Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Raih Juara II Badung Caka Fest 2026, Ini Cerita Ogoh-ogoh Manutur Karya ST Bhuana Kusuma Bualu

MANUTUR
Bali Tribune / MANUTUR - Ogoh-ogoh Manutur milik ST Bhuana Kusuma, Banjar Peken, Desa Adat Bualu, Kuta Selatan raih Juara II Badung Saka Fest 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Hasil Kreativitas pemuda Desa Adat Bualu kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat kabupaten. Ogoh-ogoh bertajuk "Manutur" hasil karya ST  Bhuana Kusuma, Desa Adat Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, berhasil menyabet gelar Juara II dalam ajang bergengsi Badung Caka Fest 2026 yang digelar di Puspem Badung.

​Karya seni ini mengangkat figur Manu, yang diyakini dalam mitologi sebagai manusia pertama di dunia. Melalui garapan artistik yang mendalam, ogoh-ogoh tersebut menyampaikan pesan filosofis tentang dinamika hubungan antara manusia dan alam semesta yang kian merapuh. Kata "Manutur" sendiri dimaknai sebagai Manu Tan Umenget Ring Sesana, sebuah pengingat bagi manusia agar tidak melupakan etika dan hakikat keberadaannya. "Ide visual ini bersumber dari sastra Lontar Tutur Agastya Prana," ujar ​ I Wayan Pradnya Pitala selaku konseptor ogoh-ogoh. 

​Secara naratif, kata dia, karya ini juga merujuk pada Lontar Bali Kala TattwaDimana kisah tersebut menceritakan perjalanan Sang Manu saat memohon wilayah tempat tinggal kepada Sang Hyang Adi Kala selaku penguasa waktu, yang kemudian memberikan setengah alam semesta dengan syarat kelestariannya harus tetap terjaga.

​Konflik muncul ketika Sang Manu menguasai wilayah Tri Bhuana (Bhur, Bwah, dan Swah Loka), yang memicu kemurkaan Sang Hyang Adi Kala karena merasa diperdaya. Akibatnya, sebuah kutukan dijatuhkan yang perlahan terbukti seiring perilaku keturunan Manu yang mulai merusak alam demi kepentingan sesaat.

​Visualisasi ogoh-ogoh ini menampilkan simbol manusia berbadan naga dan bersayap burung. Simbol tersebut merupakan representasi dari ego manusia yang enggan mengalah, bertindak layaknya binatang, serta memiliki sifat angkuh yang merasa lebih tinggi dari makhluk lainnya.

​Dampak dari rusaknya keseimbangan tersebut digambarkan melalui elemen alam yang murka, seperti luapan lahar dan gelombang laut dahsyat. Manusia digambarkan terus dikejar oleh waktu yang diwujudkan dalam sosok Sang Hyang Kala bertangan enam, sebagai simbol kelipatan waktu yang tak terelakkan. Permainan warna pada karya ini juga memiliki makna tersendiri. Transisi dari warna cerah menuju gelap melambangkan penyekatan waktu antara siang dan malam, termasuk fase-fase sakral seperti Kali Tepet, Sandi Kala, dan Tengah Lemeng.

​Keberhasilan ST Bhuana Kusuma meraih posisi kedua di Badung Caka Fest 2026 ini membuktikan bahwa estetika ogoh-ogoh di Bali kini semakin matang, tidak hanya unggul secara visual tetapi juga kaya akan kedalaman literatur sastra agama.

Menurut Ketua Panitia Badung Çaka Fest 2026, Ida Bagus Munika, hasil yang diumumkan adalah murni wewenang dewan juri yang terdiri dari tujuh pakar lintas bidang. Khusus ogoh-ogoh "Manutur" milik ST Bhuana Kusuma, Banjar Peken, Desa Adat Bualu, Kuta Selatan, kata dia meraih juara II dengan skor 895,00. "​Persaingan di papan atas terbilang sengit. Posisi Juara II diraih oleh ogoh-ogoh "Manutur" milik ST Bhuana Kusuma, Banjar Peken, Desa Adat Bualu, Kuta Selatan," kata Munika. Diketahui untuk posisi juara pertama kembali disabet oleh ST Tunas Remaja Desa Penarungan dengan judul ogoh-ogoh Maguru Satua. 

wartawan
ANA
Category

Ketua TP Posyandu Gianyar Pantau Pemberian PKMK Bagi Balita Stunting

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Gianyar Ny. Dr. Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra melakukan pemantauan perkembangan pemberian Susu Pangan Olahan untuk Keperluan Medis Khusus (PKMK) bagi balita stunting sekaligus pembinaan pelaksanaan Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kelurahan Ubud dan Desa Bedulu.

Baca Selengkapnya icon click

Suhu Pilkel Menghangat, Bhabinkamtibmas Intensifkan Dialog Warga

balitribune.co.id I Gianyar - Calon perbekel sudah ditetapkan di sejumlah desa  menuju Pilkades serentak. Proses kontestansi pun semakin hangat dan ketat, terutamanya  yang memiliki dua calon atau head to head. Mengingat potensi konflik seiring banyak jeda " abu-abu" dalam  jadwal, aparat keamanan pun intensifkan dialog warga untuk menjaga kondusivitas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Syukuran HUT ke-81  Kemerdekaan RI, Bupati Badung Guyur Anggota Paskibraka dan Pelatih dengan Uang Pembinaan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung memberikan apresiasi kepada anggota Paskibraka yang telah menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Apresiasi tersebut diberikan dalam acara syukuran di Area Jaba Pura Lingga Bhuana, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung, Senin (17/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bubarkan Paskibraka Klungkung 2026, Bupati Satria: Kalian Dididik Jadi Calon Pemimpin

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung, I Made Satria resmi membubarkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Klungkung Tahun 2026 yang telah menuntaskan tugas pengibaran dan penurunan bendera Sang Merah Putih dalam rangka HUT Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe, Senin (17/8/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.