan, berkas dari Rai Mantra dinyatakan lengkap. Selanjutnya, berkas tersebut diserahkan kepada DPC PDIP Kota Denpasar, untuk kemudian didaftarkan kepada Tim Nawa Sanga (Tim 9) DPD PDIP Provinsi Bali.

Pada saat pendaftaran di DPD PDIP Provinsi Bali, selain jajaran DPC PDIP Kota Denpasar bersama Tim 5, juga turut serta Bacagub Rai Mantra yang diikuti ratusan pendukungnya.

Kedatangan rombongan ini diterima Ketua Tim Nawa Sanga DPD PDIP Provinsi Bali, Wayan Sutena bersama anggota. Nampak juga pengurus DPD PDIP Provinsi Bali, yakni Sekretaris DPD PDIP Provinsi Bali I.G.N Jaya Negara.

Dalam kesempatan tersebut, Sutena menyatakan berkas yang disampaikan DPC PDIP Kota Denpasar, semuanya lengkap. DPC PDIP Kota Denpasar membawa dua berkas pendaftaran, yakni Bacagub Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Bacawagub I Gusti Agung Rai Wirajaya.

“Kedua berkas ini untuk sementara lengkap, nanti bila ada yang diperlukan, kami akan berkoordinasi dengan DPC,” ujar Sutena, saat menerima berkas pendaftaran bacagub dan bawacagub dari Ketua DPC PDIP Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede.

Rai Mantra dalam kesempatan tersebut mengatakan, pada intinya semua proses ini akan diikuti dengan baik serta mengikuti prosedur yang ada. “Apapun itu prosesnya harus kita terima dengan baik dan harus kita jaga,” ucapnya.

Selebihnya, menurut dia, ke depan jika terpilih menjadi gubernur Bali ia akan tetap bekerja sesuai dengan visi misi menuju Bali yang Santih berlandaskan budaya dan kearifan lokal.

“Apapun yang terjadi, kita harus tanggapi dengan positif saja untuk membuat suasana lebih tenang serta kondusif,” pungkasnya.

wartawan
San Edison
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.