Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Raihan Suara Caleg Nasdem Gus Ode Tembus 7.000, Golkar Karangasem Turun Jadi 8 Kursi

Bali Tribune / MENCOBLOS – Suasana pencoblosan di salah satu TPS di Karangasem dalam Pemilu Serentak 2024.

balitribune.co.id | AmlapuraHingga saat ini proses rekapitulasi secara manual hasil Pileg DPRD Kabupaten Karangasem dan Provinsi masih dilakukan oleh masing-masing Parpol peserta Pemilu di Karangasem. Dari pantauan Bali Tribune, Kamis (15/2) sejumlah parpol ada yang mengalami penurunan perolehan suara dan kursi di DPRD. Sementara parpol lainnya juga ada yang mengklaim mendapatkan tambahan kursi di DPRD Karangasem.

Caleg Incumbent Partai Nasdem Dapil Karangasem 1, Tokoh GMT yang juga saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Karangasem, I Gusti Ngurah Gede Subagiarta berhasil mencatatkan rekor perolehan suara cukup fantastis yakni 7.000 suara. Sementara mantan Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri yang juga Caleg DPRD Provinsi Bali dari Partai Nasdem optimis bisa meraih 21.000 suara.

“Ini berkat loyalitas dan perjuangan relawan Gerakan Masyarakat Terpadu (GMT) yang sangat dekat dengan masyarakat di bawah, sehingga hubungan emosional sangat kuat,” lugas I Gusti Ngurah Gede Subagiartha (Gus Ode) kepada Bali Tribune.

Untuk di Dapil Karangasem 1 yang dikenal sebagai Dapil neraka, Nasdem berhasil meloloskan dua orang Caleg, yakni dirinya dan I Made Juwita. Hanya saja berapa total suara dan kursi di DPRD Karangasem yang berhasil diraih, Gus Ode menyebutkan jika saat ini masih proses penghitungan C-1.

Sementara DPD Golkar Karangasem, untuk Pemilu Tahun 2024 ini mengalami penurunan jumlah suara termasuk kursi di DPRD Karangasem. Dimana dari hasil penghitungan sementara C-1 Plano, Golkar Karangasem sementara baru meraih 8 kursi di DPRD. Artinya jika hasil rekap tidak berubah, Golkar Karangasem kehilangan 3 kursi dari 11 kursi yang diraih Pileg 2019 lalu.

“Raihan kursi dari rekap sementara kami hanya mendapatkan 8 kursi, beberapa Caleg kami yang Incumbent tidak berhasil lolos,” ungkap I Wayan Putu, pengurus DPD Golkar Karangasem, kepada Bali Tribune via WhatsApp (WA). Delapan kursi tersebut masing-masing di Dapil Karangasem 1 hanya mampu meloloskan 1 orang Caleg incumbent yakni I Kong Mustika Jaya, Dapil Karangasem 2 juga hanya 1 Caleg Incumben yakni I Nengah Sumardi.

Dapil Karangasem 3 dari rekap sementara baru bisa meloloskan 1 Caleg Incumbent yakni I Nyoman Sumadi, dan disebutkannya ada kemungkinan pula Caleg Incumbent lainnya yakni I Wayan Tama bisa lolos. Dapil Karangasem 4 juga hanya bisa meloloskan 1 Caleg Incumbent yakni I Nyoman Rena, ini juga belum final karena menurutnya ada kemungkinan bisa meloloskan 1 Caleg lagi.

Dapil Karangasem 5 Golkar hanya berhasil meloloskan 2 Caleg Incumbent saja, yakni I Wayan Dikep dan I Nyoman Musna Antara, sementara Caleg Incumben lainnya I Nyoman Sartika tidak berhasil lolos. Terakhir Dapil Karangasem 6, Golkar hanya bisa meloloskan 1 Caleg Incumbent yakni I Nyoman Mardana Wimbawa.

“Kami awalnya mengira Pilpres kemarin ini bisa membawa efek positif terhadap peningkatan perolehan suara Pileg, ternyata sebaliknya kami justru menjadi korban Pilpres,” kesahnya.

Berbeda dengan Golkar, PDIP justru mengklaim perolehan suara dan jumlah kursi di DPRD Karangasem meningkat sangat signifikan. Ketua DPC PDIP Karangasem, I Gede Dana kepada awak media menyebutkan pihaknya optimis bisa meraih 17 kursi di DPRD Karangasem. Namun itu juga masih dalam perkiraan, mengingat saat ini proses rekap C-1 hasil Pileg juga masih dalam proses rekap manual di internal PDIP.

Dikatakannya, dari hasil hitung C1, tambahan kursi diperoleh dari empat Dapil, yakni Dapil Karangasem 2 (Kecamatan Bebandem), Dapil  Karangasem 3 (Kecamatan Manggis) I Wayan Sunarta dan I Made Ruspita, Dapil Karangasem 4 (Selat, Rendang,Sidemen) dan Dapil Karangasem 5 (Kecamatan Abang).

“Kalau melihat hasil sementara, kami optimis bisa meraih 17 kursi di DPRD Karangasem. Dan saat ini rekap C1 masih berlanjut,” ucap Gede Dana.

wartawan
PAM
Category

Turis Backpacker Kepergok Tidur di Kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida

balitribune.co.id | Semarapura - Ulah wisatawan asing kembali menuai sorotan di Nusa Penida setelah  kedapatan tidur di kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Peristiwa ini pun memicu reaksi keras masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Jebol, Jalan Utama Ditutup Ubud Macet Parah

balitribune.co.id | Gianyar - Guyuran hujan  di Wilayah Ubud, kembali menimbulkan bencana, Kamis (18/12). Selain banjir luapan,  Jalan Raya Ubud di barat Simpang Ambengan Peliatan, jebol lantaran senderan jalan  longsor. Jalan pun terpaksa ditutup dan kemacetan pun tidak terhindarkan.  Di sejumlah jalan yang dijadikan alternatif pun mengalami stuck atau.macet terkunci.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-130, BRI Region 17/Denpasar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan untuk Insan BRILiaN

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) BRI ke-130, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar menyelenggarakan kegiatan donor darah dan layanan kesehatan sebagai komitmen BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan dengan mengedepankan kepedulian sosial dan kesehatan Insan BRILiaN.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.